Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KETERPADUAN PASAR BERAS DI KABUPATEN MANOKWARI

View through CrossRef
This research was aimed to investigate 1) rice marketing channel in ManokwariRegency; 2) marketing margin in Manokwari regency; and 3) market integration of rice in Manokwari regency. Primary and secondary data were collected in this research. Primary data were applied in analysis of rice marketing channel, and marketing margin, while secondary data of rice price for the period of 2004- 2010 were applied in analysis of market integration. Augmented Dickey Fuller (ADF), and regression method were implemented in analysis of this research. Result of the analysis show thatthere are nine rice marketing patterns or local rice marketing channels in Manokwari regency. The longest channel was involved three institutions such as village level rice millerlhuller, regency wholesaler and retailer which have the largest marketing margin too. Most farmer utilize the sixth rice marketing pattern on marketing channel, involving two intermediate middleman such as rice millerlhuller and regency retailer. The channel has low marketing margin which motivated farmer for producing rice due to largest share of price accepted by farmers. Analysis of rice market integration at Manokwari regency show that rice price at wholesale level is integrated with that at retaillevel.Penelitian ini bertujuan ootuk mengetahui 1). Jalur pemasaran beras produksi Kabupaten Manokwari; 2). Marjin pemasaran beras produksi Kabupaten Manokwari; dan 3). Tingkat keterpaduan pasar beras di Kabupaten Manokwari; Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer ootuk mengetahui saluran, dan margin pemasaran sedangkan data sekunder ootuk mengetahui keterpaduan pasar dengan menggunakan data harga beras tahoo 2004- 2010. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Augmented Dickey Faller (ADF), dan analisis regresi. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat sembilan pola pemasaran atau saluran pemasaran beras produksi Kabupaten Manokwari. Saluran terpanjang melibatkan sebanyak tiga lembaga perantara yaitu penggilingan, pedagang penampoog kabupaten dan pengecer kabupaten. Saluran yang panjang ini mempooyai margin pemasaran yang terbesar pula. Petani paling banyak menggunakan pola pemasaran beras pads saluran pemasaran yang keenam, yang melibatkan dua pedagang perantara yaitu penggilingan dan pedagang pengecer kabupaten. Persentase margin dari seluruh saluran tergolong rendah, hal ini akan mendorong petani ootuk lebih memproduksi beras karena harga yang diterima oleh petani menguntungkan, ini dapat dilihat dari share harga yang diterima oleh petani yang relatif tinggi. Analisis keterpaduan pasar beras produksi Kabupaten Manokwari menunjukan bahwa terdapat integrasi seeara vertikal antara harga beras di tingkat eeeran dan harga beras di tingkat grosir.
Title: ANALISIS KETERPADUAN PASAR BERAS DI KABUPATEN MANOKWARI
Description:
This research was aimed to investigate 1) rice marketing channel in ManokwariRegency; 2) marketing margin in Manokwari regency; and 3) market integration of rice in Manokwari regency.
Primary and secondary data were collected in this research.
Primary data were applied in analysis of rice marketing channel, and marketing margin, while secondary data of rice price for the period of 2004- 2010 were applied in analysis of market integration.
Augmented Dickey Fuller (ADF), and regression method were implemented in analysis of this research.
Result of the analysis show thatthere are nine rice marketing patterns or local rice marketing channels in Manokwari regency.
The longest channel was involved three institutions such as village level rice millerlhuller, regency wholesaler and retailer which have the largest marketing margin too.
Most farmer utilize the sixth rice marketing pattern on marketing channel, involving two intermediate middleman such as rice millerlhuller and regency retailer.
The channel has low marketing margin which motivated farmer for producing rice due to largest share of price accepted by farmers.
Analysis of rice market integration at Manokwari regency show that rice price at wholesale level is integrated with that at retaillevel.
Penelitian ini bertujuan ootuk mengetahui 1).
Jalur pemasaran beras produksi Kabupaten Manokwari; 2).
Marjin pemasaran beras produksi Kabupaten Manokwari; dan 3).
Tingkat keterpaduan pasar beras di Kabupaten Manokwari; Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder.
Data primer ootuk mengetahui saluran, dan margin pemasaran sedangkan data sekunder ootuk mengetahui keterpaduan pasar dengan menggunakan data harga beras tahoo 2004- 2010.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis Augmented Dickey Faller (ADF), dan analisis regresi.
Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat sembilan pola pemasaran atau saluran pemasaran beras produksi Kabupaten Manokwari.
Saluran terpanjang melibatkan sebanyak tiga lembaga perantara yaitu penggilingan, pedagang penampoog kabupaten dan pengecer kabupaten.
Saluran yang panjang ini mempooyai margin pemasaran yang terbesar pula.
Petani paling banyak menggunakan pola pemasaran beras pads saluran pemasaran yang keenam, yang melibatkan dua pedagang perantara yaitu penggilingan dan pedagang pengecer kabupaten.
Persentase margin dari seluruh saluran tergolong rendah, hal ini akan mendorong petani ootuk lebih memproduksi beras karena harga yang diterima oleh petani menguntungkan, ini dapat dilihat dari share harga yang diterima oleh petani yang relatif tinggi.
Analisis keterpaduan pasar beras produksi Kabupaten Manokwari menunjukan bahwa terdapat integrasi seeara vertikal antara harga beras di tingkat eeeran dan harga beras di tingkat grosir.

Related Results

ANALISIS KORELASI ANTARA JUMLAH PENDUDUK DENGAN IMPOR BERAS INDONESIA
ANALISIS KORELASI ANTARA JUMLAH PENDUDUK DENGAN IMPOR BERAS INDONESIA
Perkembangan impor beras di Indonesia sudah dimulai pada awal kemerdekaan yaitu pada 1945 sampai 1960. Impor beras Indonesia mencapai 0,3 sampai 1 juta ton per tahun. Setelah itu t...
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Analisis Keunggulan Komparatif Beras Indonesia
Komoditas beras menjadi sumber pangan utama bagi 95 persen penduduk di Indonesia. Produksi padi tahun 2013 diperkirakan sebesar 70,87 juta ton gabah kering giling (GKG) setara deng...
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Coklat Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Kasus global menyatakan Diabetes bukan hanya penyebab kematian dini di seluruh dunia, tetapi juga penyebab utama kebutaan, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Beras (Oryza sativa) ...
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Perbandingan Kadar Pati pada Beras Merah Dibandingkan dengan Beras Putih Menggunakan Uji Iodida
Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditandai denganĀ  peningkatan kadar glukosa di dalam darah, erat kaitannya dengan mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan. Karbohidrat merup...
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Analisis Neraca Beras di Kabupaten Banjar
Pemenuhan kebutuhan beras di masa mendatang akan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan penawaran dan permintaan beras, baik yang diproduksi sendiri-sendiri maupun ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran beras di Kabupaten Jember, untuk menganalisis ketahanan pangan pada beras d...
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
KINERJA DAN PROSPEK KETAHANAN PANGAN KOMODITAS BERAS DI KABUPATEN JEMBER
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran beras di Kabupaten Jember, untuk menganalisis ketahanan pangan pada beras d...

Back to Top