Javascript must be enabled to continue!
SIKAP INTOLERANSI ANTAR SUKU DAYAK DAN MADURA
View through CrossRef
Indonesia dikenal dengan negara yang kaya akan budaya, beragam suku, agama, ras, serta golongan. Hal tersebut akan menjadi nilai tambah untuk negara Indonesia karena kaya akan keragaman. Namun, tidak menutup kemungkinan juga apabila keragaman tersebut menjadi bumerang bagi Indonesia itu sendiri. Intoleransi menjadi salah satu dari sekian kemungkinan hal yang dapat menjadi bumerang bagi Indonesia itu sendiri. Lantas, apa itu intoleransi? Intoleransi merupakan kebalikan dari semua prinsip yang terdapat dalam toleransi. Dengan beragamnya suku, ras, agama, serta golongan, memungkinkan munculnya sifat etnosentrisme, di mana masyarakat Indonesia akan merasa bahwa golongannya lebih hebat daripada golongan yang lain, sehingga terjadilah intoleransi.Indonesia merupakan sebuah negara yang sangat majemuk, dari kemajemukan itulah adanya berbagai keragaman etnis dan suku bangsa. Namun jika dilihat dari sisi negatif, dari keberagaman dan perbedaan tersebutlah yang nantinya dapat menimbulkan terjadinya konflik etnis. Layaknya yang terjadi di Kalimantan pada rentang tahun 1950-2001 silam, dimana konflik antaretnik Dayak dan Madura berulang kali terjadi. Kampung Peladis yang terletak di Kalimantan Barat, merupakan salah satu bukti bahwa masih terdapat border dan boundaries antaretnik Dayak dan Madura hingga saat ini. Mulai dari pola permukiman, hingga aktivitas keseharian yang berkelompok antaretnis, dan kurang berbaur antar satu sama lain.
Title: SIKAP INTOLERANSI ANTAR SUKU DAYAK DAN MADURA
Description:
Indonesia dikenal dengan negara yang kaya akan budaya, beragam suku, agama, ras, serta golongan.
Hal tersebut akan menjadi nilai tambah untuk negara Indonesia karena kaya akan keragaman.
Namun, tidak menutup kemungkinan juga apabila keragaman tersebut menjadi bumerang bagi Indonesia itu sendiri.
Intoleransi menjadi salah satu dari sekian kemungkinan hal yang dapat menjadi bumerang bagi Indonesia itu sendiri.
Lantas, apa itu intoleransi? Intoleransi merupakan kebalikan dari semua prinsip yang terdapat dalam toleransi.
Dengan beragamnya suku, ras, agama, serta golongan, memungkinkan munculnya sifat etnosentrisme, di mana masyarakat Indonesia akan merasa bahwa golongannya lebih hebat daripada golongan yang lain, sehingga terjadilah intoleransi.
Indonesia merupakan sebuah negara yang sangat majemuk, dari kemajemukan itulah adanya berbagai keragaman etnis dan suku bangsa.
Namun jika dilihat dari sisi negatif, dari keberagaman dan perbedaan tersebutlah yang nantinya dapat menimbulkan terjadinya konflik etnis.
Layaknya yang terjadi di Kalimantan pada rentang tahun 1950-2001 silam, dimana konflik antaretnik Dayak dan Madura berulang kali terjadi.
Kampung Peladis yang terletak di Kalimantan Barat, merupakan salah satu bukti bahwa masih terdapat border dan boundaries antaretnik Dayak dan Madura hingga saat ini.
Mulai dari pola permukiman, hingga aktivitas keseharian yang berkelompok antaretnis, dan kurang berbaur antar satu sama lain.
Related Results
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
MAKNA TENUN IKAT DAYAK SINTANG DITINJAU DARI TEORI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN
<p>ABSTRACT<br />Sintang’s Dayak ikat weaving, which is one of the cultural artifacts of Sintang District, West Kalimantan, is used by indigenous peoples (Dayak tribes)...
ANALISIS TUTURAN TRADISI UPACARA LADUNG BIO’ SUKU DAYAK KENYAH LEPO’ TAU DI DESA NAWANG BARU KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU: KAJIAN FOLKLOR
ANALISIS TUTURAN TRADISI UPACARA LADUNG BIO’ SUKU DAYAK KENYAH LEPO’ TAU DI DESA NAWANG BARU KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU: KAJIAN FOLKLOR
ABSTRAK Penulis tertarik mengajikan Tuturan Tradisi Upacara Ladung Bio’ Suku Dayak Kenyah Lepo’ Tau karena Upacara Ladung Bio’ adalah upcara Adat Dayak Kenyah yang sangat penting. ...
Tatag De Penyawo: Perenungan Atas Identitas Kesukuan
Tatag De Penyawo: Perenungan Atas Identitas Kesukuan
ABSTRAK Tatag de Penyawo adalah sebuah koreografi kelompok yang ditampilkan oleh 9 orang penari laki-laki. Karya ini lahir dari hasil perenungan penata tari yang gelisah dengan ide...
ANALISIS MANTRA PESTA PANEN ADAT LOMPLAI SUKU DAYAK WEHEA DI DESA NEHAS LIAH BING KABUPATEN KUTAI TIMUR KAJIAN SEMIOTIKA
ANALISIS MANTRA PESTA PANEN ADAT LOMPLAI SUKU DAYAK WEHEA DI DESA NEHAS LIAH BING KABUPATEN KUTAI TIMUR KAJIAN SEMIOTIKA
Aslam Cahya Putra, Kiftiawati, PurwantiProgram Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu BudayaUniversitas MulawarmanEmail: aslamr074@gmail.com ABSTRAKKata kunci: suku dayak wehea, ma...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
KONSEP PENAMAAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM LEKSIKON RITUAL ARUH BAHARIN SUKU DAYAK HALONG Concept of Naming Traditional Foods in Aruh Baharin Ritual Lexicon Dayak Halong
KONSEP PENAMAAN MAKANAN TRADISIONAL DALAM LEKSIKON RITUAL ARUH BAHARIN SUKU DAYAK HALONG Concept of Naming Traditional Foods in Aruh Baharin Ritual Lexicon Dayak Halong
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep penamaan makanan tradisional dalam leksikon ritual aruh baharin suku Dayak Halong dan makna semiotisnya. Metode yang diguna...
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
ABSTRACT
Character education is one of the activities that aims to educate future generations by perfecting students self by training their self-ability towards a better life...
MAKNA PEKATOQ DALAM TRADISI UMAN JENAI SUKU DAYAK KENYAH LEPO’ TAU DESA NAWANG BARU KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU (KAJIAN FOLKLOR)
MAKNA PEKATOQ DALAM TRADISI UMAN JENAI SUKU DAYAK KENYAH LEPO’ TAU DESA NAWANG BARU KECAMATAN KAYAN HULU KABUPATEN MALINAU (KAJIAN FOLKLOR)
Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana makna pekatoq dalam tradisi uman jenai Suku Dayak Kenyah Lepo’ Tau? (2) Bagaimana fungsi pekatoq dalam Tradisi uman jenai s...

