Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENINGKATAN NILAI TAMBAH IKAN LELE MELALUI PENGOLAHAN KREATIF DAN BERKELANJUTAN DI DESA KALUKUBULA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI

View through CrossRef
Kabupaten Sigi memiliki potensi besar dalam budidaya ikan lele, namun sebagian besar produksinya masih dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambahnya rendah. Pengolahan ikan lele, baik daging maupun limbahnya, menjadi kerupuk dengan berbagai varian rasa merupakan inovasi strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Pemanfaatan limbah ikan lele, seperti tulang, kulit, dan kepala, mendukung prinsip zero waste serta menciptakan produk ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pengolahan daging dan limbah ikan lele menjadi kerupuk bernilai tinggi, guna meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi dampak lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah metode pemberdayaan masyarakat berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) melalui pelatihan pembuatan kerupuk ikan lele. Proses ini melibatkan tiga jenis produk: kerupuk daging ikan lele, kerupuk limbah ikan lele, dan kerupuk kombinasi daging serta limbah ikan lele. Tahapan kegiatan mencakup persiapan, pengenalan teori, dan praktik langsung oleh masyarakat Desa Kalukubula. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Sigi untuk meningkatkan pemanfaatan ikan lele yang selama ini hanya dijual segar. Kegiatan difokuskan pada pelatihan pengolahan daging dan limbah ikan lele menjadi kerupuk dengan varian rasa original, pedas, dan balado. Hasilnya, masyarakat memperoleh keterampilan baru dalam mengolah ikan lele secara kreatif, efisien, dan ramah lingkungan. Produk kerupuk ikan lele dinilai memiliki prospek pasar yang baik serta mampu menciptakan peluang usaha baru. Kegiatan ini terbukti memberikan nilai tambah, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung prinsip keberlanjutan. Inovasi ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di daerah lain untuk mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Title: PENINGKATAN NILAI TAMBAH IKAN LELE MELALUI PENGOLAHAN KREATIF DAN BERKELANJUTAN DI DESA KALUKUBULA KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI
Description:
Kabupaten Sigi memiliki potensi besar dalam budidaya ikan lele, namun sebagian besar produksinya masih dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambahnya rendah.
Pengolahan ikan lele, baik daging maupun limbahnya, menjadi kerupuk dengan berbagai varian rasa merupakan inovasi strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
Pemanfaatan limbah ikan lele, seperti tulang, kulit, dan kepala, mendukung prinsip zero waste serta menciptakan produk ramah lingkungan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pengolahan daging dan limbah ikan lele menjadi kerupuk bernilai tinggi, guna meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi dampak lingkungan.
Pendekatan yang digunakan adalah metode pemberdayaan masyarakat berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) melalui pelatihan pembuatan kerupuk ikan lele.
Proses ini melibatkan tiga jenis produk: kerupuk daging ikan lele, kerupuk limbah ikan lele, dan kerupuk kombinasi daging serta limbah ikan lele.
Tahapan kegiatan mencakup persiapan, pengenalan teori, dan praktik langsung oleh masyarakat Desa Kalukubula.
Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Sigi untuk meningkatkan pemanfaatan ikan lele yang selama ini hanya dijual segar.
Kegiatan difokuskan pada pelatihan pengolahan daging dan limbah ikan lele menjadi kerupuk dengan varian rasa original, pedas, dan balado.
Hasilnya, masyarakat memperoleh keterampilan baru dalam mengolah ikan lele secara kreatif, efisien, dan ramah lingkungan.
Produk kerupuk ikan lele dinilai memiliki prospek pasar yang baik serta mampu menciptakan peluang usaha baru.
Kegiatan ini terbukti memberikan nilai tambah, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung prinsip keberlanjutan.
Inovasi ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di daerah lain untuk mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung Darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung Darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Latar Belakang: Komoditas sayuran menempati posisi strategis dalam ketahanan pangan khususnya dalam pembangunan pertanian di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, ...
Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Upaya peningkatan pendapatan petani dari suatu usahatani, secara umum sangat tergantung pada besarnya jumlah biaya produksi. Terutama untuk persediaan lahan, benih, pupuk dan tenag...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...

Back to Top