Javascript must be enabled to continue!
Analisis Perpindahan Panas Terhadap Penurunan Suhu Air Panas Pada Gelas Dengan Material Yang Berbeda
View through CrossRef
Ketika mendiamkan air panas pada gelas kemudian mengalami perubahan suhu dari awalnya panas lalu beberapa jam atau sejam kemudian suhu tersebut akan dingin, perpindahan panas tersebut dikarenakan adanya perbedaan suhu yang terdapat pada material. Perpindahan panas berlangsung melalui dari tiga cara yaitu ada konduksi yang disebut hantaran, konveksi yang disebut aliran, dan radiasi yang disebut pancaran. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui laju penurunan suhu air panas pada gelas dengan material gelas yang berbeda diantaranya pada material kaca, plastik, keramik dan aluminium. Metode penelitian yang digunakan yaitu adalah menggunakan metode eksperimen yang menyiapkan gelas dengan material kaca, plastik, keramik dan aluminium. Kemudian mengisi gelas dengan air panas secara bersamaan dengan ukuran air sebanyak 180 ml. kemudian dicatat perubahan suhunya yang diukur dengan termometer digital setiap 5 menit sekali. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa setiap bahan memiliki penurunan suhu yang berbeda, dikarenakan adanya konduktivitas termal pada material gelas kaca, plastik, keramik, dan aluminium. perbedaan penurunan suhu pada masing-masing material berkisar 2-3℃. Ketika suhu pada gelas mendekati suhu ruangan laju penurunan suhunya melambat. Penurunan suhu gelas kaca lebih cepat dibandingkan pada gelas plastik yang lebih lambat. Dan pada gelas keramik, penurunan suhunya lebih lambat dibandingkan pada gelas, aluminium yang suhunya turun lebih cepat. Material dengan konduktivitas yang tinggi memiliki penurunan laju suhunya lebih lambat dari material dengan konduktivitas yang rendah namun penurunan suhunya lebih cepat
University of Muhammadiyah Prof. Hamka (UHAMKA)
Title: Analisis Perpindahan Panas Terhadap Penurunan Suhu Air Panas Pada Gelas Dengan Material Yang Berbeda
Description:
Ketika mendiamkan air panas pada gelas kemudian mengalami perubahan suhu dari awalnya panas lalu beberapa jam atau sejam kemudian suhu tersebut akan dingin, perpindahan panas tersebut dikarenakan adanya perbedaan suhu yang terdapat pada material.
Perpindahan panas berlangsung melalui dari tiga cara yaitu ada konduksi yang disebut hantaran, konveksi yang disebut aliran, dan radiasi yang disebut pancaran.
Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui laju penurunan suhu air panas pada gelas dengan material gelas yang berbeda diantaranya pada material kaca, plastik, keramik dan aluminium.
Metode penelitian yang digunakan yaitu adalah menggunakan metode eksperimen yang menyiapkan gelas dengan material kaca, plastik, keramik dan aluminium.
Kemudian mengisi gelas dengan air panas secara bersamaan dengan ukuran air sebanyak 180 ml.
kemudian dicatat perubahan suhunya yang diukur dengan termometer digital setiap 5 menit sekali.
Hasil dari penelitian ini dapat diketahui bahwa setiap bahan memiliki penurunan suhu yang berbeda, dikarenakan adanya konduktivitas termal pada material gelas kaca, plastik, keramik, dan aluminium.
perbedaan penurunan suhu pada masing-masing material berkisar 2-3℃.
Ketika suhu pada gelas mendekati suhu ruangan laju penurunan suhunya melambat.
Penurunan suhu gelas kaca lebih cepat dibandingkan pada gelas plastik yang lebih lambat.
Dan pada gelas keramik, penurunan suhunya lebih lambat dibandingkan pada gelas, aluminium yang suhunya turun lebih cepat.
Material dengan konduktivitas yang tinggi memiliki penurunan laju suhunya lebih lambat dari material dengan konduktivitas yang rendah namun penurunan suhunya lebih cepat.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Penggunaan lemari pengering untuk pengeringan masih mempunyai kelemahan, yaitu temperatur pengering di dalam lemari pengering sering tidak seragam atau tidak sama di setiap rak yan...
Pembuatan Alat Uji Perpindahan Panas Secara Radiasi
Pembuatan Alat Uji Perpindahan Panas Secara Radiasi
<p>Praktikum perpindahan panas di Program Studi Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Semarang meliputi praktikum konduksi dan konveksi. Untuk itu perlu untuk membuat alat...
PEMANFAATAN LIMBAH GELAS AIR MINERAL SEBAGAI BAHAN DASAR BUNGA HIAS YANG CANTIK DAN MENARIK DI PKBM NEGERI 26 BINTARO JAKARTA SELATAN
PEMANFAATAN LIMBAH GELAS AIR MINERAL SEBAGAI BAHAN DASAR BUNGA HIAS YANG CANTIK DAN MENARIK DI PKBM NEGERI 26 BINTARO JAKARTA SELATAN
Pengabdian ini berjudul Pemanfaatan Limbah Gelas Air Mineral Sebagai Bahan Dasar Bunga Hias Yang Cantik Dan Menarik di Sekolah PKBM Bintaro Jakarta Selatan. Tujuan pengabdian ini a...
Kajian Perpindahan Panas Pada Solar Water Heater Dengan Sudut Kemiringan Kolektor 40°
Kajian Perpindahan Panas Pada Solar Water Heater Dengan Sudut Kemiringan Kolektor 40°
Energi surya merupakan energi terbarukan yang berasal dari sinar dan panas matahari yang tidak polutif, dan bersifat kontinyu. Energi terbarukan di Indonesia sangat melimpah tetapi...
VARIASI SERAT GELAS PADA PAPAN SEMEN DENGAN MORTAR BUSA
VARIASI SERAT GELAS PADA PAPAN SEMEN DENGAN MORTAR BUSA
Mortar busa adalah bahan gabungan yang terdiri dari campuran cairan pembuat busa, semen, pasir, dan air. Teknologi mortar busa saat ini sedang dikembangkan dan dapat jadi pilihan u...
RANCANG BANGUN MODEL KETEL PIPA API KAPASITAS 20 KG/JAM TEKANAN 3 BAR(GAUGE) KONDISI SATURASI
RANCANG BANGUN MODEL KETEL PIPA API KAPASITAS 20 KG/JAM TEKANAN 3 BAR(GAUGE) KONDISI SATURASI
Uap dihasilkan dalam pembangkit uap atau Boiler. Tugas skripsi ini untuk rancang bangun sebuah model ketel pipa api kapasitas 20 kg per jam dan tekanan kerja 3 barg dan untuk peran...

