Javascript must be enabled to continue!
PENDAMPINGAN PELATIHAN FAHMIL QURAN DAN SYARHIL QURAN BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN BAHRUL HUDA SARANGMANDI BANGKA TENGAH
View through CrossRef
AbstrakArtikel ini diformulasikan sebagai laporan pengabdian pendampingan pelatihan fahmil Quran dan Syarhil Quran di Pondok Pesantren Bahrul Huda Sarangmandi. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah Community Based Research (CBR). Dengan menggunakan metode ini, maka tim pengabdi melakukan lima langkah pengabdian yaitu: Laying foundations, Planning, Gathering and Analysis Information,Action on Finding, Monitoring dan Evaluasi. Berdasarkan hasil kajian, ditemukan empat problem utama yang dihadapi oleh subyek pengabdian yaitu: sulitnya kaderisasi peserta, sebaran materi Fahmil Quran dan Syarhil Quran yang tidak merata, belum dikuasainya soft-skill pendukung, dan belum adanya pengalaman perlombaan. Untuk menjawab problem ini, tim pengabdian melakukan 10 kali kegiatan pendampingan di lapangan. Problem yang ada dihadapi dengan cara: Pertama, kaderisasi bertingkat yaitu membangun tim MFQ dan MSQ dengan keanggotaan kelas berjenjang (mulai kelas VII hingga kelas X). Kedua, membagikan materi fahmil terbaru sesuai dengan silabus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Naisonal tahun 2022 dan membagi tiga naskah MSQ standar nasional. Ketiga, memberikan pelatihan soft-skill seperti penguasaan bel, penguasaan tilawah, perhitungan waris, hingga pencarian ayat al-Quran. Keempat, mendorong pesantren Bahrul Huda untuk mengadakan liga al-Quran pada perayaan tahun baru Islam atau pada malam-malam di bulan Ramadhan. AbstractThis article is formulated as a report on the service of mentoring the Quran fahmil and Syarhil Quran training at the Bahrul Huda Sarmandi Islamic Boarding School. The method used in the service is Community Based Research (CBR). By using this method, the service team performs five steps of service, namely: Laying foundations, Planning, Gathering and Analysis Information, Action on Finding, Monitoring and Evaluation. Based on the results of the study, it was found that there were four main problems faced by the subjects of service, namely: the difficulty of cadre of participants, the uneven distribution of Fahmil Quran and Syarhil Quran materials, not yet mastered supporting soft-skills, and no competition experience. To answer this problem, the service team carried out 10 assistance activities in the field. The existing problems are dealt with by: First, multilevel regeneration, namely building MFQ and MSQ teams with tiered class membership (from class VII to class X). Second, distributing the latest fahmil material according to the 2022 National Tilawatil Quran Development Institute syllabus and dividing three national standard MSQ texts. Third, providing soft-skill training such as mastering the bell, mastering recitations, calculating inheritance, and searching for verses of the Koran. Fourth, encourage the Bahrul Huda Islamic boarding school to hold an al-Quran league at the celebration of the Islamic new-year or on nights in the month of Ramadan.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: PENDAMPINGAN PELATIHAN FAHMIL QURAN DAN SYARHIL QURAN BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN BAHRUL HUDA SARANGMANDI BANGKA TENGAH
Description:
AbstrakArtikel ini diformulasikan sebagai laporan pengabdian pendampingan pelatihan fahmil Quran dan Syarhil Quran di Pondok Pesantren Bahrul Huda Sarangmandi.
Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah Community Based Research (CBR).
Dengan menggunakan metode ini, maka tim pengabdi melakukan lima langkah pengabdian yaitu: Laying foundations, Planning, Gathering and Analysis Information,Action on Finding, Monitoring dan Evaluasi.
Berdasarkan hasil kajian, ditemukan empat problem utama yang dihadapi oleh subyek pengabdian yaitu: sulitnya kaderisasi peserta, sebaran materi Fahmil Quran dan Syarhil Quran yang tidak merata, belum dikuasainya soft-skill pendukung, dan belum adanya pengalaman perlombaan.
