Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menangani Perilaku Agresif Siswa di SMKN 1 Batanghari

View through CrossRef
Perilaku agresif merupakan perilaku yang dilakukan oleh individu ataupun kelompok yang dimaksudkan  untuk menyakiti, melukai, dan merugikan orang lain baik individu maupun kelompok dengan niat atau  kesengajaan  baik secara verbal maupun nonverbal. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan faktor penyebab siswa berperilaku agresif di SMKN 1 Batanghari, (2) mendeskripsikan peran Guru BK dalam menangani perilaku agresif siswa di SMKN 1 Batanghari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi. Hasil penelitian ini mengenai peran Guru BK dalam menangani perilaku agresif siswa di SMK N 1 Batanghari dapat disimpulkan bahwa (1) Faktor penyebab siswa berperilaku agresif verbal adalah karena konflik antar siswa, konflik antar kelas, perbedaan pendapat, dan bosan di kelas, serta cara mengajar guru yang unik dan faktor penyebab siswa berperilaku agresif nonverbal adalah karena Frustasi, masalah dalam keluarga, nilai yang tidak tuntas, stres karena beban pelajaran dan peringkat yang turun. (2) Peran Guru BK dalam menangani siswa yang berperilaku agresif verbal adalah dengan menyelidiki permasalahan siswa tersebut, melakukan pemanggilan, menjadi mediator antar siswa dan memberikan pengarahan tentang dampak negatif dan kerugian akibat perilaku agresifnya tersebut dan peran Guru BK dalam menangani siswa yang berperilaku agresif nonverbal adalah dengan melakukan pemanggilan terhadap siswa, mencari tau permasalahannya, bekerja sama dengan Wali Kelas, melakukan pemanggilan terhadap orang tua atau wali, dan melakukan kunjungan ke rumah siswa (home visit) untuk membantu menyelesaikan permasalahannya.
Title: Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menangani Perilaku Agresif Siswa di SMKN 1 Batanghari
Description:
Perilaku agresif merupakan perilaku yang dilakukan oleh individu ataupun kelompok yang dimaksudkan  untuk menyakiti, melukai, dan merugikan orang lain baik individu maupun kelompok dengan niat atau  kesengajaan  baik secara verbal maupun nonverbal.
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan faktor penyebab siswa berperilaku agresif di SMKN 1 Batanghari, (2) mendeskripsikan peran Guru BK dalam menangani perilaku agresif siswa di SMKN 1 Batanghari.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi.
Hasil penelitian ini mengenai peran Guru BK dalam menangani perilaku agresif siswa di SMK N 1 Batanghari dapat disimpulkan bahwa (1) Faktor penyebab siswa berperilaku agresif verbal adalah karena konflik antar siswa, konflik antar kelas, perbedaan pendapat, dan bosan di kelas, serta cara mengajar guru yang unik dan faktor penyebab siswa berperilaku agresif nonverbal adalah karena Frustasi, masalah dalam keluarga, nilai yang tidak tuntas, stres karena beban pelajaran dan peringkat yang turun.
(2) Peran Guru BK dalam menangani siswa yang berperilaku agresif verbal adalah dengan menyelidiki permasalahan siswa tersebut, melakukan pemanggilan, menjadi mediator antar siswa dan memberikan pengarahan tentang dampak negatif dan kerugian akibat perilaku agresifnya tersebut dan peran Guru BK dalam menangani siswa yang berperilaku agresif nonverbal adalah dengan melakukan pemanggilan terhadap siswa, mencari tau permasalahannya, bekerja sama dengan Wali Kelas, melakukan pemanggilan terhadap orang tua atau wali, dan melakukan kunjungan ke rumah siswa (home visit) untuk membantu menyelesaikan permasalahannya.

Related Results

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENERAPAN ETIKA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru bimbingan dan konseling (BK) dalam penerapan etika bimbingan dan konseling. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini...
Telaah Landasan Filsafat Ilmu Epistemologi dalam Perspektif Bimbingan Konseling dan Bimbingan Konseling Islam (Sebuah Studi Komparasi)
Telaah Landasan Filsafat Ilmu Epistemologi dalam Perspektif Bimbingan Konseling dan Bimbingan Konseling Islam (Sebuah Studi Komparasi)
The aim of this study to provide a more completely understanding about foundations of philoshophical science in Islamic guidance and counseling by examination from viewpoint of epi...
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Self Control Siswa di SMK Negeri 1 Sarjo Kabupaten Pasangkayu
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Self Control Siswa di SMK Negeri 1 Sarjo Kabupaten Pasangkayu
Adapun yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana self control siswa di SMK Negeri 1 Sarjo Kabupaten Pasangkayu, (2) bagaimana peran guru bimbingan konselin...
Peran Orangtua dan Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Perilaku Menyimpang Siswa
Peran Orangtua dan Guru Bimbingan Konseling dalam Menangani Perilaku Menyimpang Siswa
Abstrak. Gejala perilaku menyimpang pada siswa muncul karena adanya stimulus negatif yang mempengaruhi individu dalam bertindak.   Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pera...
PELATIHAN APLIKASI DAN ANALISIS INSTRUMENTASI PROGRAM BIMBINGAN KONSELING (Guru BK SMA/SMK Di Sumba Barat Daya NTT)
PELATIHAN APLIKASI DAN ANALISIS INSTRUMENTASI PROGRAM BIMBINGAN KONSELING (Guru BK SMA/SMK Di Sumba Barat Daya NTT)
ABSTRAK Pelatihan analisa aplikasi instrumentasi dalam konseling sebagai upaya peningkatan pelayanan mutu guru bimbingan dan konseling SMA/SMK Sumba Barat Daya merupakan upay...
URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
URGENSI MANAJEMEN DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Permasalahan terkait dengan manajemen pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah masih ditemukan dari berbagai sudut permasalahan, hal ini tergambarkan berdasarkan fenomena yang ...
FAKTOR FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN EVALUASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA TANGERANG
FAKTOR FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN EVALUASI BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KOTA TANGERANG
Evaluasi program bimbingan adalah usaha menilai efisiensi dan efektivitas pelayanan bimbingan itu sendiri, khususnya seluruh kegiatan dalam rangka program bimbingan yang dikelola o...
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Agresif melalui Konseling Individual
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Agresif melalui Konseling Individual
Penelitian ini bertujuan untuk guru BK agar dapat memahami akar masalah yang mendasari perilaku agresif siswa secara lebih mendalam. Melalui sesi konseling individual, guru BK dapa...

Back to Top