Javascript must be enabled to continue!
KETERJADIAN PENYAKIT TERSEBAB JAMUR PADA HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (Pbko) DI PERTANAMAN KOPI AGROFORESTRI
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterjadian penyakit tersebab jamur pada hama penggerek buah kopi (Pbko) di pertanaman kopi agroforestri di Sumber Jaya, Lampung Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei (sigi). Survei atau pengambilan sampel buah kopi dilakukan di areal perkebunan kopi rakyat yang ditanam dengan sistem agroforestri yaitu agroforestri sederhana dan agroforestri kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterjadian penyakit tersebab jamur Pbko pada sampel buah kopi dari pohon di agroforestri kompleks lebih tinggi (45,8%) dibandingkan dengan agroforestri sederhana (27,2%). Keterjadian penyakit tersebab jamur Pbko pada buah kopi di tanah lebih tinggi dibandingkan dengan yang masih berada di pohon, baik pada sistem agroforestri kompleks (65,3% vs 45,8%) maupun pada agroforestri sederhana (61,3 vs 27,2%).
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: KETERJADIAN PENYAKIT TERSEBAB JAMUR PADA HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (Pbko) DI PERTANAMAN KOPI AGROFORESTRI
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterjadian penyakit tersebab jamur pada hama penggerek buah kopi (Pbko) di pertanaman kopi agroforestri di Sumber Jaya, Lampung Barat.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survei (sigi).
Survei atau pengambilan sampel buah kopi dilakukan di areal perkebunan kopi rakyat yang ditanam dengan sistem agroforestri yaitu agroforestri sederhana dan agroforestri kompleks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterjadian penyakit tersebab jamur Pbko pada sampel buah kopi dari pohon di agroforestri kompleks lebih tinggi (45,8%) dibandingkan dengan agroforestri sederhana (27,2%).
Keterjadian penyakit tersebab jamur Pbko pada buah kopi di tanah lebih tinggi dibandingkan dengan yang masih berada di pohon, baik pada sistem agroforestri kompleks (65,3% vs 45,8%) maupun pada agroforestri sederhana (61,3 vs 27,2%).
Related Results
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
<p>ABSTRACT<br />Effort has been made to improve sugarcane productivity, but it often confronted by pests. Pests in sugarcane caused a loss of about 10% sugar productio...
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Budidaya jamur tiram merupakan salah satu usaha di bidang agribisnis yang memiliki peluang bisnis cukup besar. Langgeng Kerso Jamur ialah salah satu usaha budidaya jamur tiram mili...
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia, dan setiap tahunnya kebutuhan padi selalu meningkat seiring dengan laju pertambahan penduduk. Praktek budidaya padi selalu mengala...
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ATRAKTAN LIMBAH KULIT KOPI DALAM PENGENDALIAN HAMA PBKo DI PT. WAHANA GRAHA MAKMUR KABUPATEN DAIRI
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ATRAKTAN LIMBAH KULIT KOPI DALAM PENGENDALIAN HAMA PBKo DI PT. WAHANA GRAHA MAKMUR KABUPATEN DAIRI
Latar belakang penelitian ini yaitu adanya serangan hama PBKo di lahan kopi PT.Wahana Graha Makmur Kecamatan Sidiangkat Kabupaten Dairi yang menyebabkan penurunan produktivitas dan...
PENGARUH WARNA PERANGKAP TERHADAP KETERTARIKAN PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.)
PENGARUH WARNA PERANGKAP TERHADAP KETERTARIKAN PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.)
Abstrak . Hama penggerek buah kopi ( Hypothenemus hampei ) merupakan hama utama yang dapat menimbulkan kerusakan pada buah kopi. kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan H. hampe...
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...

