Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTITAS SASTRA PESANTREN PADA NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS

View through CrossRef
A beauty can be created from various forms, one of which is the beauty that is created in the form of writing, namely literary works. A literary work that has the value of beauty, entertainment, and ideal ideas in writing is a novel. Novel is a literary work which is also known as fiction. Pesantren is an important part of Nusantara Islam. Islamic boarding schools must be able to compete in development when dealing with the process of globalization aiming to provide a collective anchor for change without losing its identity. So, it is necessary to explore or search for the characteristics or identity of the pesantren contained in Islamic boarding school literature, one of which is through a novel. The novel Hati Suhita by Khilma Anis provides an overview of life in Islamic boarding schools as well as relates it to Javanese traditions. The purpose of this study was to determine the literary identity of the pesantren contained in the novel Hati Suhita. This study uses a qualitative descriptive method, data analysis techniques use the listen and note method, and the data collection method uses library techniques. Through the novel Hati Suhita, twelve points were found that became the literary identity of the pesantren, namely kiai and bu nyai, Islamic boarding schools, santri, Kitab kuning, sima'an, karomah, pilgrimage to the grave, muthola'ah, tabarrukan, sowan, mature tens, and writers. from the pesantren.   Sebuah keindahan dapat diciptakan dari berbagai bentuk, salah satunya keindahan yang tercipta dalam bentuk tulisan yaitu karya sastra. Karya sastra yang mempunyai nilai keindahan, hiburan, dan gagasan ideal dalam sebuah tulisan ialah novel. Novel ialah karya sastra yang juga disebut dengan fiksi. Pesantren merupakan sebuah bagian penting Islam Nusantara. Pesantren harus mampu bersaing dalam perkembangan ketika berhadapan dengan proses globalisasi bertujuan untuk memberikan jangkar kolektif dalam perubahan tanpa kehilangan jati dirinya. Maka, diperlukan penggalian atau pencarian ciri khas atau identitas pesantren yang terdapat dalam sastra pesantren, salah satunya melalui sebuah novel. Novel Hati Suhita karya Khilma Anis memberikan gambaran tentang kehidupan di pondok pesantren sekaligus mengaitkan dengan tradisi-tradisi Jawa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui identitas sastra pesantren yang terdapat di dalam novel Hati Suhita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik analisis data menggunakan metode simak dan catat, dan Metode pengumpulan data menggunakan teknik pustaka. Lewat novel Hati Suhita, ditemukan dua belas poin yang menjadi identitas sastra pesantren, yaitu kiai dan bu nyai, pondok pesantren, santri, kitab kuning, sima’an, karomah, ziarah kubur, muthola’ah, tabarrukan, sowan, matangpuluhan, dan penulis dari kalangan pesantren.
Title: IDENTITAS SASTRA PESANTREN PADA NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS
Description:
A beauty can be created from various forms, one of which is the beauty that is created in the form of writing, namely literary works.
A literary work that has the value of beauty, entertainment, and ideal ideas in writing is a novel.
Novel is a literary work which is also known as fiction.
Pesantren is an important part of Nusantara Islam.
Islamic boarding schools must be able to compete in development when dealing with the process of globalization aiming to provide a collective anchor for change without losing its identity.
So, it is necessary to explore or search for the characteristics or identity of the pesantren contained in Islamic boarding school literature, one of which is through a novel.
The novel Hati Suhita by Khilma Anis provides an overview of life in Islamic boarding schools as well as relates it to Javanese traditions.
The purpose of this study was to determine the literary identity of the pesantren contained in the novel Hati Suhita.
This study uses a qualitative descriptive method, data analysis techniques use the listen and note method, and the data collection method uses library techniques.
Through the novel Hati Suhita, twelve points were found that became the literary identity of the pesantren, namely kiai and bu nyai, Islamic boarding schools, santri, Kitab kuning, sima'an, karomah, pilgrimage to the grave, muthola'ah, tabarrukan, sowan, mature tens, and writers.
from the pesantren.
  Sebuah keindahan dapat diciptakan dari berbagai bentuk, salah satunya keindahan yang tercipta dalam bentuk tulisan yaitu karya sastra.
Karya sastra yang mempunyai nilai keindahan, hiburan, dan gagasan ideal dalam sebuah tulisan ialah novel.
Novel ialah karya sastra yang juga disebut dengan fiksi.
Pesantren merupakan sebuah bagian penting Islam Nusantara.
Pesantren harus mampu bersaing dalam perkembangan ketika berhadapan dengan proses globalisasi bertujuan untuk memberikan jangkar kolektif dalam perubahan tanpa kehilangan jati dirinya.
Maka, diperlukan penggalian atau pencarian ciri khas atau identitas pesantren yang terdapat dalam sastra pesantren, salah satunya melalui sebuah novel.
Novel Hati Suhita karya Khilma Anis memberikan gambaran tentang kehidupan di pondok pesantren sekaligus mengaitkan dengan tradisi-tradisi Jawa.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui identitas sastra pesantren yang terdapat di dalam novel Hati Suhita.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik analisis data menggunakan metode simak dan catat, dan Metode pengumpulan data menggunakan teknik pustaka.
Lewat novel Hati Suhita, ditemukan dua belas poin yang menjadi identitas sastra pesantren, yaitu kiai dan bu nyai, pondok pesantren, santri, kitab kuning, sima’an, karomah, ziarah kubur, muthola’ah, tabarrukan, sowan, matangpuluhan, dan penulis dari kalangan pesantren.

