Javascript must be enabled to continue!
AKTIVITAS HIPOGLIKEMIK SNEDDS EKSTRAK ETANOL BUAH HARENDONG (Melastoma affine D.Don) PADA IKAN ZEBRA (Danio rerio) YANG DIINDUKSI ALOKSAN
View through CrossRef
Diabetes melitus merupakan penyakit kronik dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan. Buah Harendong (Melastoma affine D.Don) mempunyai kandungan senyawa flavonoid berupa antosianin dan fenol yang berpotensi memiliki aktivitas hipoglikemik pada penderita diabetes melitus. Sediaan Self Nano-Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dapat meningkatkan ketersediaan hayati zat aktif senyawa sehingga memperbaiki efek terapetik senyawa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas hipoglikemik SNEDDS ekstrak etanol buah harendong pada ikan zebra. Ekstraksi buah harendong menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, ekstrak yang dihasilkan selanjutnya diformulasikan dalam sediaan SNEDDS dengan menambahkan kollisolv, tween 20 dan gliserin (2:6:1). Karakterisasi SNEDDS ekstrak etanol buah harendong dengan hasil ukuran partikel 77,8 nm, polydispersity index 0,123 D, zeta potensial -32,1 mV serta persen transmitan 74,567% telah memenuhi kriteria formulasi SNEDDS. Uji aktivitas hipoglikemik dengan menggunakan ikan zebra yang diinduksi aloksan 300mg selama 24 jam dan perendaman pada larutan glukosa 2% selama 7 hari. Pada penelitian ini terdapat 6 kelompok terdiri dari kelompok normal, kelompok kontrol negatif (tanpa perlakuan), kelompok kontrol positif (metformin 100 μM) dan kelompok perlakuan dengan variasi dosis kelompok H I (100 mg/2L SNEDDS), kelompok H II (200 mg/2L SNEDDS), kelompok H III ( 300 mg/2L SNEDDS). Nilai rata-rata kadar glukosa darah puasa (KGDP) kelompok normal 70,9 ± 3,7 mg/dL; kelompok kontrol negatif 208,9 ± 23,2 mg/dL; kelompok kontrol positif 68,7 ± 4,3 mg/dL; kelompok H I 100mg/2L SNEDDS 92,8 ± 8,07 mg/dL; kelompok H II 200mg/2L SNEDDS 65,2 ± 2,2 mg/dL; kelompok H III 300mg/2L SNEDDS 60,7 ± 1,8 mg/dL. Sehingga aktivitas hipoglikemik SNEDDS ekstrak etanol buah harendong terdapat pada dosis SNEDDS 200 mg/dL SNEDDS dan 300 mg/dL SNEDDS.
Kata kunci: diabetes melitus, hipoglikemik, Melastoma affine D.Don, SNEDDS, ikan zebra
Title: AKTIVITAS HIPOGLIKEMIK SNEDDS EKSTRAK ETANOL BUAH HARENDONG (Melastoma affine D.Don) PADA IKAN ZEBRA (Danio rerio) YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Description:
Diabetes melitus merupakan penyakit kronik dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia dan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan.
Buah Harendong (Melastoma affine D.
Don) mempunyai kandungan senyawa flavonoid berupa antosianin dan fenol yang berpotensi memiliki aktivitas hipoglikemik pada penderita diabetes melitus.
Sediaan Self Nano-Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) dapat meningkatkan ketersediaan hayati zat aktif senyawa sehingga memperbaiki efek terapetik senyawa tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas hipoglikemik SNEDDS ekstrak etanol buah harendong pada ikan zebra.
Ekstraksi buah harendong menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, ekstrak yang dihasilkan selanjutnya diformulasikan dalam sediaan SNEDDS dengan menambahkan kollisolv, tween 20 dan gliserin (2:6:1).
Karakterisasi SNEDDS ekstrak etanol buah harendong dengan hasil ukuran partikel 77,8 nm, polydispersity index 0,123 D, zeta potensial -32,1 mV serta persen transmitan 74,567% telah memenuhi kriteria formulasi SNEDDS.
Uji aktivitas hipoglikemik dengan menggunakan ikan zebra yang diinduksi aloksan 300mg selama 24 jam dan perendaman pada larutan glukosa 2% selama 7 hari.
Pada penelitian ini terdapat 6 kelompok terdiri dari kelompok normal, kelompok kontrol negatif (tanpa perlakuan), kelompok kontrol positif (metformin 100 μM) dan kelompok perlakuan dengan variasi dosis kelompok H I (100 mg/2L SNEDDS), kelompok H II (200 mg/2L SNEDDS), kelompok H III ( 300 mg/2L SNEDDS).
Nilai rata-rata kadar glukosa darah puasa (KGDP) kelompok normal 70,9 ± 3,7 mg/dL; kelompok kontrol negatif 208,9 ± 23,2 mg/dL; kelompok kontrol positif 68,7 ± 4,3 mg/dL; kelompok H I 100mg/2L SNEDDS 92,8 ± 8,07 mg/dL; kelompok H II 200mg/2L SNEDDS 65,2 ± 2,2 mg/dL; kelompok H III 300mg/2L SNEDDS 60,7 ± 1,8 mg/dL.
Sehingga aktivitas hipoglikemik SNEDDS ekstrak etanol buah harendong terdapat pada dosis SNEDDS 200 mg/dL SNEDDS dan 300 mg/dL SNEDDS.
Kata kunci: diabetes melitus, hipoglikemik, Melastoma affine D.
Don, SNEDDS, ikan zebra.
Related Results
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Pengaruh Ekstrak Pare (Momordica charantia L.) terhadap Histopatologi Ginjal Mencit Hiperglikemia yang Diinduksi Aloksan
Pengaruh Ekstrak Pare (Momordica charantia L.) terhadap Histopatologi Ginjal Mencit Hiperglikemia yang Diinduksi Aloksan
Abstract. Hyperglycemia is a hallmark of diabetes mellitus that induces oxidative stress and causes microstructural damage to the kidney, particularly the glomerulus and proximal c...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
The Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Senggani (Melastoma malabathricum L.) dan Ekstrak Buah Bit (Beta vulgaris L.)
The Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Senggani (Melastoma malabathricum L.) dan Ekstrak Buah Bit (Beta vulgaris L.)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan dari buah senggani (Melastoma malabathricum L.) dan ekstrak buah bit (Bet...
PENENTUAN SPF (SUN PROTECTION FACTOR) EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
PENENTUAN SPF (SUN PROTECTION FACTOR) EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
Tabir surya merupakan sediaan kosmetika yang digunakan dengan maksud melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan cara memantulkan, sehingga dapat mencegah terjadinya ganggu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

