Javascript must be enabled to continue!
Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Mozaik Di Ra Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru
View through CrossRef
<h1 align="center">Abstrak</h1><p>Artikel ini menjawab persoalan upaya meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Dalam hal ini, tidak hanya guru yang berperan, tetapi para orang tua serta masyarakat juga ikut andil dalam meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Apalagi semakin berkembangnya suatu zaman, maka meningkatkan kreativitas anak justru dituntut pada kehidupan bermasyarakat. Tujuan kegiatan yaitu: 1). Siswa memahami seni mozaik, 2). Penulis mampu memberi stimulasi untuk perkembangan potensi seni siswa, 3). Siswa memahami pembuatan desain karya seni mozaik 4). Siswa memperoleh keterampilan tentang seni mozaik. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Metode kegiatan pengabdian ini berupa kualitatif dan pelatihan kepada para siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru, yang terdiri dari 3 tahap kegiatan yaitu: 1. Tahap persiapan, 2. Tahap pelaksanaan pelatihan, dan 3. Tahap pasca pelatihan. Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi. Hasil yang dicapai ialah: 1). Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 85-86 dengan kriteria sangat baik, 2). Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 73-75 dengan kriteria baik, 3) Hampir seluruh siswa memahami tentang konsep seni karya mozaik, 4). Siswa mampu mengembangkan bahan ajar dan mampu membuat karya seni menempel karya mozaik, dengan kriteria mandiri, kreatif, rapi, teknik benar, dan estetik warna serta tema.</p><p><strong>Kata kunci: </strong>kreatif, mozaik, siswa, pengabdian</p><p><em> </em></p><p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>This article answers the question of efforts to increase children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. In this case, not only teachers play a role, but parents and the community also take part in increasing children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. Moreover, as an era develops, increasing children's creativity is actually demanded in social life. The objectives of the activity are: 1). Students understand the art of mosaics, 2). The author is able to provide stimulation for the development of students' artistic potential, 3). Students understand the making of mosaic art designs 4). Students acquire skills about the art of mosaics. The target of this service activity is students at RA </em><em></em></p><p><em>Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. The method of this service activity is in the form of qualitative and training for students at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru, which consists of 3 stages of activity, namely: 1. Preparation stage, 2. Training implementation stage, and 3. Post-training stage. The training methods used in this service are: lecture, question and answer, practice, and simulation. The results achieved are: 1). A total of 2 groups got a score of 85-86 with very good criteria, 2). A total of 2 groups got a score of 73-75 with good criteria, 3) Almost all students understand the concept of mosaic art, 4). Students are able to develop teaching materials and are able to make works of art attached to mosaic works, with independent, creative, neat criteria, correct technique, and aesthetic colors and themes.</em><em></em></p><p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> creative, mosaic, students, devotion</em></p><p><em> </em></p>
Title: Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Mozaik Di Ra Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru
Description:
<h1 align="center">Abstrak</h1><p>Artikel ini menjawab persoalan upaya meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru.
Dalam hal ini, tidak hanya guru yang berperan, tetapi para orang tua serta masyarakat juga ikut andil dalam meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru.
Apalagi semakin berkembangnya suatu zaman, maka meningkatkan kreativitas anak justru dituntut pada kehidupan bermasyarakat.
Tujuan kegiatan yaitu: 1).
Siswa memahami seni mozaik, 2).
Penulis mampu memberi stimulasi untuk perkembangan potensi seni siswa, 3).
Siswa memahami pembuatan desain karya seni mozaik 4).
Siswa memperoleh keterampilan tentang seni mozaik.
Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru.
Metode kegiatan pengabdian ini berupa kualitatif dan pelatihan kepada para siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru, yang terdiri dari 3 tahap kegiatan yaitu: 1.
Tahap persiapan, 2.
Tahap pelaksanaan pelatihan, dan 3.
Tahap pasca pelatihan.
Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi.
Hasil yang dicapai ialah: 1).
Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 85-86 dengan kriteria sangat baik, 2).
Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 73-75 dengan kriteria baik, 3) Hampir seluruh siswa memahami tentang konsep seni karya mozaik, 4).
Siswa mampu mengembangkan bahan ajar dan mampu membuat karya seni menempel karya mozaik, dengan kriteria mandiri, kreatif, rapi, teknik benar, dan estetik warna serta tema.
</p><p><strong>Kata kunci: </strong>kreatif, mozaik, siswa, pengabdian</p><p><em> </em></p><p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>This article answers the question of efforts to increase children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru.
In this case, not only teachers play a role, but parents and the community also take part in increasing children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru.
Moreover, as an era develops, increasing children's creativity is actually demanded in social life.
The objectives of the activity are: 1).
Students understand the art of mosaics, 2).
The author is able to provide stimulation for the development of students' artistic potential, 3).
Students understand the making of mosaic art designs 4).
Students acquire skills about the art of mosaics.
The target of this service activity is students at RA </em><em></em></p><p><em>Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru.
The method of this service activity is in the form of qualitative and training for students at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru, which consists of 3 stages of activity, namely: 1.
Preparation stage, 2.
Training implementation stage, and 3.
Post-training stage.
The training methods used in this service are: lecture, question and answer, practice, and simulation.
The results achieved are: 1).
A total of 2 groups got a score of 85-86 with very good criteria, 2).
A total of 2 groups got a score of 73-75 with good criteria, 3) Almost all students understand the concept of mosaic art, 4).
Students are able to develop teaching materials and are able to make works of art attached to mosaic works, with independent, creative, neat criteria, correct technique, and aesthetic colors and themes.
</em><em></em></p><p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> creative, mosaic, students, devotion</em></p><p><em> </em></p>.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PENGEMBANGAN KREATIVITAS SENI ANAK MELALUI BERMAIN MOZAIK DI TK PERTIWI SUKOSONO KEDUNG JEPARA
PENGEMBANGAN KREATIVITAS SENI ANAK MELALUI BERMAIN MOZAIK DI TK PERTIWI SUKOSONO KEDUNG JEPARA
Penelitian “Pengembangan Kreativitas Seni Anak Melalui Bermain Mozaik” di TK Pertiwi Sukosono Kedung Jepara ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kreativitas seni anak melalu...
Fuge Fun Upaya Pengenalan Makanan Bergizi dan Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini
Fuge Fun Upaya Pengenalan Makanan Bergizi dan Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini
Penelitian ini dilatar belakangi adanya temuan masalah kemampuan anak memilih, mengkonsumsi makanan bergizi serta perkembangan kreativitas anak di Kelompok B TK Wijaya Kusumah yang...
Implementasi Rancangan Pendeteksi Gempa Bumi Menggunakan Android Dan Arduino
Implementasi Rancangan Pendeteksi Gempa Bumi Menggunakan Android Dan Arduino
Desa Lau Gumba merupakan Desa yang terletak di Kecamatan Brastagi Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara yang cukup di kenal karena memiliki objek wisata yang cukup menarik untuk d...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
KREATIVITAS ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN MEDIA BERMAIN KOLASE
KREATIVITAS ANAK USIA PRASEKOLAH DENGAN MEDIA BERMAIN KOLASE
Anak mengalami berbagai tahapaan perkembangan yang harus dilalui. Salah satunya dengan meningkatkan kreativitas. Kreativitas penting untuk dikembangkan sejak dini karena merupakan ...
MENINGKATKAN KREATIVITAS SENI ANAK USIA DINI MELALUI PENGGUNAAN WARNA
MENINGKATKAN KREATIVITAS SENI ANAK USIA DINI MELALUI PENGGUNAAN WARNA
Penelitian ini membahas tentang peningkatan kreativitas seni anak usia dini menggunakan warna melalui media seni rupa di Taman Kanak-Kanak Al-Ikhlas Sungai Gelam, Desa Tri Mulya Ja...

