Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Upaya Pembentukan Karakter Sopan Santun Bagi Siswa Sekolah Dasar

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya pembentukan karakter sopan santun pada siswa sekolah dasar melalui pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian dilatarbelakangi oleh menurunnya perilaku sopan santun anak yang dipengaruhi oleh paparan media digital, lemahnya pengawasan orang tua, dan kurangnya pembiasaan nilai moral di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berperan sebagai teladan dan katalis perubahan melalui pembiasaan harian, penggunaan bahasa santun, permainan edukatif, serta penyuluhan kepada guru dan orang tua. Observasi partisipatif memperlihatkan peningkatan perilaku sopan siswa, seperti kemampuan menunggu giliran, menggunakan salam dan ucapan terima kasih, serta menurunnya penggunaan bahasa kurang pantas. Sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat nagari turut memperkuat pembinaan karakter sehingga nilai sopan santun lebih mudah diinternalisasi. Penelitian ini menegaskan bahwa intervensi yang kontekstual dan konsisten dapat meningkatkan perilaku sopan santun pada anak usia sekolah dasar.
Title: Upaya Pembentukan Karakter Sopan Santun Bagi Siswa Sekolah Dasar
Description:
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya pembentukan karakter sopan santun pada siswa sekolah dasar melalui pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar.
Penelitian dilatarbelakangi oleh menurunnya perilaku sopan santun anak yang dipengaruhi oleh paparan media digital, lemahnya pengawasan orang tua, dan kurangnya pembiasaan nilai moral di sekolah.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, dan wawancara mendalam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa KKN berperan sebagai teladan dan katalis perubahan melalui pembiasaan harian, penggunaan bahasa santun, permainan edukatif, serta penyuluhan kepada guru dan orang tua.
Observasi partisipatif memperlihatkan peningkatan perilaku sopan siswa, seperti kemampuan menunggu giliran, menggunakan salam dan ucapan terima kasih, serta menurunnya penggunaan bahasa kurang pantas.
Sinergi antara mahasiswa, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat nagari turut memperkuat pembinaan karakter sehingga nilai sopan santun lebih mudah diinternalisasi.
Penelitian ini menegaskan bahwa intervensi yang kontekstual dan konsisten dapat meningkatkan perilaku sopan santun pada anak usia sekolah dasar.

Related Results

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA SOPAN SANTUN ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V SDN SINDANGGALIH
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA SOPAN SANTUN ANAK SEKOLAH DASAR KELAS V SDN SINDANGGALIH
Abstrak Penelitian tentang faktor penyebab kurangnya sopan santun di kalangan anak sekolah dasar sangat penting di era digital dan perubahan sosial yang cepat. Pemahaman tentang fa...
Sinema Edukasi Meningkatkan Sopan Santun Siswa Di SMP Negri 48 Surabaya
Sinema Edukasi Meningkatkan Sopan Santun Siswa Di SMP Negri 48 Surabaya
Penelitian ini memanfaatkan  sinema edukasi untuk meningkatkan perilaku sopan santun siswa di SMP Negeri 48 Surabaya. Masalah yang dihadapi adalah kurangnya perilaku sopan santun, ...
PERAN GURU DALAM MENANAM KARAKTER SOPAN SANTUN PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS III SEKOLAH DASAR
PERAN GURU DALAM MENANAM KARAKTER SOPAN SANTUN PADA MATA PELAJARAN PPKN KELAS III SEKOLAH DASAR
Tujuan penelitian ini mendiskripsikan tentang bagaimana peran guru dalam menanamkan  Karakter Sopan Santun pada mata pelajaran PPKN Siswa Kelas  III Sekolah Dasar Negeri 04 Ulak Mu...
IMPLEMENTASI BAHASA SANTUN DALAM AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR SEBAGAI BENTUK PENDIDIKAN KARAKTER
IMPLEMENTASI BAHASA SANTUN DALAM AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR SEBAGAI BENTUK PENDIDIKAN KARAKTER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bahasa santun dalam aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 12 Rambah Samo dan perannya dalam pembentukan karakter siswa. Pen...
PENERAPAN BUDAYA 5S DALAM PEMBELAJARAN IPS SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER SOSIAL SISWA
PENERAPAN BUDAYA 5S DALAM PEMBELAJARAN IPS SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER SOSIAL SISWA
Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa penerapan budaya 5S dalam pembelajaran IPS guna memperkuat karakter sosial siswa meliputi kegiatan pembiasaan. Dalam membiasakan sis...
Menerapkan budaya sopan santun di tengah keluarga Untuk meningkatkan nilai pendidikan karakter
Menerapkan budaya sopan santun di tengah keluarga Untuk meningkatkan nilai pendidikan karakter
Pada Negara Indonesia budaya yang digunakan adalah budaya yang lebih mengarah pada kebudayaan timur dimana budaya ini masih melekat sekali tentang adat sopan santun. Melalui itu bu...
Menerapkan budaya sopan santun di tengah keluarga Untuk meningkatkan nilai pendidikan karakter
Menerapkan budaya sopan santun di tengah keluarga Untuk meningkatkan nilai pendidikan karakter
Pada Negara Indonesia budaya yang digunakan adalah budaya yang lebih mengarah pada kebudayaan timur dimana budaya ini masih melekat sekali tentang adat sopan santun. Melalui itu bu...

Back to Top