Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Online Disinhibition dan Cyberloafing pada Pekerja

View through CrossRef
Cyberloafing atau perilaku pekerja yang melakukan aktivitas daring di luar pekerjaannya pada saat jam kerja sudah menjadi hal yang umum selama 20 tahun terakhir, dan sulit untuk dihindari karena hampir semua pekerjaan membutuhkan akses internet. Hal tersebut bisa mengganggu efektivitas pekerjaannya, namun belum banyak penelitian mengenai hal ini, terutama jika dikaitkan dengan online disinhibition. Online disinhibition merupakan kondisi psikologis yang dialami individu yang merasa lebih nyaman untuk melakukan perilaku tertentu secara daring dibanding di kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara online disinhibition dengan cyberloafing pada pekerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif, khususnya korelasional. Alat ukur yang digunakan adalah adaptasi dari Instrumen Social Purpose Cyberloafing (Megawati, dkk., 2023) untuk mengukur perilaku cyberloafing dan Online Disinhibition Scale (Suler, 2004) untuk mengukur online disinhibition.  Responden pada penelitian ini berjumlah 121 orang, yang diperoleh dengan convenience technique sampling, responden mengisi kuesioner penelitian pada situs menelisik.id. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah adanya hubungan antara online disinhibition dengan cyberloafing pada pekerja. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dilakukan penelitian untuk mengetahui peranan online disinhibition terhadap cyberloafing. Saran aplikatif untuk para pemimpin perusahaan agar menciptakan suasana yang membuat pekerja lebih nyaman bekerja sehingga mengurangi perilaku cyberloafing pada pekerja.
Title: Online Disinhibition dan Cyberloafing pada Pekerja
Description:
Cyberloafing atau perilaku pekerja yang melakukan aktivitas daring di luar pekerjaannya pada saat jam kerja sudah menjadi hal yang umum selama 20 tahun terakhir, dan sulit untuk dihindari karena hampir semua pekerjaan membutuhkan akses internet.
Hal tersebut bisa mengganggu efektivitas pekerjaannya, namun belum banyak penelitian mengenai hal ini, terutama jika dikaitkan dengan online disinhibition.
Online disinhibition merupakan kondisi psikologis yang dialami individu yang merasa lebih nyaman untuk melakukan perilaku tertentu secara daring dibanding di kehidupan nyata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara online disinhibition dengan cyberloafing pada pekerja.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif, khususnya korelasional.
Alat ukur yang digunakan adalah adaptasi dari Instrumen Social Purpose Cyberloafing (Megawati, dkk.
, 2023) untuk mengukur perilaku cyberloafing dan Online Disinhibition Scale (Suler, 2004) untuk mengukur online disinhibition.
  Responden pada penelitian ini berjumlah 121 orang, yang diperoleh dengan convenience technique sampling, responden mengisi kuesioner penelitian pada situs menelisik.
id.
Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah adanya hubungan antara online disinhibition dengan cyberloafing pada pekerja.
Saran untuk penelitian selanjutnya adalah dilakukan penelitian untuk mengetahui peranan online disinhibition terhadap cyberloafing.
Saran aplikatif untuk para pemimpin perusahaan agar menciptakan suasana yang membuat pekerja lebih nyaman bekerja sehingga mengurangi perilaku cyberloafing pada pekerja.

Related Results

Pengaruh Self-Control terhadap Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Generasi Z di Perusahaan Startup Digital
Pengaruh Self-Control terhadap Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Generasi Z di Perusahaan Startup Digital
Abstract. Misuse of technological facilities and access to the internet provided by companies with the aim of making employees' work easier also tends to be misused by employees on...
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): PERILAKU CYBERLOAFING KARYAWAN
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR): PERILAKU CYBERLOAFING KARYAWAN
Abstrak Penelitian ini mengkaji perilaku cyberloafing karyawan dalam perspektif teori psikologis kognitif Albert Bandura. Perilaku cyberloafing merupakan tantangan nyata dalam orga...
Hubungan Stres Akademik dengan Perilaku Cyberloafing pada Mahasiswa
Hubungan Stres Akademik dengan Perilaku Cyberloafing pada Mahasiswa
Abstract. This research aims to determine the relationship between academic stress and cyberloafing behavior among students in the city of Bandung. This research uses a cross-secti...
Anteseden Cyberloafing pada Karyawan Perusahaan Start-up
Anteseden Cyberloafing pada Karyawan Perusahaan Start-up
Bentuk withdrawal yang banyak terjadi di tempat kerja yaitu cyberloafing. Cyberloafing adalah penggunaan akses internet, email, dan pesan instan untuk kesenangan pribadi karyawan d...
Hubungan Antara Employee Engagement dan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Generasi Y dan Z
Hubungan Antara Employee Engagement dan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Generasi Y dan Z
Abstract. This study aims to examine the relationship between employee engagement and cyberloafing behavior among Generation Y and Z employees in Bandung City. The theoretical conc...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top