Javascript must be enabled to continue!
Analisis Perbandingan Kinerja Brushless Motor Menggunakan Metode Eksperimen
View through CrossRef
Upaya penghematan energi menjadi tantangan dalam perancangan sebuah teknologi UAV. Salah satu komponen UAV yang banyak tersedia di pasaran adalah brushless motor. Ada kemungkinan kinerja komponen UAV tidak sesuai dengan data spesifikasi yang ada. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian komponen sebelum merancang sebuah UAV. Makalah ini menyajikan hasil pengujian kinerja brushless motor tipe A2212(6T), MR2205, dan MT2204. Kinerja brushless motor dilihat berdasarkan besarnya daya dorong (thrust), daya yang dikonsumsi (power) dan rasio antara thrust terhadap daya (N/W). Pengujian brushless motor ini menggunakan metode eksperimen. Dalam pengujian ini digunakan propeler empat blade tipe 5140 dan catu daya dengan kapasitas output DC 15-30 V/50 A. Hasil pengujian pada daya rendah menunjukkan bahwa brushless motor tipe A2212(6T)-2200KV membutuhkan daya rata-rata sebesar 25,858 W dengan rasio sebesar 0,042 N/W, tipe MR2205-2300KV membutuhkan daya rata-rata sebesar 22,166 W dengan rasio sebesar 0,052 N/W, dan tipe MT2204-2300KV membutuhkan daya rata-rata sebesar 24,675 W dengan rasio sebesar 0,047 N/W. Berdasarkan data pengujian pada arus kerja di bawah 1,877 A, diketahui bahwa brushless motor tipe MR2205-2300KV memiliki kinerja yang paling baik karena membutuhkan daya paling kecil dan memiliki nilai rasio yang paling tinggi jika dibandingkan dengan kedua tipe lainnya.
Universitas Gadjah Mada
Title: Analisis Perbandingan Kinerja Brushless Motor Menggunakan Metode Eksperimen
Description:
Upaya penghematan energi menjadi tantangan dalam perancangan sebuah teknologi UAV.
Salah satu komponen UAV yang banyak tersedia di pasaran adalah brushless motor.
Ada kemungkinan kinerja komponen UAV tidak sesuai dengan data spesifikasi yang ada.
Oleh karena itu, perlu dilakukan pengujian komponen sebelum merancang sebuah UAV.
Makalah ini menyajikan hasil pengujian kinerja brushless motor tipe A2212(6T), MR2205, dan MT2204.
Kinerja brushless motor dilihat berdasarkan besarnya daya dorong (thrust), daya yang dikonsumsi (power) dan rasio antara thrust terhadap daya (N/W).
Pengujian brushless motor ini menggunakan metode eksperimen.
Dalam pengujian ini digunakan propeler empat blade tipe 5140 dan catu daya dengan kapasitas output DC 15-30 V/50 A.
Hasil pengujian pada daya rendah menunjukkan bahwa brushless motor tipe A2212(6T)-2200KV membutuhkan daya rata-rata sebesar 25,858 W dengan rasio sebesar 0,042 N/W, tipe MR2205-2300KV membutuhkan daya rata-rata sebesar 22,166 W dengan rasio sebesar 0,052 N/W, dan tipe MT2204-2300KV membutuhkan daya rata-rata sebesar 24,675 W dengan rasio sebesar 0,047 N/W.
Berdasarkan data pengujian pada arus kerja di bawah 1,877 A, diketahui bahwa brushless motor tipe MR2205-2300KV memiliki kinerja yang paling baik karena membutuhkan daya paling kecil dan memiliki nilai rasio yang paling tinggi jika dibandingkan dengan kedua tipe lainnya.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
PENERAPAN E-KINERJA DI DINAS PERDAGANGAN KOTA SURAKARTA
<p>Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem Elektronik-Kinerja (e-kinerja) di Dinas Perdagangan kota Surakarta serta untuk mengetahui kendala dan solusi dari...
Pengaturan Kecepatan Motor Brushless DC dengan Arah Putaran Forward dan Reverse Berbasis Human Machine Interface
Pengaturan Kecepatan Motor Brushless DC dengan Arah Putaran Forward dan Reverse Berbasis Human Machine Interface
Motor Brushless DC merupakan salah satu jenis motor sinkron AC dengan jenis PMSM, tujuan yang ingin dicapai penulis adalah untuk mengatur kecepatan motor Brushless DC dengan arah p...
Fault tolerant control for open winding brushless DC motor with power device failure
Fault tolerant control for open winding brushless DC motor with power device failure
Brushless DC motor (BLDCM) is widely used in aerospace equipment. But
the neuter port in conventional BLDCM windings could lead to torque
ripples and low reliability. Each phase wi...
Design and Simulation of Brushless Direct Current Motor Drive
Design and Simulation of Brushless Direct Current Motor Drive
Instead of mechanical commutator for DC motor, Brushless DC motor used electronic commutator. And brushless DC motor (BLDCM) extended the effective using time of a motor and elimin...
Peranan Government Supports dalam Memoderasi Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Digital Marketing terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasus UMKM Kota Soppeng)
Peranan Government Supports dalam Memoderasi Pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Digital Marketing terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasus UMKM Kota Soppeng)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Governtment Support Dalam Memoderasi Pengaruh Orientasi Kewirausahaan Dan Digital Marketing Terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasu...
Sistem Kontrol Torsi pada Motor DC
Sistem Kontrol Torsi pada Motor DC
AbstrakPenggunaan motor DC di dunia industri sangat penting. Kecepatan dan torsi motor DC sangat mempengaruhi kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan. Untuk itu, diperlukan s...
Sliding Mode Controlled drives for wide speed operation of Threephase Induction Motor
Sliding Mode Controlled drives for wide speed operation of Threephase Induction Motor
Induction motor is widely used due to advantages in terms of performance, size, maintenance and efficiency compared to dc motor. Induction motor is either Scalar Controlled or Vect...

