Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Permen Lunak (Soft Candy)

View through CrossRef
Abstract Dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) can provide health benefits to the human body as an antidote to free radicals, besides that, the fruit also has solid waste in the form of skin. Dragon fruit peel waste is usually only thrown away as waste that has little economic value. Soft candy is a food that is really liked by children with its attractive color appearance. The purpose of this service is to determine the prospects for using dragon fruit peel as a basic ingredient for making soft candy in improving business for the people of Ngetal village, Pogalan subdistrict. The target of this service is also aimed at the students of the Nuruttaqwa Islamic Boarding School in forming an attitude of independence in terms of talent interests. The process of making this soft candy includes cooking, pouring, coating with sugar, adding gelatin and packaging. The benefits that can be obtained from this service are increasing creativity in the business sector. To process dragon fruit peel waste into a natural dye base for making soft candy, it can reduce dragon fruit peel waste in the environment and increase the entrepreneurial spirit. Keywords: Dragon Fruit Skin Waste, Soft candy, Entrepreneurship. Abstrak Buah naga (Hylocereus polyrhizus) dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia sebagai penangkal radikal bebas, di samping itu buah tersebut juga memiliki limbah padat berupa kulit. Limbah kulit buah naga biasanya hanya dibuang sebagai sampah yang kurang bernilai ekonomis. Soft candy merupakan salah satu makanan yang sangat disukai oleh anak-anak dengan tampilan warna yang menarik. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui prospek pemanfaatan kulit buah naga sebagai bahan dasar pembuatan soft candy dalam meningkatkan usaha bagi masyarakat desa Ngetal kecamatan Pogalan. Sasaran pengabdian ini juga tertuju pada para santri Pondok Pesantren Nuruttaqwa dalam membentuk sikap kemandirian dalam hal minat bakat. Proses pembuatan permen lunak ini meliputi pemasakan, penuangan, pelapisan dengan gula, penambahan gelatin dan pengemasan. Keuntungan yang dapat diperoleh dari pengabdian ini yaitu meningkatkan kreativitas dalam bidang usaha. Untuk mengolah limbah kulit buah naga menjadi bahan dasar pewarna alami pembuatan soft candy, dapat mengurangi limbah kulit buah naga di lingkungan dan meningkatkan jiwa kewirausahaan. Keywords: Limbah Kulit Buah Naga, Permen Lunak, Kewirausahaan.
Title: Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Permen Lunak (Soft Candy)
Description:
Abstract Dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) can provide health benefits to the human body as an antidote to free radicals, besides that, the fruit also has solid waste in the form of skin.
Dragon fruit peel waste is usually only thrown away as waste that has little economic value.
Soft candy is a food that is really liked by children with its attractive color appearance.
The purpose of this service is to determine the prospects for using dragon fruit peel as a basic ingredient for making soft candy in improving business for the people of Ngetal village, Pogalan subdistrict.
The target of this service is also aimed at the students of the Nuruttaqwa Islamic Boarding School in forming an attitude of independence in terms of talent interests.
The process of making this soft candy includes cooking, pouring, coating with sugar, adding gelatin and packaging.
The benefits that can be obtained from this service are increasing creativity in the business sector.
To process dragon fruit peel waste into a natural dye base for making soft candy, it can reduce dragon fruit peel waste in the environment and increase the entrepreneurial spirit.
Keywords: Dragon Fruit Skin Waste, Soft candy, Entrepreneurship.
Abstrak Buah naga (Hylocereus polyrhizus) dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh manusia sebagai penangkal radikal bebas, di samping itu buah tersebut juga memiliki limbah padat berupa kulit.
Limbah kulit buah naga biasanya hanya dibuang sebagai sampah yang kurang bernilai ekonomis.
Soft candy merupakan salah satu makanan yang sangat disukai oleh anak-anak dengan tampilan warna yang menarik.
Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui prospek pemanfaatan kulit buah naga sebagai bahan dasar pembuatan soft candy dalam meningkatkan usaha bagi masyarakat desa Ngetal kecamatan Pogalan.
Sasaran pengabdian ini juga tertuju pada para santri Pondok Pesantren Nuruttaqwa dalam membentuk sikap kemandirian dalam hal minat bakat.
Proses pembuatan permen lunak ini meliputi pemasakan, penuangan, pelapisan dengan gula, penambahan gelatin dan pengemasan.
Keuntungan yang dapat diperoleh dari pengabdian ini yaitu meningkatkan kreativitas dalam bidang usaha.
Untuk mengolah limbah kulit buah naga menjadi bahan dasar pewarna alami pembuatan soft candy, dapat mengurangi limbah kulit buah naga di lingkungan dan meningkatkan jiwa kewirausahaan.
Keywords: Limbah Kulit Buah Naga, Permen Lunak, Kewirausahaan.

Related Results

UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan umur simpan dan daya terima permen jelly yang dibuat dari ekstrak daging buah naga merah dan ekstrak kulit buah naga merah. Me...
Kajian proporsi rumput laut dan kulit buah naga terhadap mutu permen jelly
Kajian proporsi rumput laut dan kulit buah naga terhadap mutu permen jelly
Tubuh kita bisa mengalami kenaikan berat badan akibat kurang serat. Berdasarkan Riskesdas (2013) proporsi penduduk ≥ 10 tahun yang kurang makan sayur dan buah adalah 93,5%. Rumpu...
Shabrina Devinta Poetry
Shabrina Devinta Poetry
Limbah merupakan suatu barang atau zat yang akan dibuang setelah digunakan atau bisa juga disebut sebagai “ampas” dari suatu produk yang tidak dapat digunakan lagi dan akhirnya aka...
Candy and Sweets
Candy and Sweets
[This is an advance summary of a forthcoming article in the Oxford Research Encyclopedia of Food Studies. Please check back later for the full article.] ...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
FORMULASI SABUN MANDI PADAT DARI EKSTRAK LIMBAH KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Costaricensis)
FORMULASI SABUN MANDI PADAT DARI EKSTRAK LIMBAH KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Costaricensis)
ABSTRAK Kulit yang bersih, sehat merupakan dambaan hampir semua wanita. Semakin bertambahnya usia kulit cenderung semakin tidak sehat dan kusam. Antioksidan merupakan “pema...
EVALUASI SEDIAAN HARD CANDY SARI BUAH NANAS (Ananas comosus L.) SEBAGAI NUTRASETIKAL
EVALUASI SEDIAAN HARD CANDY SARI BUAH NANAS (Ananas comosus L.) SEBAGAI NUTRASETIKAL
Permen (candy) memiliki cita rasa manis dan segar yang membuat hampir seluruh masyarakat menyukainya mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Permen menurut jenisnya dua yaitu per...
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga Sebagai Keripik Untuk Wirausaha Kreatif Yang Kekinian
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga Sebagai Keripik Untuk Wirausaha Kreatif Yang Kekinian
ABSTRAK Saat ini limbah masih menjadi problema lingkungan yang sulit untuk dipecahkan. Salah satu limbah yang menumpuk dan berakhir di TPAS adalah kulit buah naga. Limbah kulit bu...

Back to Top