Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal

View through CrossRef
Intisari— Dalam pelaksanaan pembangunan kapal baru, maupun reparasi kapal selalu ada potensi terjadinya keterlambatan penyelesaian kapal. Hal ini sangat merugikan bagi pemilik kapal karena tidak dapat mengoperasikan kapal sesuai waktu yang direncanakan. Permasalahan industri galangan kapal nasional dalam pembangunan kapal baru perlu diidentifikasi sehingga dapat diketahui langkah yang perlu dilakukan untuk meminimalkan resiko keterlambatan pembangunan kapal yang merugikan pihak pemilik kapal dan galangan kapal. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi resiko pada pembangunan, reparasi dan kecelakaan kapal saat beroperasi sesuai dengan resiko-resiko yang di-cover oleh pihak asuransi guna mengurangi resiko. Metodologi penelitian menggunakan kuesioner dan survei yang dilakukan di 6(enam) lokasi, yaitu: Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, dan Sorong. Kuesioner dilakukan untuk mengetahui resiko-resiko, dan selanjutnya nilai secara kuantifikasi dari resiko tersebut dianalisis metode statistik dengan rumus Likert. Hasil didapatkan bahwa resiko-resiko yang dialami saat pembangunan kapal, reparasi maupun kecelakaan saat kapal beroperasi menunjukkan besar bobot sekitar 0,39 – 0,85, dimana artinya kapal perlu diasuransikan baik saat kapal dibangun di galangan kapal, maupun saat reparasi serta pengoperasian kapal. Abstract— In the new ship building, as well as ship repair, there is always the potential for delays in the completion of ships. This is very detrimental for ship owners because they cannot operate the ship according to the planned time. The problems of the national shipbuilding industry in the construction of new ships need to be identified so that it can be seen what steps need to be taken to minimize the risk of shipbuilding delays that are detrimental to ship owners and shipyards.  The purpose of this study is to identify risks in the construction, repair and accident of ships while operating in accordance with the risks covered by the insurance company in order to reduce the risk. The research methodology uses questionnaires and surveys conducted in 6 (six) locations, namely: Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, and Sorong. Questionnaires were conducted to determine the risks, and then the quantifiable value of these risks was analyzed by statistical methods using the Likert formula. The results show that the risks experienced during ship construction, repairs and accidents when the ship was operating showed a weight of about 0.39 - 0.85, which means that the ship needs to be insured both when the ship is built at the shipyard, as well as during the repair and operation of the ship.
Title: Analisa Resiko Kecelakaan pada Pembangunan, Reparasi dan Pengoperasian Kapal
Description:
Intisari— Dalam pelaksanaan pembangunan kapal baru, maupun reparasi kapal selalu ada potensi terjadinya keterlambatan penyelesaian kapal.
Hal ini sangat merugikan bagi pemilik kapal karena tidak dapat mengoperasikan kapal sesuai waktu yang direncanakan.
Permasalahan industri galangan kapal nasional dalam pembangunan kapal baru perlu diidentifikasi sehingga dapat diketahui langkah yang perlu dilakukan untuk meminimalkan resiko keterlambatan pembangunan kapal yang merugikan pihak pemilik kapal dan galangan kapal.
Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi resiko pada pembangunan, reparasi dan kecelakaan kapal saat beroperasi sesuai dengan resiko-resiko yang di-cover oleh pihak asuransi guna mengurangi resiko.
Metodologi penelitian menggunakan kuesioner dan survei yang dilakukan di 6(enam) lokasi, yaitu: Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, dan Sorong.
Kuesioner dilakukan untuk mengetahui resiko-resiko, dan selanjutnya nilai secara kuantifikasi dari resiko tersebut dianalisis metode statistik dengan rumus Likert.
Hasil didapatkan bahwa resiko-resiko yang dialami saat pembangunan kapal, reparasi maupun kecelakaan saat kapal beroperasi menunjukkan besar bobot sekitar 0,39 – 0,85, dimana artinya kapal perlu diasuransikan baik saat kapal dibangun di galangan kapal, maupun saat reparasi serta pengoperasian kapal.
Abstract— In the new ship building, as well as ship repair, there is always the potential for delays in the completion of ships.
This is very detrimental for ship owners because they cannot operate the ship according to the planned time.
The problems of the national shipbuilding industry in the construction of new ships need to be identified so that it can be seen what steps need to be taken to minimize the risk of shipbuilding delays that are detrimental to ship owners and shipyards.
  The purpose of this study is to identify risks in the construction, repair and accident of ships while operating in accordance with the risks covered by the insurance company in order to reduce the risk.
The research methodology uses questionnaires and surveys conducted in 6 (six) locations, namely: Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, Bitung, and Sorong.
Questionnaires were conducted to determine the risks, and then the quantifiable value of these risks was analyzed by statistical methods using the Likert formula.
The results show that the risks experienced during ship construction, repairs and accidents when the ship was operating showed a weight of about 0.
39 - 0.
85, which means that the ship needs to be insured both when the ship is built at the shipyard, as well as during the repair and operation of the ship.

Related Results

Reparasi dan Perhitungan Tahanan Kapal Nelayan di Daerah Nambangan Kelurahan Kedung Cowek – Surabaya
Reparasi dan Perhitungan Tahanan Kapal Nelayan di Daerah Nambangan Kelurahan Kedung Cowek – Surabaya
Wooden hulls have been damaged and overgrown by fouling have negative impact on the service life and also increase the resistance of ship thereby increasing fuel consumption. There...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Aspek Hukum Kapal Patroli Terkait Pengawasan Keselamatan Pelayaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan Kapal Patroli dalam melakukan pengawasan keselamatan  pelayaran  di  laut  dalam  wilayah  kerja  Kantor  KSOP  Kelas...
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN DI GALANGAN KAPAL TRADISIONAL KALIMANTAN SELATAN
Kapal perikanan merupakan salah satu unsur dalam menentukan keberhasilan operasi penangkapan ikan.  Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui ; (1) tingkat teknologi; (2) jenis ka...
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
STRATEGI PELAYANAN JASA KEAGENAN KAPAL DI PELAYARAN NASIONAL INDONESIA CABANG BATAM
Pelayanan jasa keagenan kapal telah berjalan dengan baik, namun masih ditemui permasalahan diantaranya ialah: kurangnya keamanan dalam pelayanan jasa keagenan, adanya keterlambatan...
Peningkatan Pelayanan Anchor Handling untuk Mendukung Pengoperasian Kapal Supply
Peningkatan Pelayanan Anchor Handling untuk Mendukung Pengoperasian Kapal Supply
Pengoperasian sebuah kapal supply untuk mendukung sisi operasional sebuah rig atau juga sebuah platform menjadi suatu hal yang sangat lazim digunakan perusahaan kilang minyak. Kerj...
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional
Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun s...
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH
<p><em>A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today’s sailors need. There are various ...

Back to Top