Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN PEMATANGSIANTAR

View through CrossRef
“Dinas Bina Marga dan Pengairan pematangsiantar” yang berlokasi dijalan Pdt. Wismark Saragih no. 28 pematangsiantar merupakan pekerjaan umum yang sudah berdiri sejak penjajahan belanda. Dinas Bina Marga dan Pengairan pematangsiantar mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintah. Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Komunikasi dalam konteks komunikasi organisasi harus dilihat dari berbagai sisi. Sisi pertama adalah komunikasi antara atasan kepada bawahan. Sisi kedua antara pegawai yang satu dengan pegawai yang lain. Sisi ketiga adalah antara pegawai kepada atasan. Kinerja juga dapat berarti prestasi kerja, prestasi penyelenggaraan sesuatu. Dalam konteks penilaian ini yang dimaksud dengan kinerja ialah melihat sejauh mana Komunikasi yang dilakukan Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kota Pematangsiantar dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner berupa angket dan wawancara terbuka. Instrumen pengumpulan data yang dilakukan melalui daftar pertanyaan yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah dijawab oleh para responden, adapun yang menjadi responden ialah seluruh PNS Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar. Dikarenakan jumlah populasi yang akan diteliti yaitu 30 orang. Untuk ketepatan hasil penelitian maka peneliti mengambil keseluruhan populasi sebagai sampel yaitu  pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar. Dari hasil Uji regresi berganda dapat diperoleh bahwa Y=10,476+42,6x Dari persamaan linear berganda diatas dapat disimpulkan bahwa Komunikasi Interpersonal berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar. Dari hasil uji T diperoleh pada variabel komunikasi interpersonal (X) Nilai propabilitas signifikansi komunikasi interpersonal (0,01 < 0,05)  Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi interpersonal (X) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y)
Title: PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DINAS BINA MARGA DAN PENGAIRAN PEMATANGSIANTAR
Description:
“Dinas Bina Marga dan Pengairan pematangsiantar” yang berlokasi dijalan Pdt.
Wismark Saragih no.
28 pematangsiantar merupakan pekerjaan umum yang sudah berdiri sejak penjajahan belanda.
Dinas Bina Marga dan Pengairan pematangsiantar mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintah.
Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi.
Komunikasi dalam konteks komunikasi organisasi harus dilihat dari berbagai sisi.
Sisi pertama adalah komunikasi antara atasan kepada bawahan.
Sisi kedua antara pegawai yang satu dengan pegawai yang lain.
Sisi ketiga adalah antara pegawai kepada atasan.
Kinerja juga dapat berarti prestasi kerja, prestasi penyelenggaraan sesuatu.
Dalam konteks penilaian ini yang dimaksud dengan kinerja ialah melihat sejauh mana Komunikasi yang dilakukan Dinas Bina Marga Dan Pengairan Kota Pematangsiantar dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner berupa angket dan wawancara terbuka.
Instrumen pengumpulan data yang dilakukan melalui daftar pertanyaan yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat dengan mudah dijawab oleh para responden, adapun yang menjadi responden ialah seluruh PNS Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar.
Dikarenakan jumlah populasi yang akan diteliti yaitu 30 orang.
Untuk ketepatan hasil penelitian maka peneliti mengambil keseluruhan populasi sebagai sampel yaitu  pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar.
Dari hasil Uji regresi berganda dapat diperoleh bahwa Y=10,476+42,6x Dari persamaan linear berganda diatas dapat disimpulkan bahwa Komunikasi Interpersonal berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Pematangsiantar.
Dari hasil uji T diperoleh pada variabel komunikasi interpersonal (X) Nilai propabilitas signifikansi komunikasi interpersonal (0,01 < 0,05)  Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi interpersonal (X) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y).

Related Results

Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Bina Margadan Pengairan Pematangsiantar
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Dinas Bina Margadan Pengairan Pematangsiantar
“Dinas Bina Marga dan Pengairan pematangsiantar” yang berlokasi dijalan Pdt. Wismark Saragih no. 28 pematangsiantar merupakan pekerjaan umum yang sudah berdiri sejak penjajahan bel...
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisa pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja, pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja, pengaruh kompetensi terha...
Kinerja Pemeliharaan Jalan Kabupaten Pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Subang
Kinerja Pemeliharaan Jalan Kabupaten Pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Subang
Tujuan dilakukannya penulisan adalah untuk mengetahui Kinerja Pemeliharaan Jalan Kabupaten Pada Dina Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Subang, selain itu untuk mengetahui faktor-f...
Kontribusi Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan
Kontribusi Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan
Permasalahan kinerja pegawai atau rendahnya produktivitas pegawai negeri disebabkan adanya ketidakseimbangan antara jumlah pegawai dengan volume pekerjaan yang harus ditangani, Ada...
GAYA KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI DAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BULELENG
GAYA KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI DAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BULELENG
Kinerja organisasi tidak hanya tergantung pada sistem kerja, metode kerja, modal dan teknologi, tetapi sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusia. Guna menghasilkan kinerj...
Peran Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi dalam Mengembangkan Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Medan
Peran Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi dalam Mengembangkan Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Medan
Taman Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki banyak manfaat seperti mengurangi dampak permasalahan lingkungan, memperindah lingkungan kota, dan cadangan oksigen. Dinas Sumber D...
PENGARUH PROFESIONALISME TERHADAP KEPUASAN KERJA MELALUI KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA JAYAPURA
PENGARUH PROFESIONALISME TERHADAP KEPUASAN KERJA MELALUI KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA JAYAPURA
Studi ini bertujuan untuk: menganalisis pengaruh Mengetahui dan Studi ini bertujuan untuk: Mengetahui dan menganalisis pengaruh profesionalisme terhadap kepuasan kerja pada Dinas K...

Back to Top