Untuk menjawab problem ini, tim pengabdian melakukan 10 kali kegiatan pendampingan di lapangan.
Problem yang ada dihadapi dengan cara: Pertama, kaderisasi bertingkat yaitu membangun tim MFQ dan MSQ dengan keanggotaan kelas berjenjang (mulai kelas VII hingga kelas X).
Kedua, membagikan materi fahmil terbaru sesuai dengan silabus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Naisonal tahun 2022 dan membagi tiga naskah MSQ standar nasional.
Ketiga, memberikan pelatihan soft-skill seperti penguasaan bel, penguasaan tilawah, perhitungan waris, hingga pencarian ayat al-Quran.
Keempat, mendorong pesantren Bahrul Huda untuk mengadakan liga al-Quran pada perayaan tahun baru Islam atau pada malam-malam di bulan Ramadhan.
AbstractThis article is formulated as a report on the service of mentoring the Quran fahmil and Syarhil Quran training at the Bahrul Huda Sarmandi Islamic Boarding School.
The method used in the service is Community Based Research (CBR).
By using this method, the service team performs five steps of service, namely: Laying foundations, Planning, Gathering and Analysis Information, Action on Finding, Monitoring and Evaluation.
Based on the results of the study, it was found that there were four main problems faced by the subjects of service, namely: the difficulty of cadre of participants, the uneven distribution of Fahmil Quran and Syarhil Quran materials, not yet mastered supporting soft-skills, and no competition experience.
To answer this problem, the service team carried out 10 assistance activities in the field.
The existing problems are dealt with by: First, multilevel regeneration, namely building MFQ and MSQ teams with tiered class membership (from class VII to class X).
Second, distributing the latest fahmil material according to the 2022 National Tilawatil Quran Development Institute syllabus and dividing three national standard MSQ texts.
Third, providing soft-skill training such as mastering the bell, mastering recitations, calculating inheritance, and searching for verses of the Koran.
Fourth, encourage the Bahrul Huda Islamic boarding school to hold an al-Quran league at the celebration of the Islamic new-year or on nights in the month of Ramadan.
Related Results
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang banyak menapung santri-santri dari berbagai daerah. Berlatar belakang daerah, budaya, bahasa serta kepr...
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA SANTRI (Studi Kasus Santri Putri Pondok Pesantren Nurul Huda NU Pesanggrahan)
POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA SANTRI (Studi Kasus Santri Putri Pondok Pesantren Nurul Huda NU Pesanggrahan)
This study aims to discuss how the intercultural communication patterns of female students at the Nurul Huda Islamic Boarding School NU Pesanggrahan and the obstacles that must be...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam berbeda dengan sistem pendidikan pada umumnya, pesantren memiliki ciri khas yang unik dan menojol diantaranya yaitu adanya hubungan yang ...
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
Abstrak: Komunikasi Terapeutik merupakan pendekatan komunikasi yang bertujuan menciptakan hubungan yang positif antara perawat dan pasien untuk mendukung proses penyembuhan Orang D...
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pondok pesantren dalam mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen strategi...
E-bekal E- BEKAL SEBAGAI MEDIA KONTROL BELANJA SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL JADID
E-bekal E- BEKAL SEBAGAI MEDIA KONTROL BELANJA SANTRI PONDOK PESANTREN NURUL JADID
Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo merupakan salah satu pesantren terbesar di wilayah tapal kuda Jawa Timur. Pondok Pesantren yang didirikan oleh KH. Zaini Mu’im pada ...
Pemberdayaan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Melalui Wirausaha Budidaya Jamur Merang (Volvariella Volvaceae L.)
Pemberdayaan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Melalui Wirausaha Budidaya Jamur Merang (Volvariella Volvaceae L.)
Pondok Pesantren “AN NUR H.A” merupakan pondok Pesantren Salaf di Jember. Profil lulusan dari pesantren ini hanya 5% dari lulusan pondok pesantren yang berhasil menjadi ustadz, sed...

