Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Lingkungan Kerja, dan Sarana Pembelajaran terhadap Kinerja Guru Melalui Motivasi Kerja
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan sekolah, dan sarana pembelajaran terhadap kinerja guru SMAS Reformasi Plus, dengan motivasi guru sebagai variable mediasi. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan survei pada 30 guru SMAS Reformasi Plus sebagai sampel. Data dianalisis dengan menerapkan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS). Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis pertama berupa pencarian rerata prosentase capaian indikator dan kategori setiap variable. Variable Kinerja Guru (Y) mencapai 74,14, berkategori baik. Variable Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) mencapai 71,99, berkategori baik. Variable Lingkungan Sekolah (X2) mencapai 67,00, berkategori cukup baik. Variable Sarana Pembelajaran (X3) mencapai 76,81, berkategori baik. Variable Motivasi Kerja Guru (Z) mencapai 76,30, berkategori baik. Analisis kedua berupa pencarian pengaruh langsung Variable Bebas: Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1), Lingkungan Sekolah (X2), Sarana Pembelajaran (X3) terhadap Variable Terikat: Kinerja Guru (Y) dan Variable Mediasi: Motivasi Kerja Guru (Z) yang selanjutnya memediasi pengaruh tidak langsung terhadap Variable Terikat: Kinerja Guru (Y). Variable X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y dan Variable Z. Variable X2 berpengaruah positif dan signifikan terhadap Variable Y, namun tidak signifikan terhadap Variable Z. Variable X3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y dan Variable Z. Variable Z berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y. Variable X1, melalui Variable Z berpengaruh tidak signifikan terhadap Variable Y. Variable X2, melalui Variable Z berpengaruh tidak signifikan terhadap Variable Y. Variable X3, melalui Variable Z berpengaruh signifikan terhadap Variable Y. Nilai Koefisien Determinasi menunjukkan pengaruh bersama Variable Bebas: X1, X2, X3, dan Variable Mediasi Z sebesar 89% terhadap Variable Y dan sisanya, 11% dipengaruhi oleh variable-variable lain yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini..
South Sulawesi Education Development
Title: Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Lingkungan Kerja, dan Sarana Pembelajaran terhadap Kinerja Guru Melalui Motivasi Kerja
Description:
Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, lingkungan sekolah, dan sarana pembelajaran terhadap kinerja guru SMAS Reformasi Plus, dengan motivasi guru sebagai variable mediasi.
Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan survei pada 30 guru SMAS Reformasi Plus sebagai sampel.
Data dianalisis dengan menerapkan Structural Equation Modeling (SEM) dengan Partial Least Squares (PLS).
Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial.
Analisis pertama berupa pencarian rerata prosentase capaian indikator dan kategori setiap variable.
Variable Kinerja Guru (Y) mencapai 74,14, berkategori baik.
Variable Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) mencapai 71,99, berkategori baik.
Variable Lingkungan Sekolah (X2) mencapai 67,00, berkategori cukup baik.
Variable Sarana Pembelajaran (X3) mencapai 76,81, berkategori baik.
Variable Motivasi Kerja Guru (Z) mencapai 76,30, berkategori baik.
Analisis kedua berupa pencarian pengaruh langsung Variable Bebas: Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1), Lingkungan Sekolah (X2), Sarana Pembelajaran (X3) terhadap Variable Terikat: Kinerja Guru (Y) dan Variable Mediasi: Motivasi Kerja Guru (Z) yang selanjutnya memediasi pengaruh tidak langsung terhadap Variable Terikat: Kinerja Guru (Y).
Variable X1 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y dan Variable Z.
Variable X2 berpengaruah positif dan signifikan terhadap Variable Y, namun tidak signifikan terhadap Variable Z.
Variable X3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y dan Variable Z.
Variable Z berpengaruh positif dan signifikan terhadap Variable Y.
Variable X1, melalui Variable Z berpengaruh tidak signifikan terhadap Variable Y.
Variable X2, melalui Variable Z berpengaruh tidak signifikan terhadap Variable Y.
Variable X3, melalui Variable Z berpengaruh signifikan terhadap Variable Y.
Nilai Koefisien Determinasi menunjukkan pengaruh bersama Variable Bebas: X1, X2, X3, dan Variable Mediasi Z sebesar 89% terhadap Variable Y dan sisanya, 11% dipengaruhi oleh variable-variable lain yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA GURU DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI BATURSARI 5 KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA GURU DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI BATURSARI 5 KECAMATAN MRANGGEN KABUPATEN DEMAK
ABSTRAK
Abdulloh 2023, “Pengaruh Kompetensi Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerja Guru SMP Negeri Wilayah Sub Rayon 05 Boja Kabupaten Kendal”. T...
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE-KABUPATEN MALANG
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE-KABUPATEN MALANG
Abstrak
Salah satu tugas kepala madrasah adalah sebagai supervisor yang membantu guru untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Selain kepala madrasah, guru sebagai sumber daya manu...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN KINERJA GURU DI SMK NEGERI 4 PANDEGLANG
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN KINERJA GURU DI SMK NEGERI 4 PANDEGLANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan lingkungan kerja terhadap motivasi kerja guru di SMK Negeri 4 Pandeglang, dan pengaruh kepemimpin...
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, IKLIM SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP SWASTA KAB. BATANG
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, IKLIM SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP SWASTA KAB. BATANG
ABSTRAK
Sri Hartinah, 2023 “ Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Iklim Sekolah Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru SMP Swasta Di Kabupaten Batang”. Tesis. Pembimbing: (1) Dr. Gh...
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM DAN KESISWAAN
Gaya kepemimpinan adalah cara pemimpin mempengaruhi bawahannya yang diekspresikan dalam bentuk perilaku atau pola kepribadian. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki program dan y...

