Javascript must be enabled to continue!
Tingkat Pengetahuan Petani Tentang Sistem Pertanian Terpadu di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan
View through CrossRef
Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi, mengetahui faktor internal (pendidikan formal-nonformal, lama berusahatani, pendapatan usahatani) yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi serta mengetahui permasalahan yang dihadapi petani untuk menerapkan sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2017 s/d Agustus 2018 di Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Jenis data berupa data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan dengan metode sensus. Penentuan wilayah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Sampel berjumlah 13 petani responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan tergolong kategori sedang, tingkat pengetahuan petani (TPP) sebesar 77,43% yang meliputi pengelolaan lahan secara terpadu, pengolahan pupuk secara terpadu dan pengelolaan tanaman dan ternak sapi secara terpadu. Tidak terdapat hubungan yang nyata antara seluruh faktor internal dengan tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi.Kata kunci: pengetahuan, sistem pertanian terpadu, petani sayuran, ternak sapi
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Tingkat Pengetahuan Petani Tentang Sistem Pertanian Terpadu di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan
Description:
Tujuan penelitian adalah mengetahui tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi, mengetahui faktor internal (pendidikan formal-nonformal, lama berusahatani, pendapatan usahatani) yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi serta mengetahui permasalahan yang dihadapi petani untuk menerapkan sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi.
Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2017 s/d Agustus 2018 di Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Jenis data berupa data primer dan sekunder.
Penelitian dilakukan dengan metode sensus.
Penentuan wilayah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling.
Sampel berjumlah 13 petani responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan tergolong kategori sedang, tingkat pengetahuan petani (TPP) sebesar 77,43% yang meliputi pengelolaan lahan secara terpadu, pengolahan pupuk secara terpadu dan pengelolaan tanaman dan ternak sapi secara terpadu.
Tidak terdapat hubungan yang nyata antara seluruh faktor internal dengan tingkat pengetahuan petani tentang sistem pertanian terpadu antara sayuran dan ternak sapi.
Kata kunci: pengetahuan, sistem pertanian terpadu, petani sayuran, ternak sapi .
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemanfaatan Irigasi Kecamatan Liang Anggang Sebagai Objek Wisata Pemandian
Pemanfaatan Irigasi Kecamatan Liang Anggang Sebagai Objek Wisata Pemandian
Tujuan ditulisnya artikel ini untuk mendeskripsikan pemanfaatan irigasi Kecamatan Liang Anggang sebagi objek wisata pemandian serta potensi-potensi yang didapat terdapat pada wisat...
Dinamika Lembaga Penyuluhan Dan Adaptasi Penyuluh Dalam Memberikan Pelayanan Inovasi Teknologi Kepada Petani
Dinamika Lembaga Penyuluhan Dan Adaptasi Penyuluh Dalam Memberikan Pelayanan Inovasi Teknologi Kepada Petani
Penelitian bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan kelembagaan layanan penyuluhan pertanian lokal, menganalisis kegiatan penyuluh pertanian melakukan dalam adaptasi pelayan...
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSI DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kecerdasan emosi perawat di RSUD Banjarbaru, (2) stres kerja perawat di RSUD Banjarbaru, dan (3) hubungan antara kecerdasan...
Intensifikasi Lahan Melalui Sistem Pertanian Terpadu: Sebuah Tinjauan
Intensifikasi Lahan Melalui Sistem Pertanian Terpadu: Sebuah Tinjauan
Tinjauan ini bertujuan untuk melihat dan mengumpulkan informasi tentang potensi lahan yang belum termanfaatkan secara optimal pada penerapan sistem pertanian terpadu. Intensifikasi...
Valuasi Ekonomi Hutan Lindung Liang Anggang di Banjarbaru
Valuasi Ekonomi Hutan Lindung Liang Anggang di Banjarbaru
Hutan Lindung memiliki peran penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencegah bencana ekologis, sehingga pelestarian dan pemulihannya menjadi perhatian dunia. Penelitian ...
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Berapa nilai tukar petani (NTP) karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Berapa tingkat pe...
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Peran Teknologi Pertanian Cerdas (Smart Farming) untuk Generasi Pertanian Indonesia
Smart Farming atau pertanian digital adalah solusi pintar di sektor pertanian yang memanfaatkan sistem jaringan berbasis Internet of Things (IoT) untuk melakukan pemantauan dan pen...

