Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENINGKATAN KUALITAS MINYAK KELAPA TRADISIONAL DENGAN TEKNOLOGI PEMURNIAN SEDERHANA

View through CrossRef
Pemanfaatan kelapa sebagai minyak telah dilakukan masyarakat, namun sebagian besar baru menghasilkan minyak kelapa mentah (crude coconut oil) yang belum layak untuk diperdagangkan karena berwarna gelap, berbau tengik, dan tidak tahan lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas minyak kelapa tradisional dengan teknologi pemurnian sederhana berupa netralisasi, degumminng, dan filtrasi. Pembuatan minyak kelapa tradisional di masyarakat umumnya menggunakan santan segar atau santan yang telah dimalamkan (santan fermentasi). Sebelum proses pemurnian, dilakukan karakterisasi minyak kelapa mentah dari bahan baku santan fermentasi  dan santan segar. Pengujian karakteristik minyak menunjukkan bahwa minyak kelapa yang dibuat dari santan fermentasi mempunyai kadar asam lemak bebas (0,95±0,02%) yang lebih tinggi dibandingkan minyak dari santan segar (0,80±0,00%). Proses pemurnian minyak kelapa dilakukan dengan metode netralisasi menggunakan larutan NaOH 0,96%, proses degumming menggunakan garam, dan filtrasi menggunakan kain saring. Teknologi pemurnian sederhana berhasil menurunkan kadar air minyak kelapa dari 0,24±0,01%  menjadi 0,11±0,02% setelah pemurnian dan menurunkan kadar asam lemak bebas dari 0,80±0,00% menjadi 0,33±0,02% setelah pemurnian. Minyak kelapa yang telah dimurnikan mempunyai kenampakan visual lebih jernih. Teknologi pemurnian yang dilakukan berhasil meningkatkan kualitas minyak kelapa tradisional yang dihasilkan masyarakat.
Title: PENINGKATAN KUALITAS MINYAK KELAPA TRADISIONAL DENGAN TEKNOLOGI PEMURNIAN SEDERHANA
Description:
Pemanfaatan kelapa sebagai minyak telah dilakukan masyarakat, namun sebagian besar baru menghasilkan minyak kelapa mentah (crude coconut oil) yang belum layak untuk diperdagangkan karena berwarna gelap, berbau tengik, dan tidak tahan lama.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas minyak kelapa tradisional dengan teknologi pemurnian sederhana berupa netralisasi, degumminng, dan filtrasi.
Pembuatan minyak kelapa tradisional di masyarakat umumnya menggunakan santan segar atau santan yang telah dimalamkan (santan fermentasi).
Sebelum proses pemurnian, dilakukan karakterisasi minyak kelapa mentah dari bahan baku santan fermentasi  dan santan segar.
Pengujian karakteristik minyak menunjukkan bahwa minyak kelapa yang dibuat dari santan fermentasi mempunyai kadar asam lemak bebas (0,95±0,02%) yang lebih tinggi dibandingkan minyak dari santan segar (0,80±0,00%).
Proses pemurnian minyak kelapa dilakukan dengan metode netralisasi menggunakan larutan NaOH 0,96%, proses degumming menggunakan garam, dan filtrasi menggunakan kain saring.
Teknologi pemurnian sederhana berhasil menurunkan kadar air minyak kelapa dari 0,24±0,01%  menjadi 0,11±0,02% setelah pemurnian dan menurunkan kadar asam lemak bebas dari 0,80±0,00% menjadi 0,33±0,02% setelah pemurnian.
Minyak kelapa yang telah dimurnikan mempunyai kenampakan visual lebih jernih.
Teknologi pemurnian yang dilakukan berhasil meningkatkan kualitas minyak kelapa tradisional yang dihasilkan masyarakat.

Related Results

Processing and Development of Frying Oil from Fruit of Some Varieties of Dwarf Coconut
Processing and Development of Frying Oil from Fruit of Some Varieties of Dwarf Coconut
<p class="Default">ABSTRACT</p><p class="Default">Fruits of Dwarft coconut commonly are used as young tender (8 months of fruit) for fresh coconut water and raw m...
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
<p>Abstrak</p><p>Proses penggorengan akan menyebabkan perubahan mutu minyak akibat reaksi hidrolisis, oksidasi dan proses termal. Penelitian ini bertujuan untuk m...
PENERAPAN PAKET TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN PEMANFAATAN LIMBAH UNTUK DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELAPA
PENERAPAN PAKET TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN PEMANFAATAN LIMBAH UNTUK DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELAPA
Kelapa mempunyai daya guna yang luas karena selain sebagai bahan baku industri pangan dan non pangan juga sebagai konsumsi rumah tangga. Pendayagunaan kelapa tidak hanya sebagai mi...
Kajian Experimental Pengolahan Minyak Kelapa Gading Murni (Virgin Coconut Oil) Dengan Metode Pemanasan 60oC, 70 OC Dan 80oC
Kajian Experimental Pengolahan Minyak Kelapa Gading Murni (Virgin Coconut Oil) Dengan Metode Pemanasan 60oC, 70 OC Dan 80oC
Minyak kelapa gading murni atau virgin coconut oil (VCO) merupakan modifikasi proses pembuatan minyak kelapa sehingga menghasilkan produk dengan kadar air dan kadar asam lemak beba...
Analisis Daya Saing Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia di Pasar Amerika Serikat
Analisis Daya Saing Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia di Pasar Amerika Serikat
Permintaan akan produk minyak kelapa sawit yang terus meningkat di pasar global menjadi ancaman bagi negara-negara yang memproduksi jenis minyak nabati lainnya. Ekspor minyak kelap...

Back to Top