Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi kesiapan lembaga pendidikan tinggi Islam dalam menghadapi era digital

View through CrossRef
This article discusses the readiness of Islamic tertiary institutions in facing the digital era. This article is written based on field research with a qualitative method of evaluating gap models. The Kediri State Islamic Institute (IAIN) and the Kediri Tribakti Islamic Institute (IAIT) were selected as research locations. The results of this study indicate that the readiness of IAIN Kediri in facing the digital era is still not optimal. Likewise, with the readiness of IAIT, where the leadership's support in facing the digital era is hampered by limited abilities. The competence of the IAIN Kediri lecturers in delivering lectures online is quite good. Likewise, the competence of IAIT Kediri lecturers in delivering lectures online is still relatively low. Infrastructure readiness at IAIN Kediri to support education in the Digital Age is good, but not yet fully available. Meanwhile the infrastructure readiness at IAIT Kediri is also quite good, but needs various improvements. It takes synergy and collaboration from all elements of Higher Education in facing the demands of the digital age.AbstrakArtikel ini membahas kesiapan lembaga pendidikan tinggi Islam dalam menghadapi era digital. Artikel ini ditulis berdasarkan penelitian lapangan dengan metode kualitatif model evaluasi ketimpangan. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri dan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri dipilih sebagai lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan IAIN Kediri dalam menghadapi era digital masih belum optimal. Begitu pula dengan kesiapan IAIT, di mana dukungan pimpinan dalam menghadapi era digital terbentur dengan keterbatasan kemampuan. Kompetensi para dosen IAIN Kediri dalam menyampaikan perkuliahan secara online (daring) terbilang cukup bagus. Begitu juga dengan kompetensi para dosen IAIT Kediri dalam menyampaikan perkuliahan secara online masih tergolong rendah. Kesiapan infrastruktur di IAIN Kediri untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan di Era Digital sudah bagus, namun belum sepenuhnya tersedia. Sementara itu kesiapan infrastruktur di IAIT Kediri juga cukup bagus, namun perlu berbagai perbaikan. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen Perguruan Tinggi dalam menghadapi tuntutan era digital.
Title: Evaluasi kesiapan lembaga pendidikan tinggi Islam dalam menghadapi era digital
Description:
This article discusses the readiness of Islamic tertiary institutions in facing the digital era.
This article is written based on field research with a qualitative method of evaluating gap models.
The Kediri State Islamic Institute (IAIN) and the Kediri Tribakti Islamic Institute (IAIT) were selected as research locations.
The results of this study indicate that the readiness of IAIN Kediri in facing the digital era is still not optimal.
Likewise, with the readiness of IAIT, where the leadership's support in facing the digital era is hampered by limited abilities.
The competence of the IAIN Kediri lecturers in delivering lectures online is quite good.
Likewise, the competence of IAIT Kediri lecturers in delivering lectures online is still relatively low.
Infrastructure readiness at IAIN Kediri to support education in the Digital Age is good, but not yet fully available.
Meanwhile the infrastructure readiness at IAIT Kediri is also quite good, but needs various improvements.
It takes synergy and collaboration from all elements of Higher Education in facing the demands of the digital age.
AbstrakArtikel ini membahas kesiapan lembaga pendidikan tinggi Islam dalam menghadapi era digital.
Artikel ini ditulis berdasarkan penelitian lapangan dengan metode kualitatif model evaluasi ketimpangan.
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri dan Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri dipilih sebagai lokasi penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan IAIN Kediri dalam menghadapi era digital masih belum optimal.
Begitu pula dengan kesiapan IAIT, di mana dukungan pimpinan dalam menghadapi era digital terbentur dengan keterbatasan kemampuan.
Kompetensi para dosen IAIN Kediri dalam menyampaikan perkuliahan secara online (daring) terbilang cukup bagus.
Begitu juga dengan kompetensi para dosen IAIT Kediri dalam menyampaikan perkuliahan secara online masih tergolong rendah.
Kesiapan infrastruktur di IAIN Kediri untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan di Era Digital sudah bagus, namun belum sepenuhnya tersedia.
Sementara itu kesiapan infrastruktur di IAIT Kediri juga cukup bagus, namun perlu berbagai perbaikan.
Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen Perguruan Tinggi dalam menghadapi tuntutan era digital.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Menopause Dengan Kesiapan Menghadapi Menopause Pada Wanita Premenopause
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang Menopause Dengan Kesiapan Menghadapi Menopause Pada Wanita Premenopause
Kurangnya pengetahuan dan sikap tentang usia paruh baya dan bagaimana memersiapkannya menjadi salah satu penyebab kecemasan dan kekhawatiran pramenopause. Tingkat kesiapan wanita p...
Peran Kepemimpinan Berkarakter Sosiologis Digital dalam Kontruksi Pendidikan di Abad ke-21
Peran Kepemimpinan Berkarakter Sosiologis Digital dalam Kontruksi Pendidikan di Abad ke-21
Penelitian ini memfokuskan pada peran kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, terutama dalam konteks digital. Tantangan di era digitalisasi semakin kompleks ...
Access Denied
Access Denied
Introduction As social-distancing mandates in response to COVID-19 restricted in-person data collection methods such as participant observation and interviews, researchers turned t...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
KESIAPAN MENIKAH PADA MAHASISWI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
KESIAPAN MENIKAH PADA MAHASISWI INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
Menikah dianjurkan di dalam Islam agar dapat membentengi diri dari maksiat. Pernikahan dalam pandangan Islam, merupakan sebuah ikatan lahir batin yang kuat antara dua insan manusia...
Pendidikan Tinggi Islam Dan Peradaban Indonesia
Pendidikan Tinggi Islam Dan Peradaban Indonesia
Abstract: Indonesia’s Islamic higher education has a strategic position in developing the future of Indonesian civilization. The institution which was established in the era of ind...
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
RELASI DAN REKONSILIASI ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENDIDIKAN BARAT
Mengacu pada daftar yang dilansir http://www.mbctimes.com/, 20 negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik pada tahun 2015/2016 adalah: 1) Korea Selatan; 2) Jepang; 3) Singapura...

Back to Top