Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Kecepatan Proses dan Mutu Minyak Bekatul melalui Proses Ekstraksi Berbantukan Ultrasonik
View through CrossRef
Minyak bekatul adalah salah satu minyak yang telah banyak digunakan dalam industri kimia, farmasi dan makanan mengingat kandungan esensial tinggi seperti antioksidan, vitamin yang baik untuk tubuh. Ekstraksi minyak bekatul berbantukan ultrasonik merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengurangi waktu ekstraksi. Tujuan dari penelitian ini ialah mengkaji pengaruh metode ekstraksi terhadap perpindahan massa minyak bekatul, kualitas antioksidan, dan kualitas minyak bekatul selama proses ekstraksi pada suhu, waktu ekstraksi, dan rasio pelarut yang tepat. Perpindahan massa minyak bekatul dievaluasi berdasarkan pengaruh berbagai suhu, waktu ekstraksi, dan rasio pelarut untuk memprediksi waktu yang tepat untuk mendapatkan minyak bekatul yang banyak. Kualitas kimia (kandungan antioksidan α-tokoferol) serta kualitas fisik (warna minyak) minyak bekatul dikaji sehingga mampu memprediksi suhu, waktu ekstraksi, dan rasio pelarut yang relatif baik. Hasil penelitian menunjukkan yield meningkat seiring dengan bertambahnya suhu dan waktu ekstraksi. Meski demikian nilai antioksidan α-tokoferol akan menurun seiring bertambahnya suhu, waktu ekstraksi dan pelarut. Kondisi operasi yang direkomendasikan untuk mendapatkan yield dan nilai antioksidan yang cukup tinggi adalah pada suhu 40ºC, rasio bahan/pelarut 1:5 dan waktu ekstraksi 51 menit.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Peningkatan Kecepatan Proses dan Mutu Minyak Bekatul melalui Proses Ekstraksi Berbantukan Ultrasonik
Description:
Minyak bekatul adalah salah satu minyak yang telah banyak digunakan dalam industri kimia, farmasi dan makanan mengingat kandungan esensial tinggi seperti antioksidan, vitamin yang baik untuk tubuh.
Ekstraksi minyak bekatul berbantukan ultrasonik merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengurangi waktu ekstraksi.
Tujuan dari penelitian ini ialah mengkaji pengaruh metode ekstraksi terhadap perpindahan massa minyak bekatul, kualitas antioksidan, dan kualitas minyak bekatul selama proses ekstraksi pada suhu, waktu ekstraksi, dan rasio pelarut yang tepat.
Perpindahan massa minyak bekatul dievaluasi berdasarkan pengaruh berbagai suhu, waktu ekstraksi, dan rasio pelarut untuk memprediksi waktu yang tepat untuk mendapatkan minyak bekatul yang banyak.
Kualitas kimia (kandungan antioksidan α-tokoferol) serta kualitas fisik (warna minyak) minyak bekatul dikaji sehingga mampu memprediksi suhu, waktu ekstraksi, dan rasio pelarut yang relatif baik.
Hasil penelitian menunjukkan yield meningkat seiring dengan bertambahnya suhu dan waktu ekstraksi.
Meski demikian nilai antioksidan α-tokoferol akan menurun seiring bertambahnya suhu, waktu ekstraksi dan pelarut.
Kondisi operasi yang direkomendasikan untuk mendapatkan yield dan nilai antioksidan yang cukup tinggi adalah pada suhu 40ºC, rasio bahan/pelarut 1:5 dan waktu ekstraksi 51 menit.
Related Results
Uji Kualitas Minyak Goreng Curah yang dijual di Pasar Tradisional Surakarta dengan Penentuan Kadar Air, Bilangan Asam dan Bilangan Peroksida
Uji Kualitas Minyak Goreng Curah yang dijual di Pasar Tradisional Surakarta dengan Penentuan Kadar Air, Bilangan Asam dan Bilangan Peroksida
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas minyak goreng curah dengan uji organoleptis, penentuan bilangan asam menggunakan titrasi asam basa, bilangan peroksida dengan metode...
PENGARUH HNO3 DAN TINGKAT EKSTRAKSI PADA PENINGKATAN Ce DALAM KONSENTRAT CERI HIDROKSIDA MEMAKAI TBP
PENGARUH HNO3 DAN TINGKAT EKSTRAKSI PADA PENINGKATAN Ce DALAM KONSENTRAT CERI HIDROKSIDA MEMAKAI TBP
PENGARUH HNO3 DAN TINGKAT EKSTRAKSI PADA PENINGKATAN Ce DALAM KONSENTRAT CERIHIDROKSIDA MEMAKAI TBP. Telah dilakukan ekstraksi konsentrat Ce(OH)4 hasil olah pasir monasit. Ceri hid...
EKSTRAKSI OLOERESIN JAHE MENGGUNAKAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK
EKSTRAKSI OLOERESIN JAHE MENGGUNAKAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK
Pengembangan proses pengolahan jahe dengan metode ekstraksi terus dilakukanuntuk mendapatkan oleoresin dengan kualitas dan kuantitas yang maksimal.Penelitian ini bertujuan untuk me...
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SABUN PADAT EKSTRAK BEKATUL BERAS MERAS (Oryza nivara L.)
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SABUN PADAT EKSTRAK BEKATUL BERAS MERAS (Oryza nivara L.)
Bekatul beras merah mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder. Kandungan senyawa fenolik pada bekatul beras merah memiliki aktivitas antioksidan tinggi yang berpotensi dimanfa...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Isolasi Minyak Atsiri(Aetheric oil) Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Isolasi Minyak Atsiri(Aetheric oil) Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Kulit jeruk mengandung minyak atsiri, atau dikenal juga sebagai minyak eteris (citrus oil) banyak dimanfaatkan oleh industri kimia parfum, menambah aroma jeruk pada minuman dan mak...
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi adalah tentang seberapa lambat atau seberapa cepat suatu benda bergerak. Kita telah mendengar tentang kecepatan tetapi tahukah kita apa yang sedang kita bicarakan ...

