Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS GAYA BAHASA PERBANDINGAN DALAM NOVEL BIDADARI BERBISIK KARYA ASMA NADIA

View through CrossRef
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Bidadari Berbisik Karya Asma Nadia (2020). Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, atau bagian novel yang mengandung gaya bahasa perbandingan. Pengumpulan data menggunakan kajian kepustakaan. Adapun langkah-langkah pengumpulan data menggunakan teknik baca, catat, dan mengelompokkan data sesuai dengan jenis gaya bahasa perbandingan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis mengalir, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat tiga belas jenis gaya bahasa perbandingan, yaitu gaya bahasa metafora, personifikasi, alegori, simile, sinestesia, antonomasia, hipokorisme, litotes, sinekdoke, metonimia, hiperbola, eufimisme, dan simbolik. Ada empat jenis gaya bahasa perbandingan yang tidak ditemukan, yaitu gaya bahasa antropomorfisme, alusio, parifrasa, dan kiasmus. (2) Gaya bahasa perbandingan yang paling dominan ditemukan dalam novel ini adalah gaya bahasa hiperbola, sedangkan gaya bahasa perbandingan yang paling sedikit muncul yaitu gaya bahasa alegori, antonomasia, litotes, sinekdoke, dan eufimisme. Kata Kunci: gaya bahasa, perbandingan, novel ABSTRACT This research aims to describe the  style  of  comparative  language  in  the  novel Bidadari Berbisik by Asma Nadia. This research uses a qualitative approach. The source of this research data is the novel Bidadari Berbisik by Asma Nadia (2020). The data in this study was in the form of words, sentences, or parts of novels that contained a style of comparative language. Data collection using literature studies. The data collection steps use reading, recording, and grouping data according to the type of comparison language style. The data analysis techniques in this study use a flowing analysis model, namely data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal.  The results showed that  (1) there are thirteen  types  of comparative language styles, namely metaphorical language styles, personification, allegory, simile, synesthesia, antonomasia, hypocorism, litotes, synthdokes, metonimia, hyperbole, euphemism, and symbolic. There are four types of comparative language styles that are not found, namely anthropomorphic language styles, alusio, pariphrases, and kiasmus. (2) The most dominant style of comparative language found  in  the  novel  is  hyperbole  language  style,  while  the  least  applicable comparative   language   style   is   allegory   language   style,   antonomasia,   litotes, synthdoke, and euphemism. Keywords: language style, comparison, novel
Title: ANALISIS GAYA BAHASA PERBANDINGAN DALAM NOVEL BIDADARI BERBISIK KARYA ASMA NADIA
Description:
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan dalam novel Bidadari Berbisik karya Asma Nadia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Sumber data penelitian ini adalah novel Bidadari Berbisik Karya Asma Nadia (2020).
Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, atau bagian novel yang mengandung gaya bahasa perbandingan.
Pengumpulan data menggunakan kajian kepustakaan.
Adapun langkah-langkah pengumpulan data menggunakan teknik baca, catat, dan mengelompokkan data sesuai dengan jenis gaya bahasa perbandingan.
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis mengalir, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat tiga belas jenis gaya bahasa perbandingan, yaitu gaya bahasa metafora, personifikasi, alegori, simile, sinestesia, antonomasia, hipokorisme, litotes, sinekdoke, metonimia, hiperbola, eufimisme, dan simbolik.
Ada empat jenis gaya bahasa perbandingan yang tidak ditemukan, yaitu gaya bahasa antropomorfisme, alusio, parifrasa, dan kiasmus.
(2) Gaya bahasa perbandingan yang paling dominan ditemukan dalam novel ini adalah gaya bahasa hiperbola, sedangkan gaya bahasa perbandingan yang paling sedikit muncul yaitu gaya bahasa alegori, antonomasia, litotes, sinekdoke, dan eufimisme.
 Kata Kunci: gaya bahasa, perbandingan, novel ABSTRACT This research aims to describe the  style  of  comparative  language  in  the  novel Bidadari Berbisik by Asma Nadia.
This research uses a qualitative approach.
The source of this research data is the novel Bidadari Berbisik by Asma Nadia (2020).
The data in this study was in the form of words, sentences, or parts of novels that contained a style of comparative language.
Data collection using literature studies.
The data collection steps use reading, recording, and grouping data according to the type of comparison language style.
The data analysis techniques in this study use a flowing analysis model, namely data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal.
  The results showed that  (1) there are thirteen  types  of comparative language styles, namely metaphorical language styles, personification, allegory, simile, synesthesia, antonomasia, hypocorism, litotes, synthdokes, metonimia, hyperbole, euphemism, and symbolic.
There are four types of comparative language styles that are not found, namely anthropomorphic language styles, alusio, pariphrases, and kiasmus.
(2) The most dominant style of comparative language found  in  the  novel  is  hyperbole  language  style,  while  the  least  applicable comparative   language   style   is   allegory   language   style,   antonomasia,   litotes, synthdoke, and euphemism.
 Keywords: language style, comparison, novel.

Related Results

ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
Penggunaan Gaya Bahasa Pada Tuturan-Tuturan Mengenai Isu Politik Pada Youtube Mata Najwa
Penggunaan Gaya Bahasa Pada Tuturan-Tuturan Mengenai Isu Politik Pada Youtube Mata Najwa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan berbagai bentuk gaya bahasa yang digunakan oleh Najwa Shihab dalam video Youtube Mata Najwa. Melalui analisis data ya...
ANALISIS STILISTIKA NOVEL “API TAUHID” KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
ANALISIS STILISTIKA NOVEL “API TAUHID” KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemakaian gaya bahasa, keunikan diksi dan penggunaan citraan pada novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yang diterbitkan oleh Re...
GAYA BAHASA LOKALITAS MINANGKABAU DALAM NOVEL-NOVEL KARYA WISRAN HADI
GAYA BAHASA LOKALITAS MINANGKABAU DALAM NOVEL-NOVEL KARYA WISRAN HADI
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa lokalitas Minangkabau dalam novel-novel karya Wisran Hadi. Gaya bahasa yang dimaksud adalah retorik dan majas lokalitas Mina...
GAYA BAHASA MAJALAH NATIONAL GEOGRAPHIC INDONESIA EDISI JULI-DESEMBER 2018
GAYA BAHASA MAJALAH NATIONAL GEOGRAPHIC INDONESIA EDISI JULI-DESEMBER 2018
Gaya bahasa merupakan salah satu unsur yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas keindahan dalam sebuah tulisan. Penggunaan gaya bahasa yang terdapat dalam majalah juga mampu...
ANALISIS GAYA BAHASA SINDIRAN DALAM ALBUM S’NADA TRIO VOLUME 3 KARYA YUNUS GEA
ANALISIS GAYA BAHASA SINDIRAN DALAM ALBUM S’NADA TRIO VOLUME 3 KARYA YUNUS GEA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keunikan dengan penggunaan gaya bahasa terkhusus pada gaya bahasasindiran yang bernuansa kritik berupa sindiran terhadap orang tertentu ...
Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana
Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi Lalu Kau Karya Radhar Panca Dahana
Gaya bahasa merupakan karakteristik yang digunakan penulis untuk mengungkapkan sudut pandang dalam bentuk tulisan dengan menggunakan bahasa yang indah dan bermakna. Penelitian ini ...

Back to Top