Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Strategi Komunikasi Simbolik untuk Branding Pengamen

View through CrossRef
Pengamen jalanan di area Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sering kali dihadapkan pada citra negatif dari masyarakat yang menganggap aktivitas mereka sebagai gangguan. Untuk mengatasi permasalahan ini, program pengabdian kepada masyarakat akan mengadakan pelatihan khusus bagi para pengamen di Lenteng Agung, dengan fokus pada pengembangan strategi komunikasi simbolik untuk branding. Pelatihan ini akan mencakup: 1) Pengenalan Konsep Branding dan Komunikasi Simbolik. Memahami dasar-dasar branding dan bagaimana komunikasi simbolik dapat membentuk persepsi publik. 2) Pengembangan Identitas Visual. Membantu pengamen menciptakan logo, warna, dan elemen visual lain yang dapat menjadi ciri khas mereka. 3) Strategi Media Sosial. Melatih pengamen dalam menggunakan media sosial untuk mempromosikan karya mereka dan berinteraksi dengan audiens secara efektif. 4) Peningkatan Kualitas Penampilan. Mengajarkan teknik-teknik untuk meningkatkan kualitas penampilan agar lebih menarik dan profesional. Pelaksanaan program dimulai dengan survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan pengamen. Selanjutnya, diadakan workshop branding selama dua hari, meliputi pelatihan teori dan praktik komunikasi simbolik serta pengembangan identitas visual. Setelah workshop, peserta akan mengikuti sesi konsultasi individu untuk merancang strategi branding yang sesuai. Pengamen kemudian menerapkan strategi ini dalam aktivitas harian mereka, didukung oleh monitoring dan evaluasi berkala selama tiga bulan. Hasil post-test menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri pengamen secara signifikan dalam strategi komunikasi simbolik dan branding. Peningkatan terlihat pada pemahaman konsep komunikasi simbolik (90%), penggunaan media sosial untuk promosi (70%), dan penerapan identitas visual (80%). Semua peserta kini memahami pentingnya branding dan citra positif, dengan kepercayaan diri yang juga meningkat menjadi 80%. Dampak positif ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam memberdayakan pengamen untuk membangun citra yang lebih baik dan meningkatkan pengakuan sosial.
Title: Pengembangan Strategi Komunikasi Simbolik untuk Branding Pengamen
Description:
Pengamen jalanan di area Lenteng Agung, Jakarta Selatan, sering kali dihadapkan pada citra negatif dari masyarakat yang menganggap aktivitas mereka sebagai gangguan.
Untuk mengatasi permasalahan ini, program pengabdian kepada masyarakat akan mengadakan pelatihan khusus bagi para pengamen di Lenteng Agung, dengan fokus pada pengembangan strategi komunikasi simbolik untuk branding.
Pelatihan ini akan mencakup: 1) Pengenalan Konsep Branding dan Komunikasi Simbolik.
Memahami dasar-dasar branding dan bagaimana komunikasi simbolik dapat membentuk persepsi publik.
2) Pengembangan Identitas Visual.
Membantu pengamen menciptakan logo, warna, dan elemen visual lain yang dapat menjadi ciri khas mereka.
3) Strategi Media Sosial.
Melatih pengamen dalam menggunakan media sosial untuk mempromosikan karya mereka dan berinteraksi dengan audiens secara efektif.
4) Peningkatan Kualitas Penampilan.
Mengajarkan teknik-teknik untuk meningkatkan kualitas penampilan agar lebih menarik dan profesional.
Pelaksanaan program dimulai dengan survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan pengamen.
Selanjutnya, diadakan workshop branding selama dua hari, meliputi pelatihan teori dan praktik komunikasi simbolik serta pengembangan identitas visual.
Setelah workshop, peserta akan mengikuti sesi konsultasi individu untuk merancang strategi branding yang sesuai.
Pengamen kemudian menerapkan strategi ini dalam aktivitas harian mereka, didukung oleh monitoring dan evaluasi berkala selama tiga bulan.
Hasil post-test menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri pengamen secara signifikan dalam strategi komunikasi simbolik dan branding.
Peningkatan terlihat pada pemahaman konsep komunikasi simbolik (90%), penggunaan media sosial untuk promosi (70%), dan penerapan identitas visual (80%).
Semua peserta kini memahami pentingnya branding dan citra positif, dengan kepercayaan diri yang juga meningkat menjadi 80%.
Dampak positif ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam memberdayakan pengamen untuk membangun citra yang lebih baik dan meningkatkan pengakuan sosial.

Related Results

Personal Branding Content Creator di Media Sosial Tiktok
Personal Branding Content Creator di Media Sosial Tiktok
Abstract. Branding is often known as the activities carried out by companies in introducing their products. As the Times develop, branding is no longer only done by companies but c...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
Personal Branding Konten Kreator Di Instagram Reels
Personal Branding Konten Kreator Di Instagram Reels
Abstract  Personal branding is an individual's strategy for introducing themselves. Personal branding on social media opens up opportunities to differentiate yourself, especially ...
Strategi Pengamen dalam Meningkatkan Ekonomi di Kawasan Wisata Pantai Puruih Padang
Strategi Pengamen dalam Meningkatkan Ekonomi di Kawasan Wisata Pantai Puruih Padang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan lokasi wisata Pantai Puruih, selain dimanfaatkan untuk tempat wisata juga dimanfaatnkan sebagai tempat untuk mencari nafkah. Salah s...
Personal Branding Beauty Influencer di Instagram terhadap Persepsi Followers
Personal Branding Beauty Influencer di Instagram terhadap Persepsi Followers
Apart from being used as a new forum for communication, social media is also used as a medium for self-expression and building personal branding. Personal branding is an assessment...
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA KOMUNITAS PENGAMEN JALANAN
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA KOMUNITAS PENGAMEN JALANAN
Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) merupakan perkumpulan pengamen jalanan yang dalam penampilan bermusiknya secara berkelompok. Dalam usia yang masih muda, pengamen jalanan selalu dii...
SUBJEKTIVITAS PRAMUDYA ANANTA TOER DALAM NOVEL PERBURUAN KAJIAN PSIKOANALIS HISTORIS SLAVOJ ZIZEK
SUBJEKTIVITAS PRAMUDYA ANANTA TOER DALAM NOVEL PERBURUAN KAJIAN PSIKOANALIS HISTORIS SLAVOJ ZIZEK
Penelitian ini menguraikan subjektivitas Pramoedya Ananta Toer dalam tindakannya menulis novel Perburuan. Tindakan itu bertujuan untuk membangun jarak dan melepaskan diri dari jera...
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Abstract. Personal Branding of a Flores Cantika model who still adheres to Sundanese as a cultural identity and dares to give an appearance that is more than what it is. Flores is ...

Back to Top