Javascript must be enabled to continue!
Alat Deteksi Banjir untuk Mitigasi Risiko Bencana Banjir Desa Trangsan Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah
View through CrossRef
Banjir adalah peristiwa aliran air yang melimpah dan meluap ke daratan secara tiba-tiba, biasanya disebabkan oleh hujan lebat, pencairan salju yang cepat, atau kombinasi dari faktor-faktor alami dan manusia seperti drainase yang buruk, pembangunan perkotaan yang tidak terkendali, atau perubahan iklim. Berbagai metode telah dikembangkan dengan harapan dapat mengurangi kerusakan yang timbul akibat bencana banjir. Adanya bencana banjir di beberapa titik di dusun Teriklo, desa Trangsan telah mendorong pengembangan alat deteksi banjir untuk memberikan notifikasi awal kepada warga sebelum terjadi banjir. Pembuatan alat deteksi banjir diharapkan dapat mengurangi kerusakan akibat banjir di Dusun Teriklo, Desa Trangsan, Kabupaten Sukoharjo. Metode pembuatan alat melibatkan survei wilayah terdampak banjir untuk memberi gambaran awal desain alat, pengembangan alat yaitu proses pembuatan alat itu sendiri terdiri dari pembuatan perangkat keras dan perangkat lunak, dan sosialisasi alat kepada warga desa manfaat alat dan cara penggunaannya. Hasil pengabdian ini 1) menghasilkan alat deteksi banjir yang dapat memberikan notifikasi awal kepada warga sebelum terjadi banjir dan 2) mengurangi kerusakan jika terjadi banjir.
Title: Alat Deteksi Banjir untuk Mitigasi Risiko Bencana Banjir Desa Trangsan Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah
Description:
Banjir adalah peristiwa aliran air yang melimpah dan meluap ke daratan secara tiba-tiba, biasanya disebabkan oleh hujan lebat, pencairan salju yang cepat, atau kombinasi dari faktor-faktor alami dan manusia seperti drainase yang buruk, pembangunan perkotaan yang tidak terkendali, atau perubahan iklim.
Berbagai metode telah dikembangkan dengan harapan dapat mengurangi kerusakan yang timbul akibat bencana banjir.
Adanya bencana banjir di beberapa titik di dusun Teriklo, desa Trangsan telah mendorong pengembangan alat deteksi banjir untuk memberikan notifikasi awal kepada warga sebelum terjadi banjir.
Pembuatan alat deteksi banjir diharapkan dapat mengurangi kerusakan akibat banjir di Dusun Teriklo, Desa Trangsan, Kabupaten Sukoharjo.
Metode pembuatan alat melibatkan survei wilayah terdampak banjir untuk memberi gambaran awal desain alat, pengembangan alat yaitu proses pembuatan alat itu sendiri terdiri dari pembuatan perangkat keras dan perangkat lunak, dan sosialisasi alat kepada warga desa manfaat alat dan cara penggunaannya.
Hasil pengabdian ini 1) menghasilkan alat deteksi banjir yang dapat memberikan notifikasi awal kepada warga sebelum terjadi banjir dan 2) mengurangi kerusakan jika terjadi banjir.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh
Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi...
INDEKS RISIKO BENCANA PARIWISATA DAN KLASTER KABUPATEN KOTA JAWA BARAT BERBASIS DATA WISATA 2020–2024
INDEKS RISIKO BENCANA PARIWISATA DAN KLASTER KABUPATEN KOTA JAWA BARAT BERBASIS DATA WISATA 2020–2024
Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu destinasi utama pariwisata di Indonesia sekaligus wilayah dengan tingkat kejadian bencana yang tinggi. Namun, informasi risiko bencana yang...
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Tentang Mitigasi Bencana Desa Sekotong Tengah Menuju Desa Tangguh Bencana
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Tentang Mitigasi Bencana Desa Sekotong Tengah Menuju Desa Tangguh Bencana
Bencana diartikan sebagai peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan menganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia s...
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Pemanfaatan Ruang Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan
Indonesia memiliki kondisi topografi yang beragam dan beriklim tropis dengan intensitas curah hujan yang tinggi sehingga rentan terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir....
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
PEMAHAMAN MENEJEMEN BENCANA SISWA SMP DI KABUPATEN SLEMAN
Strategi penanggulangan bencana akan dapat berjalan dengan efektif apabila penduduk mempunyai pemahaman yang memadai mengenai menejemen dan mitigasi bencana. Wilayah Kabupaten Slem...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
<p><span>Tari <span><em>Bedhaya Sukoharjo </em><span>garap padat merupakan bentuk tari <span><em>bedhaya </em><span>yang...

