Javascript must be enabled to continue!
VARIASI PERBEDAAN JUMLAH DENYUT NADI PENYELAM TRADISIONALPADA SIMULASI PENYELAMAN
View through CrossRef
Abstract: Human dive response aims to conserve oxygen. Direct contact of the water on the forehead, eyes and nose is a strong stimulus for which is innervated by the trigeminal nerve stimulation causes inhibition against respiratory and vasomotor centers and the activation of cardiac vagal motoneuron. The cardiovascular response that causes a decrease in the heart rate and vasoconstriction Facial cold receptors more strongly activated by low water temperature (10 – 150C). The specific objective of this study was to analyze differences in pulse number of healthy male traditional diver before, while, and after simulated dives. This research is an experimental study with 20 analytical samples are housed in Malalayang 2 Data were analyzed using SPSS and Test T. The results of this study found the number of pulses during a breath hold and facial immersion in cold water was significantly lower than that before doing the activity (p = 0.0001) with 17.1±10.2 difference. The number after the pulse raised face of the water was significantly higher than the current hold your breath and facial immersion in cold water (p = 0.0001), with the difference in the amount of as much as 16.6±10.8 pulse. Conclusion : there are significant difference (p = 0.0001) number of pulses in healthy male traditional divers during the interim before and after the while doing simulations hold your breath and dive with facial immersion in cold water. . Keywords : Pulse, Traditional Diving Abstrak.Respon penyelaman manusia bertujuan untuk menghemat oksigen.Kontak langsung terhadap air pada dahi, mata dan hidung merupakan stimulus kuat karena dipersarafi oleh nervus trigeminus dimana stimulasi terhadapnya menyebabkan penghambatan pernafasan dan pengaktifan pusat vasomotor dan motoneuron vagal jantung.Respon kardiovaskuler ini yang menyebabkan penurunan denyut jantung dan terjadinya vasokontriksi.Reseptor dingin wajah lebih kuat teraktivasi dengan air temperatur rendah (10-150C).Tujuan khusus penelitian ini adalah menganalisa perbedaan jumlah denyut nadi laki-laki sehat penyelam tradisional sebelum, sementara, dan sesudah simulasi penyelaman.Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik eksperimental dengan 20 sampel yang bertempat di Malalayang 2. Data dianalisis dengan menggunakanSPSS dan Uji T. Hasil penelitian ini didapatkan jumlah denyut nadi saat melakukan tahan napas dan perendaman wajah dalam air dingin secara bermakna lebih rendah dibandingkan dengan sebelum melakukan kegiatan tersebut (p=0,0001) dengan perbedaan sebanyak 17,1+10,2. Jumlah denyut nadi sesudah wajah diangkat dari dalam air bermakna lebih tinggi daripada saat tahan napas dan perendaman wajah dalam air dingin (p=0,0001), dengan perbedaan jumlah denyut nadi sebanyak 16,6+10,8. Simpulan: ada perbedaan bermakna (p=0,0001) jumlah denyut nadi pada laki-laki sehat penyelam tradisional pada saat sebelum dengan sementara dan sesudah dengan sementara melakukan simulasi penyelaman dengan tahan napas dan perendaman wajah dalam air dingin. Kata Kunci: Denyut Nadi, Penyelaman Tradisional.
Title: VARIASI PERBEDAAN JUMLAH DENYUT NADI PENYELAM TRADISIONALPADA SIMULASI PENYELAMAN
Description:
Abstract: Human dive response aims to conserve oxygen.
Direct contact of the water on the forehead, eyes and nose is a strong stimulus for which is innervated by the trigeminal nerve stimulation causes inhibition against respiratory and vasomotor centers and the activation of cardiac vagal motoneuron.
The cardiovascular response that causes a decrease in the heart rate and vasoconstriction Facial cold receptors more strongly activated by low water temperature (10 – 150C).
The specific objective of this study was to analyze differences in pulse number of healthy male traditional diver before, while, and after simulated dives.
This research is an experimental study with 20 analytical samples are housed in Malalayang 2 Data were analyzed using SPSS and Test T.
The results of this study found the number of pulses during a breath hold and facial immersion in cold water was significantly lower than that before doing the activity (p = 0.
0001) with 17.
1±10.
2 difference.
The number after the pulse raised face of the water was significantly higher than the current hold your breath and facial immersion in cold water (p = 0.
0001), with the difference in the amount of as much as 16.
6±10.
8 pulse.
Conclusion : there are significant difference (p = 0.
0001) number of pulses in healthy male traditional divers during the interim before and after the while doing simulations hold your breath and dive with facial immersion in cold water.
