Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Optimasi Sterilisasi Eksplan Umbi dan Bulbil Porang (Amorphopalus muelleri Blume.) pada Kultur In Vitro

View through CrossRef
Sterilisasi merupkan salah satu faktor penting keberhasilan kultur in vitro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan metode sterilisasi yang optimum dan tepat untuk perbanyakan porang secara in vitro. Eksplan yang digunakan adalah umbi dan bulbil. Penelitian ini melakukan lima model perlakuan sterilisasi dengan eksplan berupa umbi dan bulbil. hasil penelitian menunjukkan bahwa sterilisasi umbi dan bulbil yang paling optimal adalah perendaman menggunakan fungisida 3 g/l + bakterisida 3 g/l (12 jam), kemudian clorox 30% (15 menit) ditambah perlakuan didalam LAF berupa perendaman alkohol 70% (1 menit), asam askorbat 100 mg/l (1 jam), alcohol 70% (5-10 detik), clorox 1% (10 menit), betadine 10% (10 menit), dan betadine 15 tetes (10 menit) berturut-turut, dengan eksplan yang digunakan berupa bulbil dengan dilakukan teknik pengupasan kulit dan pemotongan menjadi bagian yang lebih kecil sebelum perlakuan sterilisasi didalam LAF. Ditunjukkan hasil eksplan yang bertahan hingga ± 90 HST tanpa adanya kontaminasi.
Title: Optimasi Sterilisasi Eksplan Umbi dan Bulbil Porang (Amorphopalus muelleri Blume.) pada Kultur In Vitro
Description:
Sterilisasi merupkan salah satu faktor penting keberhasilan kultur in vitro.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan metode sterilisasi yang optimum dan tepat untuk perbanyakan porang secara in vitro.
Eksplan yang digunakan adalah umbi dan bulbil.
Penelitian ini melakukan lima model perlakuan sterilisasi dengan eksplan berupa umbi dan bulbil.
hasil penelitian menunjukkan bahwa sterilisasi umbi dan bulbil yang paling optimal adalah perendaman menggunakan fungisida 3 g/l + bakterisida 3 g/l (12 jam), kemudian clorox 30% (15 menit) ditambah perlakuan didalam LAF berupa perendaman alkohol 70% (1 menit), asam askorbat 100 mg/l (1 jam), alcohol 70% (5-10 detik), clorox 1% (10 menit), betadine 10% (10 menit), dan betadine 15 tetes (10 menit) berturut-turut, dengan eksplan yang digunakan berupa bulbil dengan dilakukan teknik pengupasan kulit dan pemotongan menjadi bagian yang lebih kecil sebelum perlakuan sterilisasi didalam LAF.
Ditunjukkan hasil eksplan yang bertahan hingga ± 90 HST tanpa adanya kontaminasi.

Related Results

Design of Porang Cultivation Development System Model in Madiun Regency
Design of Porang Cultivation Development System Model in Madiun Regency
Porang is a tuber plant with extensive benefits, so it has the potential to be developed. However, this potential is accompanied by many existing problems. Identification to overco...
PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PERAJANGAN PORANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PERAJANG PORANG
PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PERAJANGAN PORANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PERAJANG PORANG
Pengolahan pasca panen dari  porang merupakan suatu cara untuk dapat meningkatkan penghasilan para kelompok tani. Wilayah Kembiritan adalah salah satu Wilayah yang menghasilkan  po...
ECONOMIC EFFICIENCY OF PORANG FARMING IN EAST LOMBOK REGENCY
ECONOMIC EFFICIENCY OF PORANG FARMING IN EAST LOMBOK REGENCY
Porang (Amorphophallus muelleri B) or known as elephant yam is one of the leading agricultural commodities which has economic potential. This potential is shown by its export value...
OLIGO CHITOSAN TEST IN THE INITIAL BULBIL GROWTH OF ILES-ILES (Amorphophallus muelleri Blume)
OLIGO CHITOSAN TEST IN THE INITIAL BULBIL GROWTH OF ILES-ILES (Amorphophallus muelleri Blume)
Oligo chitosan is a supplement that can increase growth, accelerate flowering, and increase productivity in several types of agricultural crops, rice and horticultural commodities....
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pemotongan umbi benih bawang merah dan konsentrasi ZPT atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mendapatkan konsentr...
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
PEMBERDAYAAN PETANI DALAM PEMBUATAN PESTISIDA ORGANIK BERBAHAN DASAR URINE KAMBING
Desa Palangka memiliki potensi dibidang pertanian terkhususnya usaha tani porang dan merica yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan terlihat dari sumber daya alam yang memadai da...
Sistem Pakar Identifikasi Hama dan Penyakit Pada Umbi Porang dengan Metode Certainty Factor
Sistem Pakar Identifikasi Hama dan Penyakit Pada Umbi Porang dengan Metode Certainty Factor
Tanaman porang (Amorphophalusllus muelleri) merupakan tanaman penghasil umbi yang dapat dimakan karena masih kerabat dengan suweg dan walur. Tanaman porang sudah sejak lama dikenal...
Inisiasi Bibit Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) melalui Teknik Kultur In vitro
Inisiasi Bibit Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) melalui Teknik Kultur In vitro
Abstract— Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) is one of the Indonesian spices that is not easy to be cultivated outside its natural habitat because it requires lower temperat...

Back to Top