Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

NILAI WAJAR SATWA

View through CrossRef
Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan Sub Unit Kebun Binatang adalah sebuah perusahaan jasa yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kota Medan, sama hal dengan perusahaan jasa lainnya, Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan Sub Unit Kebun Binatang harus menyajikan laporan keuangan tahunan yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. Akan tetapi laporan keuangan yang diterbitkan Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan Sub Unit Kebun Binatang tahun 2015 dan 2016 belum mencerminkan karakteristik kualitatif laporan keuangan sesuai dengan SAK, Hewan di dalam kebun binatang dapat diidentifikasi sebagai aset perusahaan, tetapi belum dapat dikelompokkan sebagai suatu aset, apakah aset lancar, aset tetap atau aset tidak tetap. Fenomena berikutnya adalah beberapa hewan belum dapat diketahui nilai wajar (fair value)nya, sebab hewan tersebut tidak diperdagangkan dan tidak memiliki nilai pasar. Hewan memiliki kesamaan karakteristik dengan aset tetap, akan tetapi penilaian estimasi persentase penyusutan dan amortisasi, masa manfaat dan nilai residu belum dapat diukur secara handal. Dari fenomena diatas terjadi permasalahan yaitu meliputi pengukuran (identifikasi, pengelompokkan dan penilaian transaksi ekonomi) sehingga memungkinkan hewan tidak dapat disajikan didalam laporan keuangan.Penelitian ini mengedepankan paradigma kualitatif induktif, sehingga metode penyelesaian penelitian dibagi menjadi tiga bahagian yaitu pertama analisis lapangan yang hasil akhirnya berupa informasi berupa data base mengenai hewan, kedua yaitu analisis teori, dengan pendekatan pustaka melalui buku, jurnal dan SAK, IFRS, IAS yang hasil berupa model pegnidentifikasian, pengelompokan dan penilaian binatang dan ketiga analisis rancangan yang hasil akhirnya adalah model laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia. Diharapkan penerapan metode tersebut dapat menyelesaikan permasalahan penelitian ini, sehingga tujuan jangka panjang pada penelitian ini yaitu memberikan rekomendasi kebijakan dalam tiga hal, pertama yaitu penerapan PSAK 69 adaptasi dari IFRS 41 tentang aset biologis. Kedua, penerapan PMK No.247/PMK.06/2014 tentang aset tetap dan ketiga yaitu penerapan UU No. 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan,Dari hasil pengamatan diperoleh koleksi satwa sebanyak 38 satwa , yang masing - masing terdiri dari kelas aves sebanyak 20 jenis satwa, mamalia sebanyak 11 jenis satwa dan reptile sebanyak 7 jenis satwa, menurut UU No. 5 Tahun 1990 , PP No. 07 Tahun 1999 dan PP No 08 tahun 1999 sebanyak 21 satwa dilindungi sehingga nilai wajar satwa tidak dapat ditentukan, akan tetapi, satwa yang tidak dilindungi dan kategori cites appendix II sebanyak 10 satwa dapat ditentukan nilai wajar dapat ditentukan karena dapat diperdagangkan.
Center for Open Science
Title: NILAI WAJAR SATWA
Description:
Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan Sub Unit Kebun Binatang adalah sebuah perusahaan jasa yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kota Medan, sama hal dengan perusahaan jasa lainnya, Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan Sub Unit Kebun Binatang harus menyajikan laporan keuangan tahunan yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia.
Akan tetapi laporan keuangan yang diterbitkan Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan Sub Unit Kebun Binatang tahun 2015 dan 2016 belum mencerminkan karakteristik kualitatif laporan keuangan sesuai dengan SAK, Hewan di dalam kebun binatang dapat diidentifikasi sebagai aset perusahaan, tetapi belum dapat dikelompokkan sebagai suatu aset, apakah aset lancar, aset tetap atau aset tidak tetap.
Fenomena berikutnya adalah beberapa hewan belum dapat diketahui nilai wajar (fair value)nya, sebab hewan tersebut tidak diperdagangkan dan tidak memiliki nilai pasar.
Hewan memiliki kesamaan karakteristik dengan aset tetap, akan tetapi penilaian estimasi persentase penyusutan dan amortisasi, masa manfaat dan nilai residu belum dapat diukur secara handal.
Dari fenomena diatas terjadi permasalahan yaitu meliputi pengukuran (identifikasi, pengelompokkan dan penilaian transaksi ekonomi) sehingga memungkinkan hewan tidak dapat disajikan didalam laporan keuangan.
Penelitian ini mengedepankan paradigma kualitatif induktif, sehingga metode penyelesaian penelitian dibagi menjadi tiga bahagian yaitu pertama analisis lapangan yang hasil akhirnya berupa informasi berupa data base mengenai hewan, kedua yaitu analisis teori, dengan pendekatan pustaka melalui buku, jurnal dan SAK, IFRS, IAS yang hasil berupa model pegnidentifikasian, pengelompokan dan penilaian binatang dan ketiga analisis rancangan yang hasil akhirnya adalah model laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia.
Diharapkan penerapan metode tersebut dapat menyelesaikan permasalahan penelitian ini, sehingga tujuan jangka panjang pada penelitian ini yaitu memberikan rekomendasi kebijakan dalam tiga hal, pertama yaitu penerapan PSAK 69 adaptasi dari IFRS 41 tentang aset biologis.
Kedua, penerapan PMK No.
247/PMK.
06/2014 tentang aset tetap dan ketiga yaitu penerapan UU No.
36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan,Dari hasil pengamatan diperoleh koleksi satwa sebanyak 38 satwa , yang masing - masing terdiri dari kelas aves sebanyak 20 jenis satwa, mamalia sebanyak 11 jenis satwa dan reptile sebanyak 7 jenis satwa, menurut UU No.
5 Tahun 1990 , PP No.
07 Tahun 1999 dan PP No 08 tahun 1999 sebanyak 21 satwa dilindungi sehingga nilai wajar satwa tidak dapat ditentukan, akan tetapi, satwa yang tidak dilindungi dan kategori cites appendix II sebanyak 10 satwa dapat ditentukan nilai wajar dapat ditentukan karena dapat diperdagangkan.

