Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PROGRAM BOILER WATER TREATMENT DI KAPAL
View through CrossRef
Ketel uap merupakan satu peralatan yang digunakan untuk menghasilkan uap dalam berbagai keperluan. Air didalam ketel uap dipanaskan oleh panas dari hasil pembakaran bahan bakarsehingga terjadi perpindahan panas dari sumber panas tersebut ke air yang mengakibatkan air tersebut menjadi panas atau berubah menjadi uap.Perawatan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang dalam atau untuk memperbaikinya sampai suatu kondisi yang bisa diterima. Perawatan juga ditujukan untuk mengembalikan suatu sistem pada kondisinya agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dan memperpanjang usia kegunaan mesin. Perawatan terhadap ketel uap bertujuan mencegah terjadinya batu ketel dengan cara perlakuan terhadap air pengisi ketel uap yaitu dengan cara mempertahankan kandungan klorin dan pH dalam air. Selain mempertahankan kandungan klorin dan pH dalam air untuk pencegahan batu ketel juga dilakukan dengan blow down. Batu ketel adalah deposit mineral yang biasa terjadi. Batu ketel adalah padatan terjadi akibat reaksi dari zat pengotor dengan permukaan pipa logam. Batu ketel berperan sebagai isolator memperlambat transfer panas, yang menyebabkan efisiensi menurun dan pemakaian bahan bakar jadi meningkat. Efek yang lebih serius adalah overheating dan penyebab kerusakaan pada pipa-pipa ketel uap. Setelah melakukan pengambilan data di lapangan selama satu bulan didapat nilai rata- rata untuk klorin adalah 3,0 ppm dan pH 7,8 ppm. Jadi pada boiler di kapal Bukit Siguntang sudah dilaksanakan perawatan pencegahan batu ketel dengan baik yaitu menjaga kandungan klorin kisaran 2,5~4,0 ppm dan pH 7,0~9,0 ppm.
Politeknik Pelayaran Surabaya
Title: ANALISIS PROGRAM BOILER WATER TREATMENT DI KAPAL
Description:
Ketel uap merupakan satu peralatan yang digunakan untuk menghasilkan uap dalam berbagai keperluan.
Air didalam ketel uap dipanaskan oleh panas dari hasil pembakaran bahan bakarsehingga terjadi perpindahan panas dari sumber panas tersebut ke air yang mengakibatkan air tersebut menjadi panas atau berubah menjadi uap.
Perawatan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang dalam atau untuk memperbaikinya sampai suatu kondisi yang bisa diterima.
Perawatan juga ditujukan untuk mengembalikan suatu sistem pada kondisinya agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dan memperpanjang usia kegunaan mesin.
Perawatan terhadap ketel uap bertujuan mencegah terjadinya batu ketel dengan cara perlakuan terhadap air pengisi ketel uap yaitu dengan cara mempertahankan kandungan klorin dan pH dalam air.
Selain mempertahankan kandungan klorin dan pH dalam air untuk pencegahan batu ketel juga dilakukan dengan blow down.
Batu ketel adalah deposit mineral yang biasa terjadi.
Batu ketel adalah padatan terjadi akibat reaksi dari zat pengotor dengan permukaan pipa logam.
Batu ketel berperan sebagai isolator memperlambat transfer panas, yang menyebabkan efisiensi menurun dan pemakaian bahan bakar jadi meningkat.
Efek yang lebih serius adalah overheating dan penyebab kerusakaan pada pipa-pipa ketel uap.
Setelah melakukan pengambilan data di lapangan selama satu bulan didapat nilai rata- rata untuk klorin adalah 3,0 ppm dan pH 7,8 ppm.
Jadi pada boiler di kapal Bukit Siguntang sudah dilaksanakan perawatan pencegahan batu ketel dengan baik yaitu menjaga kandungan klorin kisaran 2,5~4,0 ppm dan pH 7,0~9,0 ppm.
Related Results
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan pelayaran di laut dalam wilayah kerja Kantor KSOP Kelas...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...
Akibat Hukum Terhadap Pencoretan Nama Kapal pada Daftar Kapal di Indonesia
Akibat Hukum Terhadap Pencoretan Nama Kapal pada Daftar Kapal di Indonesia
Indonesisa merupakan negara maritim sehingga transportasi laut mempunyai peranan yang penting dalam menghubungkan kepulauan nusantara dan menggerakkan perekonomian. Kapal sebagai s...
Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal
Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal
Intisari— Dalam pelaksanaan pembangunan kapal baru, maupun reparasi kapal selalu ada potensi terjadinya keterlambatan penyelesaian kapal. Hal ini sangat merugikan bagi pemilik kapa...
Peningkatan Pelayanan Anchor Handling untuk Mendukung Pengoperasian Kapal Supply
Peningkatan Pelayanan Anchor Handling untuk Mendukung Pengoperasian Kapal Supply
Pengoperasian sebuah kapal supply untuk mendukung sisi operasional sebuah rig atau juga sebuah platform menjadi suatu hal yang sangat lazim digunakan perusahaan kilang minyak. Kerj...

