Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

RANCANG BANGUN MODEL KETEL PIPA API KAPASITAS 20 KG/JAM TEKANAN 3 BAR(GAUGE) KONDISI SATURASI

View through CrossRef
Uap dihasilkan dalam pembangkit uap atau Boiler. Tugas skripsi ini untuk rancang bangun sebuah model ketel pipa api kapasitas 20 kg per jam dan tekanan kerja 3 barg dan untuk perancangan ini digunakan bahan bakar LPG. Dari perhitungan-perhitungan diperoleh jumlah konsumsi bahan bakar sebesar 1,58 kg/jam dengan total panas pembakaran sebesar 74665,75 kJ/jam dan melalui analisis komponen-komponen produk pembakaran maka diperoleh temperatur nyala api 1957,44 oC. Persentase panas yang ditransformasikan adalah 32232,19 kJ/jam atau 8953,38 W atau 43,16% dari total panas pembakaran dengan luas bidang perpindahan panas pada laluan I corong api adalah 0,06 m2, untuk laluan II persentase panas 13477,4 kJ/jam atau 3743,72 W atau 18,05% dari total panas pembakaran dengan luas bidang perpindahan panas adalah 0,136 m2 dengan total koefisien perpindahan panas sebesar 53,57 W/m2.K, dan laluan III persentase panas 4780,13 kJ/jam atau 1332,45 W atau 6,4% dari total panas pembakaran dengan luas bidang perpindahan panas adalah 0,12 m2 dengan total koefisien perpindahan panas sebesar 46,28 W/m2.K, serta diameter drum/selongsong adalah 0,315 m dan panjang masing-masing 0,5 m. Maka efisiensi Ketel Uap sebesar 67,61%. Dalam pembuatan ketel pipa api, bahan yang digunakan adalah baja karbon. Dari hasil pengujian diperoleh data yaitu, konsumsi bahan bakar rata-rata 1,45 kg/jam, Kapasitas uap rata-rata 15,4 kg/jam, dan efisiensi 59%.
Title: RANCANG BANGUN MODEL KETEL PIPA API KAPASITAS 20 KG/JAM TEKANAN 3 BAR(GAUGE) KONDISI SATURASI
Description:
Uap dihasilkan dalam pembangkit uap atau Boiler.
Tugas skripsi ini untuk rancang bangun sebuah model ketel pipa api kapasitas 20 kg per jam dan tekanan kerja 3 barg dan untuk perancangan ini digunakan bahan bakar LPG.
Dari perhitungan-perhitungan diperoleh jumlah konsumsi bahan bakar sebesar 1,58 kg/jam dengan total panas pembakaran sebesar 74665,75 kJ/jam dan melalui analisis komponen-komponen produk pembakaran maka diperoleh temperatur nyala api 1957,44 oC.
Persentase panas yang ditransformasikan adalah 32232,19 kJ/jam atau 8953,38 W atau 43,16% dari total panas pembakaran dengan luas bidang perpindahan panas pada laluan I corong api adalah 0,06 m2, untuk laluan II persentase panas 13477,4 kJ/jam atau 3743,72 W atau 18,05% dari total panas pembakaran dengan luas bidang perpindahan panas adalah 0,136 m2 dengan total koefisien perpindahan panas sebesar 53,57 W/m2.
K, dan laluan III persentase panas 4780,13 kJ/jam atau 1332,45 W atau 6,4% dari total panas pembakaran dengan luas bidang perpindahan panas adalah 0,12 m2 dengan total koefisien perpindahan panas sebesar 46,28 W/m2.
K, serta diameter drum/selongsong adalah 0,315 m dan panjang masing-masing 0,5 m.
Maka efisiensi Ketel Uap sebesar 67,61%.
Dalam pembuatan ketel pipa api, bahan yang digunakan adalah baja karbon.
Dari hasil pengujian diperoleh data yaitu, konsumsi bahan bakar rata-rata 1,45 kg/jam, Kapasitas uap rata-rata 15,4 kg/jam, dan efisiensi 59%.

Related Results

Quantum gauge theory simulation with ultracold atoms
Quantum gauge theory simulation with ultracold atoms
The study of ultracold atoms constitutes one of the hottest areas of atomic, molecular, and optical physics and quantum optics. The experimental and theoretical achievements in the...
Gambaran Mikrokopik Serebelum pada Hewan Coba Postmortem
Gambaran Mikrokopik Serebelum pada Hewan Coba Postmortem
Abstract: After death, there will be cellular changes that cause definite signs of death. These changes could be used to determine the time of death. This study was aimed to determ...
Cornelis Ketel en zijn familie: een revisie
Cornelis Ketel en zijn familie: een revisie
AbstractIn 1964 this journal published an article by J. Schouten with a family tree of the Ketel family of Gouda; most of the archive records consulted by the author for that purpo...
ANALISIS PROGRAM BOILER WATER TREATMENT DI KAPAL
ANALISIS PROGRAM BOILER WATER TREATMENT DI KAPAL
Ketel uap merupakan satu peralatan yang digunakan untuk menghasilkan uap dalam berbagai keperluan. Air didalam ketel uap dipanaskan oleh panas dari hasil pembakaran bahan bakarsehi...
ANALISA PENGARUH KEKERASAN PERMUKAAN TERHADAP KAPASITAS ALIRAN VISKOSITAS DAN TINGGI ALIRAN DALAM PIPA
ANALISA PENGARUH KEKERASAN PERMUKAAN TERHADAP KAPASITAS ALIRAN VISKOSITAS DAN TINGGI ALIRAN DALAM PIPA
Setiap fluida yang mengalir melalui pipa akan menghasilkan gesekan yang dapat mengakibatkan suatu kerugian berupa kerugian penurunan tekanan. Untuk menangani masalah ini diperlukan...
Wu Man, the Pipa and Chinese Tradition in a Contemporary Global Context?
Wu Man, the Pipa and Chinese Tradition in a Contemporary Global Context?
In contrast to the idea that the modernization of playing styles has unleashed the expressive potential of the pipa, this article suggests, through the individual case study of Wu ...
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA PIPA KALOR FLEKSIBEL
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA PIPA KALOR FLEKSIBEL
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja pipa kalor fleksibel. Pipa kalor fleksibel dibuat denganpanjang 450 mm. Bagian evaporator terbuat dari tembaga dengan panjang 150 mm,...
Analisis Penyediaan Air Bersih Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti : Studi Kasus Pada Infrastruktur Dan Keberlanjutan
Analisis Penyediaan Air Bersih Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti : Studi Kasus Pada Infrastruktur Dan Keberlanjutan
Air bersih merupakan salah satu bagian dari sistem utilitas yang penting di Gedung kampus. Fakultas Teknik Universitas Panca Bhakti telah berdiri sejak tahun 1981 dengan program st...

Back to Top