Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Serat Centhini: Ajaran Menjadi Manusia Sejati

View through CrossRef
Penelitian tentang manusia memang selalu menarik untuk dibahas dan diteliti karena manusia selalu menjadi misteri bagi dirinya sendiri juga bagi orang lain. Manusia pada zaman sekarang dapat mengalami kekacauan jika kuatnya  arus globalisasi, teknologi, dan informasi yang semakin tajam tidak dibarengi dengan pemahaman konsep diri yang baik. Manusia dapat mempelajari konsep diri dari berbagai sumber, salah satu di antaranya adalah Serat Centhini. Metode penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan naskah utama Serat Centhini karya Elizabeth D. Inandiak serta didukung wawancara langsung. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa konsep manusia sempurna dalam Serat Centhini adalah memayu hayuning bawana yang berarti manusia harus selalu mengupayakan keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan hidup pada dunia, baik itu dunia kecil yang bermakna pribadi dan keluarga, dunia besar yang berarti masyarakat, bangsa, negara, dan dunia abadi yang berarti alam akhirat, Konsep manusia dalam Serat Centhini mengarah kepada aliran filsafat manusia dualisme yang berarti manusia hidup dalam dua dunia yaitu dunia material dan dunia spiritual.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: Serat Centhini: Ajaran Menjadi Manusia Sejati
Description:
Penelitian tentang manusia memang selalu menarik untuk dibahas dan diteliti karena manusia selalu menjadi misteri bagi dirinya sendiri juga bagi orang lain.
Manusia pada zaman sekarang dapat mengalami kekacauan jika kuatnya  arus globalisasi, teknologi, dan informasi yang semakin tajam tidak dibarengi dengan pemahaman konsep diri yang baik.
Manusia dapat mempelajari konsep diri dari berbagai sumber, salah satu di antaranya adalah Serat Centhini.
Metode penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan naskah utama Serat Centhini karya Elizabeth D.
Inandiak serta didukung wawancara langsung.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa konsep manusia sempurna dalam Serat Centhini adalah memayu hayuning bawana yang berarti manusia harus selalu mengupayakan keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan hidup pada dunia, baik itu dunia kecil yang bermakna pribadi dan keluarga, dunia besar yang berarti masyarakat, bangsa, negara, dan dunia abadi yang berarti alam akhirat, Konsep manusia dalam Serat Centhini mengarah kepada aliran filsafat manusia dualisme yang berarti manusia hidup dalam dua dunia yaitu dunia material dan dunia spiritual.

Related Results

Erotika Syeh Amongraga: Kajian Teologi Mistik dan Seksualitas dalam Serat Centhini
Erotika Syeh Amongraga: Kajian Teologi Mistik dan Seksualitas dalam Serat Centhini
AbstractThis article attempts to explore the eroticism of Syeh Amongraga in Serat Centhini. The author uses Serat Centhini edited by Karkono Partokusumo (1985) and the latest conte...
Menelusuri Jejak Kuliner Tembayat dalam Serat Centhini
Menelusuri Jejak Kuliner Tembayat dalam Serat Centhini
This study aims to determine the kinds or variety of food that was in Tembayat listed in Serat Centhini. In explaining about the political atmosphere during the manufacture of Sera...
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
SISTEM KEPENGARANGAN DALAM SERAT-SERAT WULANG PAKUBUWONO IX
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem kepengarangan dalam serat-serat wulang Pakubuwono (PB) IX. Data penelitian berupa kata dan kalimat yang menunjukkan sistem kepengara...
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
SERAT ALAM SEBAGAI BAHAN KOMPOSIT RAMAH LINGKUNGAN
Serat dalam material diartikan sebagai penguat dimana serat memiliki ukuran yang kecil namun memiliki fleksibilitas yang baik serta kekuatan dalam pembebanan yang tinggi. Dalam seg...
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Karakterisasi Mekanik Komposit Serat Hybrid Serat Lidah Mertua dan Serat Eceng Gondok
Penggunaan dan pemanfaatan komposit serat alam sebagai pengganti serat sintesis merupakan langkah yang bijak dalam meningkatkan nilai ekonomis serat alam mengingat keterbatasan sum...
Fabrikasi Papan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Fluoresensi Fosfor
Fabrikasi Papan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Penambahan Bahan Fluoresensi Fosfor
Serat bahan alam dapat dijadikan pengganti material komposit yang ramah lingkungan. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu serat alam hasil pengolahan industr...
MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON-NYLON DENGAN ADDITIVE ALUMINUM POWDER UNTUK BODY LORI
Dalam proses perawatan prasarana perkeretaapian, dibutuhkan alat transportasi yang mampu mempercepat proses perawatan, efisiensi waktu, dan proses yang mudah dalam pengoperasian. L...
Anoman Angrĕrĕpi Munggeng Nagasĕkar: dari Rubrikasi Hingga Hubungan Intertekstual Sĕrat Rama Jayakusuman dengan Sĕrat Rama Yasadipuran
Anoman Angrĕrĕpi Munggeng Nagasĕkar: dari Rubrikasi Hingga Hubungan Intertekstual Sĕrat Rama Jayakusuman dengan Sĕrat Rama Yasadipuran
This research discusses the rubrication of "Anoman Angrĕrĕpi munggeng Nagasekar" in the manuscript of Sĕrat Rama (Jayakusuman) in the collection of the Sonobudoyo Yogyakarta Museum...

Back to Top