.
Keywords : Pulse, Traditional Diving Abstrak.
Respon penyelaman manusia bertujuan untuk menghemat oksigen.
Kontak langsung terhadap air pada dahi, mata dan hidung merupakan stimulus kuat karena dipersarafi oleh nervus trigeminus dimana stimulasi terhadapnya menyebabkan penghambatan pernafasan dan pengaktifan pusat vasomotor dan motoneuron vagal jantung.
Respon kardiovaskuler ini yang menyebabkan penurunan denyut jantung dan terjadinya vasokontriksi.
Reseptor dingin wajah lebih kuat teraktivasi dengan air temperatur rendah (10-150C).
Tujuan khusus penelitian ini adalah menganalisa perbedaan jumlah denyut nadi laki-laki sehat penyelam tradisional sebelum, sementara, dan sesudah simulasi penyelaman.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik eksperimental dengan 20 sampel yang bertempat di Malalayang 2.
Data dianalisis dengan menggunakanSPSS dan Uji T.
Hasil penelitian ini didapatkan jumlah denyut nadi saat melakukan tahan napas dan perendaman wajah dalam air dingin secara bermakna lebih rendah dibandingkan dengan sebelum melakukan kegiatan tersebut (p=0,0001) dengan perbedaan sebanyak 17,1+10,2.
Jumlah denyut nadi sesudah wajah diangkat dari dalam air bermakna lebih tinggi daripada saat tahan napas dan perendaman wajah dalam air dingin (p=0,0001), dengan perbedaan jumlah denyut nadi sebanyak 16,6+10,8.
Simpulan: ada perbedaan bermakna (p=0,0001) jumlah denyut nadi pada laki-laki sehat penyelam tradisional pada saat sebelum dengan sementara dan sesudah dengan sementara melakukan simulasi penyelaman dengan tahan napas dan perendaman wajah dalam air dingin.
Kata Kunci: Denyut Nadi, Penyelaman Tradisional.
Related Results
PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI OLAHRAGA SENAM DAN SOSIALISASI KESEHATAN
PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MELALUI OLAHRAGA SENAM DAN SOSIALISASI KESEHATAN
Latihan aerobik adalah latihan yang menuntut oksigen tanpa menimbulkan hutang oksigen yang tidak terbayar. Latihan ini disebut juga sebagai general endurance, sehingga dapat dikemu...
Efek Posisi Tubuh Setelah Berlatih Terhadap Masa Pemulihan
Efek Posisi Tubuh Setelah Berlatih Terhadap Masa Pemulihan
Latihan fisik memiliki konsekwensi yang cukup besar terhadap perubahan sistem anatomi dan fisiologi tubuh seorang atlet. Perubahan yang paling besar dan langsung terjadi adalah pad...
MODEL PERMAINAN UNTUK PEMANASAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
MODEL PERMAINAN UNTUK PEMANASAN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode ADDIE yaitu. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama yang terdiri dari 60 siswa....
GAMBARAN DENYUT NADI PADA PEMAIN MUSIK DI TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN DENYUT NADI PADA PEMAIN MUSIK DI TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Music is a multidiscipline coordination of human mental physical action. Playing music will cause a variety of physiological reactions in the body. Systems in the human b...
Pengaruh Senam Bhineka Tunggal Ika terhadap Denyut Nadi Istirahat
Pengaruh Senam Bhineka Tunggal Ika terhadap Denyut Nadi Istirahat
Era pandemi Covid-19 di Indonesia dimulai pada bulan awal maret 2020, dimana masa pandemi ini masyarakat diharapkan mempunyai daya tahan tubuh/imunitas yang baik guna melawan virus...
Gambaran Gangguan Pendengaran Pada Penyelam
Gambaran Gangguan Pendengaran Pada Penyelam
Abstract: Hearing loss is the inability to hear sounds in one or both ears. Being a diver carries a high risk of harm, which can lead to hearing loss. This study aimed to determin...
Perbandingan Tanggapan Kardiovaskular dan Kemudahan Intubasi dengan Menggunakan Laringoskop McCoy dan Macintosh pada Ras Melayu di Indonesia
Perbandingan Tanggapan Kardiovaskular dan Kemudahan Intubasi dengan Menggunakan Laringoskop McCoy dan Macintosh pada Ras Melayu di Indonesia
Latar Belakang : Intubasi endotrakeal dan laringoskopi direk merupakan standar baku emas dalam tatalaksana jalan nafas baik pada keadaan gawat darurat ataupun tidak. Peningkatan ta...

