Javascript must be enabled to continue!
Buerger Allen Exercise Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Di Kelurahan Slipi Jakarta Barat
View through CrossRef
Diabetes Mellitus (DM) terjadi ketika pankreas tidak cukup menghasilkan insulin atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Buerger Allen Exercise menerapkan gerakan gaya gravitasi dorsofleksi dan plantarfleksi yang dilaksanakan secara teratur. Buerger Allen Exercise dapat merangsang endotel melepaskan atau mengeluarkan nitrit oksida sehingga memberikan sinyal pada otot vaskuler untuk relaksasi, maka terjadilah pelebaran aliran darah ke perifer kaki menjadi lebih lancar membawa nutrisi dan oksigen masuk ke pankreas yang dapat menghasilkan cukup insulin untuk menurunkan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi analisis intervensi Buerger Allen Exercise terhadap Penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Kelurahan Slipi Jakarta Barat. Metode penelitian menggunakan desain penelitian studi kasus. Responden yang diteliti sebanyak 5 responden, rata-rata usia 59 tahun dengan peningkatan kadar gula darah > 200 mg/dL. Instrumen yang digunakan adalah glukometer, SOP Buerger Allen Exercise. Intervensi Buerger Allen Exercise diberikan 1 kali sehari selama 6 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit. Hasil penelitian teranalisis intervensi Buerger Allen Exercise terhadap Penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus dengan rata-rata penurunan kadar gula darah 35mg/dL. Serta peneliti memberikan saran kepada peneliti selanjutnya untuk menganjurkan menerapkan Buerger Allen Exercise lebih dari 6 hari dan memberikan pengetahuan diet penderita diabetes mellitus.
Akademi Keperawatan Pelni Jakarta
Title: Buerger Allen Exercise Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Di Kelurahan Slipi Jakarta Barat
Description:
Diabetes Mellitus (DM) terjadi ketika pankreas tidak cukup menghasilkan insulin atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif.
Buerger Allen Exercise menerapkan gerakan gaya gravitasi dorsofleksi dan plantarfleksi yang dilaksanakan secara teratur.
Buerger Allen Exercise dapat merangsang endotel melepaskan atau mengeluarkan nitrit oksida sehingga memberikan sinyal pada otot vaskuler untuk relaksasi, maka terjadilah pelebaran aliran darah ke perifer kaki menjadi lebih lancar membawa nutrisi dan oksigen masuk ke pankreas yang dapat menghasilkan cukup insulin untuk menurunkan kadar gula darah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi analisis intervensi Buerger Allen Exercise terhadap Penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus di Kelurahan Slipi Jakarta Barat.
Metode penelitian menggunakan desain penelitian studi kasus.
Responden yang diteliti sebanyak 5 responden, rata-rata usia 59 tahun dengan peningkatan kadar gula darah > 200 mg/dL.
Instrumen yang digunakan adalah glukometer, SOP Buerger Allen Exercise.
Intervensi Buerger Allen Exercise diberikan 1 kali sehari selama 6 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit.
Hasil penelitian teranalisis intervensi Buerger Allen Exercise terhadap Penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus dengan rata-rata penurunan kadar gula darah 35mg/dL.
Serta peneliti memberikan saran kepada peneliti selanjutnya untuk menganjurkan menerapkan Buerger Allen Exercise lebih dari 6 hari dan memberikan pengetahuan diet penderita diabetes mellitus.
Related Results
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Pengaruh Konsumsi Gula Pasir Dan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Dalam Darah Pada Penderita Diabetes Millitus Di Desa Bulokarto Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2010
Pengaruh Konsumsi Gula Pasir Dan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Dalam Darah Pada Penderita Diabetes Millitus Di Desa Bulokarto Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2010
Diabetes saat ini menjadi penyakit yang mulai menjangkiti penduduk di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. World Healt Organitation (WHO) memperkirakan pada tahun 2030 nanti...
Buerger's Syndrome
Buerger's Syndrome
All cases diagnosed as Buerger's disease at The Mount Sinai Hospital from 1933-1963 have been reviewed. A large majority were found to have well- known vascular problems other than...
HUBUNGAN IMT DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES
HUBUNGAN IMT DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES
Penyakit Diabetes Mellitus yaitu meningkatnya kadar gula darah yang melebihi batas normal. Faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah diantaranya yaitu status gizi dan kurangn...
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DIET DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DM TIPE 2 PUSKESMAS TRAUMA CENTER SAMARINDA
HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN DIET DENGAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DM TIPE 2 PUSKESMAS TRAUMA CENTER SAMARINDA
Diabetes melitus adalah penyakit kronis dengan gangguan metabolisme yang bisa menyebabkan kurangnya insulin. Kepatuhan diet merupakan faktor yang memengaruhi kadar gula darah pende...
Efektifitas Teh Ciplukan (Physaws minima L) terhadap Diabetes Melitus
Efektifitas Teh Ciplukan (Physaws minima L) terhadap Diabetes Melitus
Indonesia merupakan suatu negara agraris (pertanian) yang kaya akan hasil alamnya. Kesuburan tanahnya memungkinkan berbagai jenis tumbuhan dapat ditanam dan dilestarikan dengan bai...
Hubungan Donor Darah Dengan Kadar Kolesterol Pendonor Di Utd Rsud Ade M Djoen Sintang
Hubungan Donor Darah Dengan Kadar Kolesterol Pendonor Di Utd Rsud Ade M Djoen Sintang
Penyakit kardiovaskuler dapat disebabkan oleh peningkatan kadar kolesterol darah. Nilai normal dari kadar kolesterol adalah kurang dari 200 mg/dl. Terdapat beberapa tindakan yang d...
EFEKTIVITAS PIJAT REFLEKSI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GULA DARAH DI RT 10 KELURAHAN RAWA BUAYA JAKARTA BARAT
EFEKTIVITAS PIJAT REFLEKSI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GULA DARAH DI RT 10 KELURAHAN RAWA BUAYA JAKARTA BARAT
ABSTRACT
Diabetes mellitus merupakan suatu penyakit metabolisme bersifat kronis ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah.Diabetes mellitus secara penatalaksanaan n...

