Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MAKNA SIMBOLIK TRADISI TEDHAK SITEN PADA MASYARAKAT DUSUN SUKA DAMAI DESA BAGAN JAYA KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

View through CrossRef
Penelitian ini membahas tentang Makna Simbolik Tradisi Tedhak Siten  Pada Masyarakat Suka Damai Desa Bagan Jaya Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir. Tradisi dan kepercayaan terdahulu tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan suatu masyarakat, sebab telah mengurat dan mengakar dalam lintas sejarah  dan peradabannya. Setiap suku di Indonesia pasti memiliki kepercayaan, salah satunya suku Jawa di Suka Damai terdapat tradisi Tedhak Siten. Dalam Penelitian ini penulis menjelaskan makna simbolik tradisi Tedhak Siten pada masyarakat Suka Damai. Jenis penelitian yang digunakan adalah lapangan (field research),lokasi penelitian terletak di Suka Damai Desa Bagan Jaya Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir, sumber data penelitian yaitu data primer dan sekunder, tehnik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi, tehnik analisis data yang digunakan merupakan Langkah yang urgen dan menentukan. Analisis data kualitatif merupakan sumber dari deskripsi yang luas dan berlandasan kokoh, serta memuat penjelasan tentang proses-proses yang terjadi dalam lingkungan setempat. Hasil penelitian ini yaitu tradisi Tedhak Siten sebuah peristiwa penting dalam perjalanan hidup manusia, hal ini dikarenakan masa peralihan dari bayi kebalita yang ditandai dengan berhasilnya seorang bayi tersebut untuk belajar berjalan. Tahap pelaksanaanya mulai dari doa bersama, menapak kertas 7 warna, menginjak tanah, mandi, menaiki tangga dari tebu, memilih barang dan memotong tumpeng. Adapun makna simbolik dan nilai-nilai yang ada pada tradisi tersebut diantaranya: simbol tumpeng maksudnya ketika keluar (lahir) harus bersungguh-sungguh ataupun bersemangat dan kelak ketika sang anak sudah dewas diharapkan mampu dan kuat berdiri sendiri untuk menghadapi tantangan dan mencapai cita-cita.
Title: MAKNA SIMBOLIK TRADISI TEDHAK SITEN PADA MASYARAKAT DUSUN SUKA DAMAI DESA BAGAN JAYA KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Description:
Penelitian ini membahas tentang Makna Simbolik Tradisi Tedhak Siten  Pada Masyarakat Suka Damai Desa Bagan Jaya Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir.
Tradisi dan kepercayaan terdahulu tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan suatu masyarakat, sebab telah mengurat dan mengakar dalam lintas sejarah  dan peradabannya.
Setiap suku di Indonesia pasti memiliki kepercayaan, salah satunya suku Jawa di Suka Damai terdapat tradisi Tedhak Siten.
Dalam Penelitian ini penulis menjelaskan makna simbolik tradisi Tedhak Siten pada masyarakat Suka Damai.
Jenis penelitian yang digunakan adalah lapangan (field research),lokasi penelitian terletak di Suka Damai Desa Bagan Jaya Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir, sumber data penelitian yaitu data primer dan sekunder, tehnik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi, tehnik analisis data yang digunakan merupakan Langkah yang urgen dan menentukan.
Analisis data kualitatif merupakan sumber dari deskripsi yang luas dan berlandasan kokoh, serta memuat penjelasan tentang proses-proses yang terjadi dalam lingkungan setempat.
Hasil penelitian ini yaitu tradisi Tedhak Siten sebuah peristiwa penting dalam perjalanan hidup manusia, hal ini dikarenakan masa peralihan dari bayi kebalita yang ditandai dengan berhasilnya seorang bayi tersebut untuk belajar berjalan.
Tahap pelaksanaanya mulai dari doa bersama, menapak kertas 7 warna, menginjak tanah, mandi, menaiki tangga dari tebu, memilih barang dan memotong tumpeng.
Adapun makna simbolik dan nilai-nilai yang ada pada tradisi tersebut diantaranya: simbol tumpeng maksudnya ketika keluar (lahir) harus bersungguh-sungguh ataupun bersemangat dan kelak ketika sang anak sudah dewas diharapkan mampu dan kuat berdiri sendiri untuk menghadapi tantangan dan mencapai cita-cita.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Konstruksi Realitas Simbolik Makna Islam Damai Dalam Program Damai Indonesiaku Tvone
Konstruksi Realitas Simbolik Makna Islam Damai Dalam Program Damai Indonesiaku Tvone
Tujuan dari penelitian yang berjudul Konstruksi Realitas Simbolik Makna “Islam Damai” dalam Program Damai Indonesiaku TVOne yakni: Pertama, menganalisis teori Konstruksi Sosial Rea...
ANALISIS USAHA MINYAK KELAPA DI KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ANALISIS USAHA MINYAK KELAPA DI KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Kelapa merupakan tanaman perkebunan utama yang dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Indragiri Hilir dengan luasan mencapai 440.821 hektar. Salah satu produk turunan kelapa yang d...
STRATEGI PENGUATAN INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI UNTUK MENDORONG INVESTASI DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
STRATEGI PENGUATAN INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI UNTUK MENDORONG INVESTASI DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
The economic growth of Indragiri Hilir Regency in 2024 was recorded at 3.10%, while the regional investment growth in 2024 reached 6.79%, showing an improvement compared to -0.56% ...
PERGESERAN MAKNA SOSIAL TRADISI TEDHAK SITEN: DARI SACRAL KE PROFAN
PERGESERAN MAKNA SOSIAL TRADISI TEDHAK SITEN: DARI SACRAL KE PROFAN
Tradisi yang merupakan bagian dari kebudayaan merupakan suatu kekayaan yang sangat benilai. Oleh sebab itu, upaya penjagaan, pemeliharaan dan pelestarian budaya merupakan kewajiban...
IMPLEMENTASI PROGRAM AKSI KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
IMPLEMENTASI PROGRAM AKSI KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
The goal of this study is to describe and analyze the synergy model between the Central Government and the Kabupaten Indragiri Hilir Government that is effective in creating food s...
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
<p>Umat Hindu selalu memegang teguh ajaran <em>Tri Hita Karana </em>yaitu tiga sumber</p><p>yang mendatangkan kebahagiaan, yakni hubungan manusia deng...
SEJARAH KALENTUNO GHOLEO PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA (1971-2022)1
SEJARAH KALENTUNO GHOLEO PADA MASYARAKAT MUNA DI DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA (1971-2022)1
ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) Untuk menguraikan latar belakang pelaksanaan tradisi kalentuno gholeo pada masyarakat di desa Labunti Kecamatan Lasalepa Kabupaten M...

Back to Top