Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Persepsi dan Perilaku Petani dalam Pelestarian Hutan Rakyat di Kabupaten Purworejo

View through CrossRef
Keberadaan hutan rakyat di wilayah hulu DAS Bogowonto mendukung upaya konservasi tanah dan air yang menjadi penyangga kehidupan masyarakat sehingga perlu dilestarikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi dan perilaku masyarakat dalam upaya pelestarian hutan rakyat serta faktor pendukung dan faktor penghambat. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Lokasi peneltian yaitu wilayah hulu DAS Bogowonto yang dipilih karena masyarakatnya telah lama mangembangkan hutan rakyat secara swadaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat tentang hutan rakyat yaitu, menganggap keberadaan hutan rakyat sangat penting, perlu dijaga dan dipertahankan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Perilaku masyarakat berkaitan dengan aspek ekologi, ekonomi sosial, dan budaya diantaranya adalah menjaga keberlangsungan hutan rakyat dengan menanam, memelihara, serta tidak melakukan kegiatan yang merusak hutan. Hasil hutan rakyat berupa kayu, dan non kayu dapat memenuhi kebutuhan sendiri dan dipasarkan. Masyarakat ikut serta secara aktif dalam kegiatan-kegiatan hutan rakyat, kerjasama dengan instansi terkait, adanya peran aktif perempuan dan adanya norma yang mengatur pelestarian lingkungan. Perilaku menanam, berkumpul dan tebang butuh muncul dan membudaya di masyarakat. Faktor pendukung yaitu adanya kearifan lokal, peran aktif dan kerjasama masyarakat dengan stakeholder. Faktor penghambat yaitu fungsi ekonomi hutan rakyat kurang, sumberdaya manusia masih rendah dan aksesibilitas wilayah kurang memadai.
Title: Persepsi dan Perilaku Petani dalam Pelestarian Hutan Rakyat di Kabupaten Purworejo
Description:
Keberadaan hutan rakyat di wilayah hulu DAS Bogowonto mendukung upaya konservasi tanah dan air yang menjadi penyangga kehidupan masyarakat sehingga perlu dilestarikan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi dan perilaku masyarakat dalam upaya pelestarian hutan rakyat serta faktor pendukung dan faktor penghambat.
Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif.
Lokasi peneltian yaitu wilayah hulu DAS Bogowonto yang dipilih karena masyarakatnya telah lama mangembangkan hutan rakyat secara swadaya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat tentang hutan rakyat yaitu, menganggap keberadaan hutan rakyat sangat penting, perlu dijaga dan dipertahankan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Perilaku masyarakat berkaitan dengan aspek ekologi, ekonomi sosial, dan budaya diantaranya adalah menjaga keberlangsungan hutan rakyat dengan menanam, memelihara, serta tidak melakukan kegiatan yang merusak hutan.
Hasil hutan rakyat berupa kayu, dan non kayu dapat memenuhi kebutuhan sendiri dan dipasarkan.
Masyarakat ikut serta secara aktif dalam kegiatan-kegiatan hutan rakyat, kerjasama dengan instansi terkait, adanya peran aktif perempuan dan adanya norma yang mengatur pelestarian lingkungan.
Perilaku menanam, berkumpul dan tebang butuh muncul dan membudaya di masyarakat.
Faktor pendukung yaitu adanya kearifan lokal, peran aktif dan kerjasama masyarakat dengan stakeholder.
Faktor penghambat yaitu fungsi ekonomi hutan rakyat kurang, sumberdaya manusia masih rendah dan aksesibilitas wilayah kurang memadai.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Hutan rakyat dengan pola tanam agroforestri memiliki pengaruh terhadap aspek ekologi, seperti: udara bersih, erosi terkendali, serapan karbon, pengaturan tata air, penyangga ekosis...
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Kajian ekonomi rumahtangga petani meliputi pembahasan tentang rumahtangga petani dari aspek produksi dan konsumsi yang dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk men...
KONTRIBUSI HUTAN RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA
KONTRIBUSI HUTAN RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA
Pengelolaan hutan rakyat diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteran masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari kontribusi hutan rakyat yang d...
PENGELOLAAN DAN NILAI EKONOMI HUTAN RAKYAT DESA PINARA KECAMATAN CINIRU KABUPATEN KUNINGAN
PENGELOLAAN DAN NILAI EKONOMI HUTAN RAKYAT DESA PINARA KECAMATAN CINIRU KABUPATEN KUNINGAN
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengelolaan dan nilai ekonomi Hutan Rakyat Desa Pinara Kecamatan Ciniru Kabupaten Kuningan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan...
STUDI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI DESA MANGGALA KECAMATAN PINOH SELATAN
STUDI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI DESA MANGGALA KECAMATAN PINOH SELATAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pengelolaan Hutan Rakyat di Desa Manggala, dan diharapkan dapat menambah informasi terutama mengenai persepsi...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Hubungan Antara Si Wakil dengan yang Diwakilkan
Hubungan Antara Si Wakil dengan yang Diwakilkan
Berdasarkan pada teori Abcarian , hubungan wakil rakyat yang terjadi di Indonesia ialah "partisan" karena wakil rakyat bertindak sesuai dengan keinginan atau program dari organisas...

Back to Top