Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Dimensi Saluran Untuk Efisiensi Jaringan Terhadap Kebutuhan Air D.I.Karajinan-Kabupaten Sukabumi

View through CrossRef
Daerah Irigasi (D.I) Karajinan terletak di Desa Girijaya Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi mempunyai luas areal 251 ha, tetapi saluran primernya tidak mampu mengalirkan debit ke petak-petak sawah yang ada diujung saluran meskipun debit yang dialirkan dari pintu pengambilan sudah sesuai dengan perhitungan rencana kebutuhan air untuk areal 251 ha petak sawah dengan debit yang dialirkan sebesar 0,436 m3/detik. Hal ini disebabkan oleh kurang idealnya dimensi saluran yang ada. Oleh karena itu, bagaimana cara mengatasi agar debit yang dialirkan bisa menjangkau areal layanan di ujung saluran, apakah bisa dengan merubah dimensi saluran. Untuk menghasilkan saluran yang baik yang bisa membawa debit agar dapat mengairi areal layanan sampai ujung saluran, penulis akan melakukan penelitian untuk merubah dimensi saluran yang ada dengan dimensi saluran yang baru disepanjang saluran primer. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini agar mendapatkan dimensi saluran baru sehingga areal layanan di hilir saluran bisa terairi dengan optimal. Dimensi saluran yang direncanakan dengan menggunakan perhitungan yang tepat menghasilkan Q 0,436 m³/dt, V (kecepatan air) 0,522 m/detik, b (lebar dasar saluran) 1,50 m, h (Tinggi air) 0,48 m, m (kemiringan talud, horizontal/vertikal) 0,5 m, dan i (kemiringan dasar saluran) 0,0010
Title: Evaluasi Dimensi Saluran Untuk Efisiensi Jaringan Terhadap Kebutuhan Air D.I.Karajinan-Kabupaten Sukabumi
Description:
Daerah Irigasi (D.
I) Karajinan terletak di Desa Girijaya Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi mempunyai luas areal 251 ha, tetapi saluran primernya tidak mampu mengalirkan debit ke petak-petak sawah yang ada diujung saluran meskipun debit yang dialirkan dari pintu pengambilan sudah sesuai dengan perhitungan rencana kebutuhan air untuk areal 251 ha petak sawah dengan debit yang dialirkan sebesar 0,436 m3/detik.
Hal ini disebabkan oleh kurang idealnya dimensi saluran yang ada.
Oleh karena itu, bagaimana cara mengatasi agar debit yang dialirkan bisa menjangkau areal layanan di ujung saluran, apakah bisa dengan merubah dimensi saluran.
Untuk menghasilkan saluran yang baik yang bisa membawa debit agar dapat mengairi areal layanan sampai ujung saluran, penulis akan melakukan penelitian untuk merubah dimensi saluran yang ada dengan dimensi saluran yang baru disepanjang saluran primer.
Hasil yang diharapkan dari penelitian ini agar mendapatkan dimensi saluran baru sehingga areal layanan di hilir saluran bisa terairi dengan optimal.
Dimensi saluran yang direncanakan dengan menggunakan perhitungan yang tepat menghasilkan Q 0,436 m³/dt, V (kecepatan air) 0,522 m/detik, b (lebar dasar saluran) 1,50 m, h (Tinggi air) 0,48 m, m (kemiringan talud, horizontal/vertikal) 0,5 m, dan i (kemiringan dasar saluran) 0,0010.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS PEMASARAN KAKAO (Theobroma cacao, L) DI KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR
ANALISIS PEMASARAN KAKAO (Theobroma cacao, L) DI KECAMATAN RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR
Analisis Pemasaran Kakao (Theobroma cacao, L) di Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur”. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pola saluran pemasaran, biaya pemasaran d...
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SUERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG
Tujuan penelitian untuk mengetahui pola saluran, margin, biaya, farmer’s share dan efisiensi pemasaran buah naga di Desa Sungai Kuruk 3 Kecamatan Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang. P...
EVALUASI SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI NAMUANG KECAMATAN AMPEK ANGKEK KABUPATEN AGAM
EVALUASI SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI NAMUANG KECAMATAN AMPEK ANGKEK KABUPATEN AGAM
Irigasi merupakan salah satu sarana pemanfaatan sumber daya air yang berfungsi sebagai penyedia air untuk lahan pertanian guna memenuhi kebutuhan tanaman secara optimal. Berdasarka...
PERENCANAAN SALURAN D.I MUNGGU II PADANG PANJANG TIMUR KOTA PADANG PANJANG
PERENCANAAN SALURAN D.I MUNGGU II PADANG PANJANG TIMUR KOTA PADANG PANJANG
Irigasi merupakan salah satu sarana pemanfaatan sumber daya air yang berfungsi sebagai penyedia, pengatur dan penyalur air untuk menunjang lahan pertanian guna memenuhi kebutuhan t...
ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN HARYONO M.T KOTA BANJARMASIN
ANALISA KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN HARYONO M.T KOTA BANJARMASIN
Pada tahun 2021 saluran drainase di Jalan Haryono. M. T Banjarmasin diperbaiki dan dibangun kembali agar tidak ada lagi permasalahan genangan. Untuk saluran dilakukan pengukuran di...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
DESAIN JARINGAN RAWA DI WILAYAH KANTAN KECAMATAN PANDIH BATU KABUPATEN PULANG PISAU
DESAIN JARINGAN RAWA DI WILAYAH KANTAN KECAMATAN PANDIH BATU KABUPATEN PULANG PISAU
Daerah   rawa   di Indonesia   mempunyai   lahan   seluas 39.424.500 hektar.Jumlah  rawa Pasang  surut  di  Kabupaten  Pulang   Pisau   9.063.000 hektar, di Kecamatan Maliku 350.00...

Back to Top