Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efek Bunga Es Terhadap Kerja Evaporator Refrigerator

View through CrossRef
Mesin pendingin ialah rangkaian permesinan bantu untuk menghasilkan suhu dingin. Refrigerator mempunyai 4 komponen utama yaitu Compresor, Condensor, Expansi Valve, dan Evaporator. Refrigerator memiliki peranan yang penting yaitu untuk mengawetkan bahan makanan agar makanan dapat bertahan lebih lama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan teknik analisa data FISHBONE untuk menganalisa masalah dan menentukan strategi. Rumusan masalah dari penelitian adalah faktor penyebab kerja evaporator refrigerator menurun, dampak akibat kerja evaporator refrigerator menurun, upaya yang dilakukan untuk mengatasi kerja evaporator refrigerator menurun. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penyebab kerja evaporator refrigerator menurun adalah Oil Separator tidak bekerja dengan baik, gangguan pada dryer, penumpukan bunga es pada evaporator, pintu ruangan sering terbuka, dan sistem perawatan dan perbaikan tidak tepat waktu. Dampak yang ditimbulkan yaitu terjadinya minyak lumas masuk dalam sistem, lolosnya kotoran dan air kedalam sistem, menghambat proses penyerapan panas dan penguapan gas freon, banyak udara panas dari luar yang masuk dan timbul masalah baru pada mesin. Upaya yang dilakukan dengan menggunakan FISHBONE yaitu melakukan pembersihan pipa laluan di oil separator, mengganti filter dryer yang baru, melakukan defrosting, meminimalisirkan keluar masuk diruang pendingin dan pembuatan PMS sesuai jadwal dan waktunya sehingga evaporator dapat kembali bekerja dengan optimal dan dapat mencapai suhu yang diinginkan.
Title: Efek Bunga Es Terhadap Kerja Evaporator Refrigerator
Description:
Mesin pendingin ialah rangkaian permesinan bantu untuk menghasilkan suhu dingin.
Refrigerator mempunyai 4 komponen utama yaitu Compresor, Condensor, Expansi Valve, dan Evaporator.
Refrigerator memiliki peranan yang penting yaitu untuk mengawetkan bahan makanan agar makanan dapat bertahan lebih lama.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan teknik analisa data FISHBONE untuk menganalisa masalah dan menentukan strategi.
Rumusan masalah dari penelitian adalah faktor penyebab kerja evaporator refrigerator menurun, dampak akibat kerja evaporator refrigerator menurun, upaya yang dilakukan untuk mengatasi kerja evaporator refrigerator menurun.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penyebab kerja evaporator refrigerator menurun adalah Oil Separator tidak bekerja dengan baik, gangguan pada dryer, penumpukan bunga es pada evaporator, pintu ruangan sering terbuka, dan sistem perawatan dan perbaikan tidak tepat waktu.
Dampak yang ditimbulkan yaitu terjadinya minyak lumas masuk dalam sistem, lolosnya kotoran dan air kedalam sistem, menghambat proses penyerapan panas dan penguapan gas freon, banyak udara panas dari luar yang masuk dan timbul masalah baru pada mesin.
Upaya yang dilakukan dengan menggunakan FISHBONE yaitu melakukan pembersihan pipa laluan di oil separator, mengganti filter dryer yang baru, melakukan defrosting, meminimalisirkan keluar masuk diruang pendingin dan pembuatan PMS sesuai jadwal dan waktunya sehingga evaporator dapat kembali bekerja dengan optimal dan dapat mencapai suhu yang diinginkan.

Related Results

ENERGY AND EXERGY ANALYSIS OF A DOMESTIC REFRIGERATOR: APPROACHING A SUSTAINABLE REFRIGERATOR
ENERGY AND EXERGY ANALYSIS OF A DOMESTIC REFRIGERATOR: APPROACHING A SUSTAINABLE REFRIGERATOR
In the perspective of reducing the household energy consumption, current research in conventional refrigeration is concentrating on introducing innovative designs and enhances the...
Unjuk Kerja Evaporator Pada Mesin Pendingin Dengan Siklus Adsorpsi Menggunakan Energi Surya
Unjuk Kerja Evaporator Pada Mesin Pendingin Dengan Siklus Adsorpsi Menggunakan Energi Surya
Energy needs in Indonesia continue to increase every year. The largest use ofenergy is in the industrial sector, where its needs reach 42.12% of the totalnational energy needs. To ...
PERANAN SUASANA KERJA TERHADAP KEINGINAN PINDAH KERJA PADA KARYAWAN PT HASNUR JAYA UTAMA
PERANAN SUASANA KERJA TERHADAP KEINGINAN PINDAH KERJA PADA KARYAWAN PT HASNUR JAYA UTAMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peranan suasana kerja terhadap keinginan pindah kerja karyawan. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh karyawan PT. Hasnu...
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Efektifitas Kerja Dosen di AMIK Citra Buana Indonesia Sukabumi
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja dengan Efektifitas Kerja Dosen di AMIK Citra Buana Indonesia Sukabumi
Motivasi Kerja dan lingkungan kerja merupakan salah satu upaya manajemen dalam meningkatkan mutu pelayanan padamahasiswa, dengan diberikannya semangat, dorongan, yang kuat otomatis...
Exergy Analysis of a Domestic Refrigerator
Exergy Analysis of a Domestic Refrigerator
An energy and exergy thermodynamic analysis using EES program was done for a domestic refrigerator working with R-134a using vapor compression refrigeration cycle. The analysis dea...
Hubungan Suku Bunga Bank Indonesia dan Tingkat Bunga Penjaminan Terhadap Suku Bunga Perbankan
Hubungan Suku Bunga Bank Indonesia dan Tingkat Bunga Penjaminan Terhadap Suku Bunga Perbankan
Dalam rangka mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah,  Bank Indonesia melaksanakan kebijakan moneter. Salah satu alat penerapan kebijakan moneter Bank Indonesia adalah deng...

Back to Top