Javascript must be enabled to continue!
CITRA PEREMPUAN PADA TOKOH ALINA SUHITA DALAM NOVEL “HATI SUHITA” KARYA KHILMA ANIS DENGAN KAJIAN FEMINISME
View through CrossRef
Research on the representation of women in contemporary literature has become increasingly important in line with the development of feminist discourse, which highlights shifts in the roles and positions of women in society. This study aims to analyze the image of women in the novel Hati Suhita by Khilma Anis (2019) using a feminist approach based on Sugihastuti’s theory, which categorizes the representation of women into three dimensions: physical, psychological, and social aspects. The method used is descriptive qualitative, with data analysis conducted through examining textual excerpts that represent the main character, Alina Suhita. The findings show that Suhita is portrayed as a woman who fulfills Javanese aesthetic standards in terms of physical appearance and simultaneously faces reproductive expectations and pressure. Psychologically, she demonstrates strength through patience, self-confidence, and responsibility. Socially, she is depicted as an independent woman who is able to balance domestic and public roles, including leadership within an Islamic boarding school environment. These findings reflect a transformation in the representation of Indonesian women from the traditional stereotype of kanca wingking toward a figure who is empowered, intellectually capable, and plays a strategic role in social spaces. This study is expected to contribute to the development of feminist literary studies and serve as a reference for teaching literary appreciation in education.
Penelitian mengenai citra perempuan dalam sastra kontemporer menjadi penting dilakukan seiring dengan berkembangnya wacana feminisme yang menyoroti pergeseran peran dan posisi perempuan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis citra perempuan dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis (2019) dengan menggunakan pendekatan feminisme melalui teori Sugihastuti yang membagi citra diri perempuan ke dalam dimensi fisik, psikis, dan sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data berupa kajian terhadap kutipan-kutipan yang merepresentasikan tokoh utama Alina Suhita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Suhita digambarkan sebagai perempuan yang memenuhi standar estetika Jawa secara fisik serta menghadapi tekanan terkait reproduksi. Secara psikis, Suhita menunjukkan kekuatan melalui sikap sabar, percaya diri, dan tanggung jawab. Sementara itu, secara sosial, ia tampil sebagai perempuan mandiri yang mampu menyeimbangkan peran domestik dan publik, termasuk dalam kepemimpinan di lingkungan pesantren. Temuan ini mencerminkan transformasi citra perempuan Indonesia dari stereotip tradisional “kanca wingking” menuju sosok yang berdaya, berintelektual, dan memiliki peran strategis dalam ruang sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian feminisme dalam sastra serta menjadi referensi dalam pembelajaran apresiasi sastra di dunia pendidikan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: CITRA PEREMPUAN PADA TOKOH ALINA SUHITA DALAM NOVEL “HATI SUHITA” KARYA KHILMA ANIS DENGAN KAJIAN FEMINISME
Description:
Research on the representation of women in contemporary literature has become increasingly important in line with the development of feminist discourse, which highlights shifts in the roles and positions of women in society.
This study aims to analyze the image of women in the novel Hati Suhita by Khilma Anis (2019) using a feminist approach based on Sugihastuti’s theory, which categorizes the representation of women into three dimensions: physical, psychological, and social aspects.
The method used is descriptive qualitative, with data analysis conducted through examining textual excerpts that represent the main character, Alina Suhita.
The findings show that Suhita is portrayed as a woman who fulfills Javanese aesthetic standards in terms of physical appearance and simultaneously faces reproductive expectations and pressure.
Psychologically, she demonstrates strength through patience, self-confidence, and responsibility.
Socially, she is depicted as an independent woman who is able to balance domestic and public roles, including leadership within an Islamic boarding school environment.
These findings reflect a transformation in the representation of Indonesian women from the traditional stereotype of kanca wingking toward a figure who is empowered, intellectually capable, and plays a strategic role in social spaces.
This study is expected to contribute to the development of feminist literary studies and serve as a reference for teaching literary appreciation in education.
Penelitian mengenai citra perempuan dalam sastra kontemporer menjadi penting dilakukan seiring dengan berkembangnya wacana feminisme yang menyoroti pergeseran peran dan posisi perempuan dalam masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis citra perempuan dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis (2019) dengan menggunakan pendekatan feminisme melalui teori Sugihastuti yang membagi citra diri perempuan ke dalam dimensi fisik, psikis, dan sosial.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data berupa kajian terhadap kutipan-kutipan yang merepresentasikan tokoh utama Alina Suhita.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Suhita digambarkan sebagai perempuan yang memenuhi standar estetika Jawa secara fisik serta menghadapi tekanan terkait reproduksi.
Secara psikis, Suhita menunjukkan kekuatan melalui sikap sabar, percaya diri, dan tanggung jawab.
Sementara itu, secara sosial, ia tampil sebagai perempuan mandiri yang mampu menyeimbangkan peran domestik dan publik, termasuk dalam kepemimpinan di lingkungan pesantren.
Temuan ini mencerminkan transformasi citra perempuan Indonesia dari stereotip tradisional “kanca wingking” menuju sosok yang berdaya, berintelektual, dan memiliki peran strategis dalam ruang sosial.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian feminisme dalam sastra serta menjadi referensi dalam pembelajaran apresiasi sastra di dunia pendidikan.
Related Results
Moral Wewayangan pada Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
Moral Wewayangan pada Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
AbstractWhen writing a literary work, it is closely related to culture. Therefore, it is not uncommon for authors to incorporate cultural elements into the literary works they crea...
Psikologi Tokoh Alina Suhita dalam Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
Psikologi Tokoh Alina Suhita dalam Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
Novel merupakan karya sastra naratif yang menyajikan gambaran kehidupan yang dibawakan melalui tokoh. Fenomena kajian psikologi menjadi kajian yang menarik karena dapat mengungka...
IDENTITAS SASTRA PESANTREN PADA NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS
IDENTITAS SASTRA PESANTREN PADA NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS
A beauty can be created from various forms, one of which is the beauty that is created in the form of writing, namely literary works. A literary work that has the value of beauty, ...
Transformasi Unsur Instrinsik Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis ke Film Hati Suhita (Kajian Ekranisasi)
Transformasi Unsur Instrinsik Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis ke Film Hati Suhita (Kajian Ekranisasi)
Dengan ini penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif meneliti transformasi novel ke film “Hati Suhita.†Dalam penelitian ini berisi kutipan-kutipan data untu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
REPRESENTASI PESANTREN DALAM NOVEL KARYA PEREMPUAN PENULIS INDONESIA
REPRESENTASI PESANTREN DALAM NOVEL KARYA PEREMPUAN PENULIS INDONESIA
Pesantren's life is a topic that is often raised in Indonesian literature. The topic of pesantren is not only written by men but also seen in women's works. This study focuses on I...
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
Abstract : Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana karakter tokoh dalam novel “Sogi karya Faika Burhan?”Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Sog...
Proses Resepsi Pembaca terhadap Hati Suhita di Kalangan Pesantren
Proses Resepsi Pembaca terhadap Hati Suhita di Kalangan Pesantren
Dengan pendekatan kualitatif sosiologis penelitian ini meneliti Hati Suhita yang merupakan novel dengan pembaca lintas kalangan. Kalangan pesantren menjadi salah satu kalangan yang...