Related Results

PERANAN KEPOLISIAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MARAKNYA PERDAGANGAN SATWA LIAR DI WILAYAH HUKUM GRESIK JAWA TIMUR
PERANAN KEPOLISIAN DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MARAKNYA PERDAGANGAN SATWA LIAR DI WILAYAH HUKUM GRESIK JAWA TIMUR
Dewasa ini semakin banyak ditemukan perilaku dan tindakan anggota masyarakat yang meresahkan yang mengarah pada tindakan kejahatan, seperti: meningkatnya jumlah kejahatan terhadap ...
OPTIMALISASI PERAN PPNS BEA DAN CUKAI DALAM PENANGANAN PERKARA KEPABEANAN PERDAGANGAN SATWA DILINDUNGI
OPTIMALISASI PERAN PPNS BEA DAN CUKAI DALAM PENANGANAN PERKARA KEPABEANAN PERDAGANGAN SATWA DILINDUNGI
 ABSTRACT: The rise of illegal wildlife trade threatens Indonesia's biodiversity. This was compounded by the development of an increasingly organized and transnational mode of perp...
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan serbuk ban bekas sebagai bahan tambahan pada konstruksi jalan. Benda uji Kadar Aspal Optimum (KAO) masing-masing dibuat 3 b...
A REVIEW ON THE ASSOCIATION OF AAHAR WITH MENTAL HEALTH
A REVIEW ON THE ASSOCIATION OF AAHAR WITH MENTAL HEALTH
Nutrition is the gross term. It includes body nourishment and mind nourishment. Mind nourishment can be understood in two forms, i.e. good thoughts and good food. Good thoughts dep...
Biodiversitas Satwa Liar di Hutan Lembonah
Biodiversitas Satwa Liar di Hutan Lembonah
Hutan Lembonah adalah salah satu areal High Conservation Value Forest (HCVF) yang ada di areal perkebunan sawit PT. Borneo Surya Mining Jaya (PT. BSMJ). Arealnya seluas 340 ha kond...
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk,  NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
CHALLENGES FOR CONSERVATION OF SULAWESI CRESTED BLACK MACAQUE (Macaca nigra)
CHALLENGES FOR CONSERVATION OF SULAWESI CRESTED BLACK MACAQUE (Macaca nigra)
Macaca nigra (kera jambul hitam) adalah salah satu satwa endemik di Pulau Sulawesi yang populasinya di alam semakin berkurang. Menurunnya populasi satwa ini utamanya disebabkan ole...
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL DOKTER YANG DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL DOKTER YANG DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA
Masalah sebagai berikut bagaimanakah nilai-nilai pendidikan dalam novel Dokter Yang Dirindukan karya Asma Nadia ?. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh pendeskri...

Back to Top