Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Aritmetika Sosial Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada materi aritmetika sosial siswa ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian ini berupa angket, tes dan wawancara. Dari 151 siswa yang diberikan angket gaya belajar, terdapat 100 siswa dengan gaya belajar visual, 30 siswa dengan gaya belajar auditorial dan 21 siswa dengan gaya belajar kinestetik. Sebanyak 32 siswa diberikan tes urain materi aritmetika sosial, kemudian dipilih 9 subjek penelitian untuk diwawancarai yang terdiri dari 3 siswa pada tiap-tiap gaya belajar dan dipilih melalui purposive sampling untuk memperdalam data. Analisis data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpilan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah, siswa dengan gaya belajar visual sudah mampu mencapai tahap memahami soal/masalah, merancang strategi penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali penyelesaian yang didapat. Siswa visual termasuk dalam kategori kemampuan pemecahan masalah tinggi. Siswa dengan gaya belajar auditorial sudah mampu mencapai tahap memahami soal/masalah, merancang strategi penyelesaian masalah dan menyelesaikan masalah. Siswa auditorial termasuk dalam kategori kemampuan pemecahan masalah sedang. Siswa dengan gaya belajar kinestetik sudah mampu mencapai tahap memahami soal/masalah dan merancang strategi penyelesaian masalah. Siswa kinestetik termasuk dalam kategori kemampuan pemecahan masalah rendah.
Title: Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Aritmetika Sosial Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada materi aritmetika sosial siswa ditinjau dari gaya belajar.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.
Instrumen penelitian ini berupa angket, tes dan wawancara.
Dari 151 siswa yang diberikan angket gaya belajar, terdapat 100 siswa dengan gaya belajar visual, 30 siswa dengan gaya belajar auditorial dan 21 siswa dengan gaya belajar kinestetik.
Sebanyak 32 siswa diberikan tes urain materi aritmetika sosial, kemudian dipilih 9 subjek penelitian untuk diwawancarai yang terdiri dari 3 siswa pada tiap-tiap gaya belajar dan dipilih melalui purposive sampling untuk memperdalam data.
Analisis data kualitatif menggunakan 3 tahapan yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpilan.
Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah, siswa dengan gaya belajar visual sudah mampu mencapai tahap memahami soal/masalah, merancang strategi penyelesaian masalah, menyelesaikan masalah dan memeriksa kembali penyelesaian yang didapat.
Siswa visual termasuk dalam kategori kemampuan pemecahan masalah tinggi.
Siswa dengan gaya belajar auditorial sudah mampu mencapai tahap memahami soal/masalah, merancang strategi penyelesaian masalah dan menyelesaikan masalah.
Siswa auditorial termasuk dalam kategori kemampuan pemecahan masalah sedang.
Siswa dengan gaya belajar kinestetik sudah mampu mencapai tahap memahami soal/masalah dan merancang strategi penyelesaian masalah.
Siswa kinestetik termasuk dalam kategori kemampuan pemecahan masalah rendah.

Related Results

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menjelaskan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SDN 2 Golong
Bangun ruang adalah salah satu bagian dari bidang geometri yang berbentuk tiga dimensi yang memiliki ruang atau volume dan juga sisi yang membatasinya. Dalam mempelajari bangun rua...
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Mahasiswa Calon Guru SD di STKIP Taman Siswa Bima dan Cara Pengembangannya
Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah matematika dengan menggunakan tahap-tahap penyelesaian yang jelas.  Kemampuan pemec...
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk menyelesaikan masalah matematika menggunakan pemahaman yang telah dimilikinya. Siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah rendah...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Minat Belajar Siswa
Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu pemikiran untuk menemukan solusi. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah salah satu penyebabnya adalah rendahnya minat belajar. Tujuan penel...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....

Back to Top