Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efek Posisi Tubuh Setelah Berlatih Terhadap Masa Pemulihan

View through CrossRef
Latihan fisik memiliki konsekwensi yang cukup besar terhadap perubahan sistem anatomi dan fisiologi tubuh seorang atlet. Perubahan yang paling besar dan langsung terjadi adalah pada perubahan ritme denyut nadi sebelum, saat dan setelah melaksanakan aktifititas fisik olahraga. denyut nadi pemulihan adalah salah satu contoh perubahan yang sangat jelas setelah melakukan aktifitas fisik olahraga. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perubahan denyut nadi pemulihan dengan proses penghitungan yang berbeda yaitu berdiri, duduk dan tidur. 12 lelaki dewasa umur kurang lebih 19 tahun mengikuti penelitian ini, mereka dibagi menjadi tiga kelompok pengukuran denyut nadi. Seluruh sampel akan melakukan prosedur tes naik turun tanggan menggunakan protokol YMCA step test. Setelah melakukan protokol tes semua sampel akan dihitung denyut nadi pemulihan setelah 3 menit istirahat. Dari hasil penelitian didapat prosentase penurunan denyut nadi pemulihan setelah istirahat 3 menit adalah dengan pengukuran posisi berdiri sebesar 28.9%, posisi duduk 31.7% dan pada posisi tidur 34.4%. kesimpulan pada penelitian ini adalah posisi tubuh saat pengukuran denyut nadi memiliki kontribusi yang berbeda-beda dimana proses pemulihan dengan tidur terlentang memiliki prosentase tertinggi dalam menurunkan denyut nadi.
Title: Efek Posisi Tubuh Setelah Berlatih Terhadap Masa Pemulihan
Description:
Latihan fisik memiliki konsekwensi yang cukup besar terhadap perubahan sistem anatomi dan fisiologi tubuh seorang atlet.
Perubahan yang paling besar dan langsung terjadi adalah pada perubahan ritme denyut nadi sebelum, saat dan setelah melaksanakan aktifititas fisik olahraga.
denyut nadi pemulihan adalah salah satu contoh perubahan yang sangat jelas setelah melakukan aktifitas fisik olahraga.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perubahan denyut nadi pemulihan dengan proses penghitungan yang berbeda yaitu berdiri, duduk dan tidur.
12 lelaki dewasa umur kurang lebih 19 tahun mengikuti penelitian ini, mereka dibagi menjadi tiga kelompok pengukuran denyut nadi.
Seluruh sampel akan melakukan prosedur tes naik turun tanggan menggunakan protokol YMCA step test.
Setelah melakukan protokol tes semua sampel akan dihitung denyut nadi pemulihan setelah 3 menit istirahat.
Dari hasil penelitian didapat prosentase penurunan denyut nadi pemulihan setelah istirahat 3 menit adalah dengan pengukuran posisi berdiri sebesar 28.
9%, posisi duduk 31.
7% dan pada posisi tidur 34.
4%.
kesimpulan pada penelitian ini adalah posisi tubuh saat pengukuran denyut nadi memiliki kontribusi yang berbeda-beda dimana proses pemulihan dengan tidur terlentang memiliki prosentase tertinggi dalam menurunkan denyut nadi.

Related Results

FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
FILM KUCUMBU TUBUH INDAHKU DALAM PERSPEKTIF FENOMENOLOGI TUBUH MERLEAU-PONTY
Abstrak: Penelitian ini berangkat dari permasalahan relasi tubuh dan jiwa yang telah diperdebatkan selama berabad-abad oleh para pemikir Barat. Salah satu film yang cukup menyita p...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
AMBIGUITAS TUBUH PEREMPUAN DALAM PRAKTIK SURROGATE MOTHER DALAM NOVEL A HOUSE FOR HAPPY MOTHER KARYA AMULYA MALLADI
The research was aimed at describing the ambiguity of women’s bodies involved in surrogate motherhood in the novel "A House for Happy Mothers" by Amulya Malladi. The theory in this...
Sosialisasi membangun semangat berlatih bolavoli pada masa pasca pandemi bagi siswa peserta ekstrakurikuler
Sosialisasi membangun semangat berlatih bolavoli pada masa pasca pandemi bagi siswa peserta ekstrakurikuler
Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh turunnya semangat berlatih atlet bolavoli pada ekstrakurikuler karena dampak pandemi Covid 19. Tujuan dilaksanakan sosialisasi ini adalah untuk...
PENGARUH POSISI LITHOTOMI DAN DORSAL RECUMBENT TERHADAP DERAJAD ROBEKAN PERINEUM PADA IBU BERSALIN PRIMI GRAVIDA
PENGARUH POSISI LITHOTOMI DAN DORSAL RECUMBENT TERHADAP DERAJAD ROBEKAN PERINEUM PADA IBU BERSALIN PRIMI GRAVIDA
Angka kematian ibu di Indonesia masih tergolong tinggi. Di Jawa Timur jumlah kematian ibu tahun 2012 sebesar 97,40 per 100.000 kelahiran hidup, sedangkan di Kabupaten Malang tercat...
PERBEDAAN POSISI PERSALINAN SETENGAH DUDUK DENGAN POSISI JONGKOK TERHADAP LAMANYA KALA II DI BPM ERNIWATY BABAT SUPAT
PERBEDAAN POSISI PERSALINAN SETENGAH DUDUK DENGAN POSISI JONGKOK TERHADAP LAMANYA KALA II DI BPM ERNIWATY BABAT SUPAT
Menurut World Health Organization (WHO), seorang tenaga kesehatan hendaknya membiarkan ibu bersalin dan melahirkan dalam posisi yang dipilihnya yang terdiri dari posisi berjongkok,...
Penciptaan Teater Tubuh
Penciptaan Teater Tubuh
ABSTRACT The  process  of creative  of theatrical   body is an offer of renewal  theatre  by exploring and processing  the body, which become the main  key in theatre pro...

Back to Top