Related Results

Moral Wewayangan pada Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
Moral Wewayangan pada Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
AbstractWhen writing a literary work, it is closely related to culture. Therefore, it is not uncommon for authors to incorporate cultural elements into the literary works they crea...
REPRESENTASI PESANTREN DALAM NOVEL KARYA PEREMPUAN PENULIS INDONESIA
REPRESENTASI PESANTREN DALAM NOVEL KARYA PEREMPUAN PENULIS INDONESIA
Pesantren's life is a topic that is often raised in Indonesian literature. The topic of pesantren is not only written by men but also seen in women's works. This study focuses on I...
CITRA PEREMPUAN PADA TOKOH ALINA SUHITA DALAM NOVEL “HATI SUHITA” KARYA KHILMA ANIS DENGAN KAJIAN FEMINISME
CITRA PEREMPUAN PADA TOKOH ALINA SUHITA DALAM NOVEL “HATI SUHITA” KARYA KHILMA ANIS DENGAN KAJIAN FEMINISME
Research on the representation of women in contemporary literature has become increasingly important in line with the development of feminist discourse, which highlights shifts in ...
Transformasi Unsur Instrinsik Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis ke Film Hati Suhita (Kajian Ekranisasi)
Transformasi Unsur Instrinsik Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis ke Film Hati Suhita (Kajian Ekranisasi)
Dengan ini penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif meneliti transformasi novel ke film “Hati Suhita.” Dalam penelitian ini berisi kutipan-kutipan data untu...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS
ABSTRAK: Novel sebagai sebuah karya sastra selalu mengandung nilai-nilai yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca. Melalui nilai-nilai tersebut diharapkan para pembaca dapa...
Psikologi Tokoh Alina Suhita dalam Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
Psikologi Tokoh Alina Suhita dalam Novel Hati Suhita Karya Khilma Anis
Novel merupakan karya sastra naratif yang menyajikan gambaran kehidupan yang  dibawakan melalui tokoh. Fenomena kajian psikologi menjadi kajian yang menarik karena dapat  mengungka...
Proses Resepsi Pembaca terhadap Hati Suhita di Kalangan Pesantren
Proses Resepsi Pembaca terhadap Hati Suhita di Kalangan Pesantren
Dengan pendekatan kualitatif sosiologis penelitian ini meneliti Hati Suhita yang merupakan novel dengan pembaca lintas kalangan. Kalangan pesantren menjadi salah satu kalangan yang...
unsur kebudayaan dalam novel hati suhita karya khilma anis dengan pendekatan mimetik
unsur kebudayaan dalam novel hati suhita karya khilma anis dengan pendekatan mimetik
Penelitian ini mengangkat permasalahan kehidupan para tokoh dan lingkungan pesantren dalam novel “Hati Suhita” karya Khilma Anis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskrips...

Back to Top