Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMURNIAN GARAM KROSOK MELALUI METODE REKRISTALISASI

View through CrossRef
ABSTRAK Pemurnian garam krosok merupakan langkah penting dalam industri makanan dan farmasi untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Salah satu metode yang digunakan untuk pemurnian garam krosok pada penelitian ini adalah rekristalisasi dengan penambahan konsentrasi kapur sirih yang berbeda. Metode rekristalisasi merupakan cara untuk melarutkan kristal garam dalam air, kemudian dapat difiltrasi untuk memisahkan pengotor tersebut dari laru tan garam bersihnya. Larutan garam bersih ini kemudian dipanaskan hingga membentuk kristal garam yang lebih murni. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kandungan kadar NaCl pada hasil garam yang sudah dimurnikan. Manfaat dari penelitian ini dapat digunakan sebagai pengetahuan baru tentang metode pemurnian garam rakyat secara sederhana dan memperoleh kualitas garam yang tinggi sehingga penggunaanya lebih bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi tinggi, serta dapat meningkatkan pendapatan petani garam. Dalam proses ini, penambahan konsentrasi kapur sirih 0,1%, 0,15% dan 0,2% dilakukan untuk melihat pengaruhnya terhadap pemurnian garam krosok. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan kadar NaCl tertinggi yaitu pada penambahan konsentrasi 0,1% kapur sirih yaitu sebesar 94,9% telah memenuhi SNI 3556:2016, sedangkan kadar NaCl terendah yaitu pada Konsentrasi kapur sirih 0,2% sebesar 92,1%.   Kata Kunci: Garam Krosok, Rekristalisasi, NaCl
Title: PEMURNIAN GARAM KROSOK MELALUI METODE REKRISTALISASI
Description:
ABSTRAK Pemurnian garam krosok merupakan langkah penting dalam industri makanan dan farmasi untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan.
Salah satu metode yang digunakan untuk pemurnian garam krosok pada penelitian ini adalah rekristalisasi dengan penambahan konsentrasi kapur sirih yang berbeda.
Metode rekristalisasi merupakan cara untuk melarutkan kristal garam dalam air, kemudian dapat difiltrasi untuk memisahkan pengotor tersebut dari laru tan garam bersihnya.
Larutan garam bersih ini kemudian dipanaskan hingga membentuk kristal garam yang lebih murni.
Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa kandungan kadar NaCl pada hasil garam yang sudah dimurnikan.
Manfaat dari penelitian ini dapat digunakan sebagai pengetahuan baru tentang metode pemurnian garam rakyat secara sederhana dan memperoleh kualitas garam yang tinggi sehingga penggunaanya lebih bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi tinggi, serta dapat meningkatkan pendapatan petani garam.
Dalam proses ini, penambahan konsentrasi kapur sirih 0,1%, 0,15% dan 0,2% dilakukan untuk melihat pengaruhnya terhadap pemurnian garam krosok.
Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 pengulangan.
Hasil penelitian menunjukkan kadar NaCl tertinggi yaitu pada penambahan konsentrasi 0,1% kapur sirih yaitu sebesar 94,9% telah memenuhi SNI 3556:2016, sedangkan kadar NaCl terendah yaitu pada Konsentrasi kapur sirih 0,2% sebesar 92,1%.
  Kata Kunci: Garam Krosok, Rekristalisasi, NaCl.

Related Results

Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Garam krosok adalah garam bahan baku yang berbentuk kristal atau biasa disebut dengan garam bahan baku. Usaha produksi garam krosok masyarakat Desa Gresik Putih Kabupaten Sumenep a...
Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Pendampingan Pengolahan Produk Garam Krosok Menjadi Garam Konsumsi
Garam krosok adalah garam bahan baku yang berbentuk kristal atau biasa disebut dengan garam bahan baku. Usaha produksi garam krosok masyarakat Desa Gresik Putih Kabupaten Sumenep a...
Penentuan Karakteristis Hidro Ekstraktor Model
Penentuan Karakteristis Hidro Ekstraktor Model
Garam merupakan salah satu komuditas besar dari Indonesia sebagai negara dengan banyak pantai dan perairan. Garam didapat dengan beberapa cara yaitu kristalisasi air laut, rekrista...
Aplikasi Zeolit Teraktivasi Asam Sebagai Purifikator Garam Aceh Timur
Aplikasi Zeolit Teraktivasi Asam Sebagai Purifikator Garam Aceh Timur
Garam adalah benda padatan berwarna putih berbentuk kristal yang merupakan kumpulan senyawa dengan bagian terbesar NaCl (> 80%) serta senyawa lainnya seperti kalsium sulfat (CaS...
REKAYASA OVEN PORTABEL-HORISONTAL PADA PENGOLAHAN TEMBAKAU VIRGINIA
REKAYASA OVEN PORTABEL-HORISONTAL PADA PENGOLAHAN TEMBAKAU VIRGINIA
<p>Oven portabel-horisontal (4m x 8m x 4m) untuk pengovenan daun tembakau Virginia menjadi krosok fc (flue-cured) telah direkayasa di Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Se...
Bijak dalam Menyimpan Garam dengan Baik
Bijak dalam Menyimpan Garam dengan Baik
Iodium merupakan mineral yang diperlukan oleh tubuh manusia dalam jumlah yang relatif sangat kecil. Garam ber iodium yang di gunakan sebagai garam yang di konsumsi oleh masyarakat ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA GARAM DI INDONESIA
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA GARAM DI INDONESIA
Garam merupakan komoditas strategis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kebutuhan dan hasil produksi garam yang terus meningkat setiap tahun, seharusnya berdampak pada harga garam...
PENINGKATAN KUALITAS MINYAK KELAPA TRADISIONAL DENGAN TEKNOLOGI PEMURNIAN SEDERHANA
PENINGKATAN KUALITAS MINYAK KELAPA TRADISIONAL DENGAN TEKNOLOGI PEMURNIAN SEDERHANA
Pemanfaatan kelapa sebagai minyak telah dilakukan masyarakat, namun sebagian besar baru menghasilkan minyak kelapa mentah (crude coconut oil) yang belum layak untuk diperdagangkan ...

Back to Top