Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Alat Jalan Terapi Portable bagi Penderita Hipertensi di Desa Ngingit
View through CrossRef
Hipertensi termasuk penyakit kardiovaskuler yang paling banyak ditemui. Menurut WHO, di seluruh dunia 1,28 miliar orang dewasa usia 30-79 tahun akan menderita hipertensi. American Hearth Association (AHA) dan European Society of Hypertension membuat panduan manajemen hipertensi yaitu terapi farmakologis, non farmakologis, dan manajemen usia lanjut. Penderita hipertensi harus dikontrol dengan rutin cek tekanan darah. Pengecekan tersebut dilakukan dikegiatan desa meliputi POSBINDU PTM, posyandu lansia, atau di fasilitas kesehatan. Di Desa Ngingit Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang kegiatan POSBINDU PTM dan posyandu lansia berjalan dengan baik. Ditemukan fakta bahwa tren penyakit di desa tersebut adalah hipertensi. Penderita hipertensi di Desa Ngingit hanya mengandalkan obat-obatan tanpa terapi non farmakologis. Sehingga, Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka-Membangun Desa (MBKM-MD) Universitas Negeri Malang 2022 menyelenggarakan kegiatan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit hipertensi serta turut berkontribusi dalam pembuatan alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi sebagai pengobatan alternatif. Metode pengabdian masyarakat di Desa Ngingit adalah penyuluhan serta implementasi alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi. Adapun hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat tersebut adalah peningkatan pengetahuan masyarakat terkait hipertensi serta pemanfaatan alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi untuk masyarakat Desa Ngingit. Kata kunci—Alat Jalan Terapi, Hipertensi, Pengobatan Farmakologis, Pengobatan non Farmakologis Abstract Hypertension is the most common cardiovascular disease. According to WHO, around the world 1.28 billion adults aged 30-79 years will suffer from hypertension. The American Hearth Association (AHA) and the European Society of Hypertension make guidelines for the management of hypertension, namely pharmacological, non-pharmacological, and elderly management. Patients with hypertension must be controlled by routine blood pressure checks. These checks are carried out in village activities including POSBINDU PTM, elderly Posyandu, or in health facilities. In Ngingit Village, Tumpang District, Malang Regency, POSBINDU PTM and elderly Posyandu activities went well. It was found that the trend of disease in the village was hypertension. Hypertension sufferers in Ngingit Village only rely on medicines without non-pharmacological therapy. Thus, the MBKM-MD State University of Malang 2022 held educational activities for the public about hypertension and contributed to the manufacture of portable therapeutic walking devices for hypertension sufferers as an alternative treatment. Community service methods in Ngingit Village are counseling and implementation of portable therapy walking devices for hypertension sufferers. The results of the implementation of community service are an increase in community knowledge regarding hypertension and the use of portable therapeutic walking devices for people with hypertension for the people of Ngingit Village. Keywords—Hypertension, Non-Pharmacological Treatment, Pharmacological Treatment, Therapy Device
State University of Malang (UM)
Title: Implementasi Alat Jalan Terapi Portable bagi Penderita Hipertensi di Desa Ngingit
Description:
Hipertensi termasuk penyakit kardiovaskuler yang paling banyak ditemui.
Menurut WHO, di seluruh dunia 1,28 miliar orang dewasa usia 30-79 tahun akan menderita hipertensi.
American Hearth Association (AHA) dan European Society of Hypertension membuat panduan manajemen hipertensi yaitu terapi farmakologis, non farmakologis, dan manajemen usia lanjut.
Penderita hipertensi harus dikontrol dengan rutin cek tekanan darah.
Pengecekan tersebut dilakukan dikegiatan desa meliputi POSBINDU PTM, posyandu lansia, atau di fasilitas kesehatan.
Di Desa Ngingit Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang kegiatan POSBINDU PTM dan posyandu lansia berjalan dengan baik.
Ditemukan fakta bahwa tren penyakit di desa tersebut adalah hipertensi.
Penderita hipertensi di Desa Ngingit hanya mengandalkan obat-obatan tanpa terapi non farmakologis.
Sehingga, Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka-Membangun Desa (MBKM-MD) Universitas Negeri Malang 2022 menyelenggarakan kegiatan edukasi kepada masyarakat tentang penyakit hipertensi serta turut berkontribusi dalam pembuatan alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi sebagai pengobatan alternatif.
Metode pengabdian masyarakat di Desa Ngingit adalah penyuluhan serta implementasi alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi.
Adapun hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat tersebut adalah peningkatan pengetahuan masyarakat terkait hipertensi serta pemanfaatan alat jalan terapi portable bagi penderita hipertensi untuk masyarakat Desa Ngingit.
Kata kunci—Alat Jalan Terapi, Hipertensi, Pengobatan Farmakologis, Pengobatan non Farmakologis Abstract Hypertension is the most common cardiovascular disease.
According to WHO, around the world 1.
28 billion adults aged 30-79 years will suffer from hypertension.
The American Hearth Association (AHA) and the European Society of Hypertension make guidelines for the management of hypertension, namely pharmacological, non-pharmacological, and elderly management.
Patients with hypertension must be controlled by routine blood pressure checks.
These checks are carried out in village activities including POSBINDU PTM, elderly Posyandu, or in health facilities.
In Ngingit Village, Tumpang District, Malang Regency, POSBINDU PTM and elderly Posyandu activities went well.
It was found that the trend of disease in the village was hypertension.
Hypertension sufferers in Ngingit Village only rely on medicines without non-pharmacological therapy.
Thus, the MBKM-MD State University of Malang 2022 held educational activities for the public about hypertension and contributed to the manufacture of portable therapeutic walking devices for hypertension sufferers as an alternative treatment.
Community service methods in Ngingit Village are counseling and implementation of portable therapy walking devices for hypertension sufferers.
The results of the implementation of community service are an increase in community knowledge regarding hypertension and the use of portable therapeutic walking devices for people with hypertension for the people of Ngingit Village.
Keywords—Hypertension, Non-Pharmacological Treatment, Pharmacological Treatment, Therapy Device.
Related Results
Penerapan Senam Hipertensi dan Rebusan Air Daun Salam untuk Hipertensi
Penerapan Senam Hipertensi dan Rebusan Air Daun Salam untuk Hipertensi
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang dapat menyerang otak, mata, jantung, ginjal sampai pada pembulu...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Grogol Tahun 2022
Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Grogol Tahun 2022
Hipertensi adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah di atas ambang batas normal. Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menyadarkan masyarakat melalui ...
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PASIEN HIPERTENSI TERHADAP TATALAKSANA HIPERTENSI DI KLINIK DOKTER 24 JAM MELATI TASIKMALAYA
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PASIEN HIPERTENSI TERHADAP TATALAKSANA HIPERTENSI DI KLINIK DOKTER 24 JAM MELATI TASIKMALAYA
Prevalensi penyakit hipertensi di kota Tasikmalaya masih tergolong tinggi. Salah satu penyebabnya adalah tingkat kesadaran penderita terhadap kesehatan masih rendah. Masih banyak p...
Karakteristik Penderita Hipertensi yang Dirawat Inap di RSUD Meuraxa
Karakteristik Penderita Hipertensi yang Dirawat Inap di RSUD Meuraxa
Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) dengan angka kejadian yang tinggi baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Data...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract
The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH TERAPI PIJAT REFLEKSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
Abstrak
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Jumlah penderita hipertensi terus meningkat setiap tahun, diperkir...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...

