Javascript must be enabled to continue!
Tela’ah Kritis Makna Islam Dalam Perspektif Muhammad Syahrur Dengan Teori Double Movement
View through CrossRef
Artikel ini membahas tentang kritikan makna Islam yang dilontarkan oleh Muhammad Syahrur. Dimana beliau memberikan pernyataan bahwa yang disebut dengan Islam adalah sebuah bentuk keyakinan dengan diringi dengan penyerahan diri kepada tuhan yang maha Esa, dengan tanpa melihat agama yang dianut. Tentu hal tersebut sangatlah kontroversial dengan dalil yang menjadi rujukan dalam Islam. Dimana islam merupakan sebuah agama yang merujuk pada hal yang normatif dan historis, yakni pada al-Qur’an dan Hadist, serta sejarah Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif pendekatan kajian pustaka deskriptif. Sehingga dengan bentuk penelitian ini mampu mengkritisi pernyataan Muhammad Syahrur dalam memaknai Islam. Tentu hal ini membutuh sebuah teori sebagai alat untuk membongkar makna ayat-ayat al-Quran yang menjadi landasan dalam memaknai Islam. Dimana teori yang digunakan oleh penulis, menggunakan teori Double Movement yang dikemukakan oleh Fazlur Rahman. Sehingga dengan teori ini penulis mampu mengkritsi pernyataan Muhammad Syahrur tentang Islam. Dimana kritikan ditemukan oleh penulis ada tiga macam. Pertama makna Islam yang dikemukan oleh mahammad Syahrur, hanya melihat dari kontekstual saja. Kedua konsep Islam yang dikemukakan oleh Muhammad Syahrur bukanlah hal baru, serta murni dari pemikiran dari Syahrur itu sendiri. Karena pemikiran ini juga taqlid terhadap pemikiran para teolog Kristen Barat. Ketiga bertentatangannya dengan konsep tauhid, yang sudah menjadi lambang agama Islam. Karena selain agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, itu tidak mengesakan Allah SWT.
Title: Tela’ah Kritis Makna Islam Dalam Perspektif Muhammad Syahrur Dengan Teori Double Movement
Description:
Artikel ini membahas tentang kritikan makna Islam yang dilontarkan oleh Muhammad Syahrur.
Dimana beliau memberikan pernyataan bahwa yang disebut dengan Islam adalah sebuah bentuk keyakinan dengan diringi dengan penyerahan diri kepada tuhan yang maha Esa, dengan tanpa melihat agama yang dianut.
Tentu hal tersebut sangatlah kontroversial dengan dalil yang menjadi rujukan dalam Islam.
Dimana islam merupakan sebuah agama yang merujuk pada hal yang normatif dan historis, yakni pada al-Qur’an dan Hadist, serta sejarah Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam.
Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif pendekatan kajian pustaka deskriptif.
Sehingga dengan bentuk penelitian ini mampu mengkritisi pernyataan Muhammad Syahrur dalam memaknai Islam.
Tentu hal ini membutuh sebuah teori sebagai alat untuk membongkar makna ayat-ayat al-Quran yang menjadi landasan dalam memaknai Islam.
Dimana teori yang digunakan oleh penulis, menggunakan teori Double Movement yang dikemukakan oleh Fazlur Rahman.
Sehingga dengan teori ini penulis mampu mengkritsi pernyataan Muhammad Syahrur tentang Islam.
Dimana kritikan ditemukan oleh penulis ada tiga macam.
Pertama makna Islam yang dikemukan oleh mahammad Syahrur, hanya melihat dari kontekstual saja.
Kedua konsep Islam yang dikemukakan oleh Muhammad Syahrur bukanlah hal baru, serta murni dari pemikiran dari Syahrur itu sendiri.
Karena pemikiran ini juga taqlid terhadap pemikiran para teolog Kristen Barat.
Ketiga bertentatangannya dengan konsep tauhid, yang sudah menjadi lambang agama Islam.
Karena selain agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, itu tidak mengesakan Allah SWT.
Related Results
HERMENEUTIKA MUHAMMAD SYAHRUR (Telaah tentang Teori Hudud)
HERMENEUTIKA MUHAMMAD SYAHRUR (Telaah tentang Teori Hudud)
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Kajian ini bertujuan untuk memahami hermeneutika Muhammad Syahrur yang dikenal dengan teori <em>...
Paradigma Baru Ilmu Tafsir
Paradigma Baru Ilmu Tafsir
Artikel ini membahas paradigma baru ilmu tafsir yang fokus pada metode dan bentuk penafsiran Muhammad Syahrur dalam menafsirkan al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kuali...
Laporan Studi Kelayakan Bisnis "Queen Tela-Tela"
Laporan Studi Kelayakan Bisnis "Queen Tela-Tela"
Tela tela merupakan salah satu camilan dari singkong yang menyuguhkan rasa renyah, kering dan sangat lezat. Tela-tela singkong menjadi salah satu camilan yang keberadaaannya telah ...
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Tela tela merupakan salah satu camilan dari singkong yang menyuguhkan rasa renyah, kering dan sangat lezat. Tela-tela singkong menjadi salah satu camilan yang keberadaaannya telah ...
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Tela tela merupakan salah satu camilan dari singkong yang menyuguhkan rasa renyah, kering dan sangat lezat. Tela-tela singkong menjadi salah satu camilan yang keberadaaannya telah ...
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Tela tela merupakan salah satu camilan dari singkong yang menyuguhkan rasa renyah, kering dan sangat lezat. Tela-tela singkong menjadi salah satu camilan yang keberadaaannya telah ...
MUHAMMAD SYAHRUR DAN TEORI LIMITNYA
MUHAMMAD SYAHRUR DAN TEORI LIMITNYA
Ketika Islam berhadapan dengan modernitas, maka sekian problematika muncul. Banyak usaha yang dilakukan oleh para pemikir Muslim untuk merspon persoalan tersebut. Salah satunya ada...
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Laporan SKB Queen Tela-Tela
Tela tela merupakan salah satu camilan dari singkong yang menyuguhkan rasa renyah,kering dan sangat lezat. Tela-tela singkong menjadi salah satu camilan yang keberadaaannya telahad...

