Javascript must be enabled to continue!
Analisis Saluran dan Margin Pemasaran Cabai Rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
View through CrossRef
Kabupaten Sigi merupakan salah satu penghasil cabai rawit di Sulawesi Tengah. Di Kabupaten Sigi hortikultura khususnya cabai rawit dapat diusahakan pada lahan tanaman pangan, namun dengan adanya pengolahan dan pemeliharaan yang baik tanaman cabai rawit dapat memberikan hasil produksi yang maksimal. Petani yang ada di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi sebagian membudidayakan cabai rawit, hasil panen cabai rawit dijual ke pedagang pengumpul dan pengecer di sekitar Desa Oloboju. Dari hasil penelitian ditemukan perbedaan harga cabai rawit yang dijual oleh petani, pedagang pengumpul, pengecer, sampai konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran dan margin pemasaran pada komoditi cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penentuan responden dilakukan dengan cara sengaja (purposive). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Untuk metode analisis data yang digunakan yaitu berdasarkan data primer yang bersumber dari informan. Untuk mengetahui saluran dan margin. Hasil penelitian menunjukan bahwa : saluran pemasaran cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi terdiri dari 2 saluran yaitu : saluran 1: petani pedagang pengumpul pedagang pengecer komsumen dan margin di peroleh saluran 1 sebesar Rp. 25.000/Kg, sedangkan saluran ke2 yaitu: petani pedagang pengecer konsumen dan margin yang diperoleh saluran ke2 sebesar Rp. 20.000/Kg.
Universitas Muhammadiyah Palu
Title: Analisis Saluran dan Margin Pemasaran Cabai Rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Description:
Kabupaten Sigi merupakan salah satu penghasil cabai rawit di Sulawesi Tengah.
Di Kabupaten Sigi hortikultura khususnya cabai rawit dapat diusahakan pada lahan tanaman pangan, namun dengan adanya pengolahan dan pemeliharaan yang baik tanaman cabai rawit dapat memberikan hasil produksi yang maksimal.
Petani yang ada di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi sebagian membudidayakan cabai rawit, hasil panen cabai rawit dijual ke pedagang pengumpul dan pengecer di sekitar Desa Oloboju.
Dari hasil penelitian ditemukan perbedaan harga cabai rawit yang dijual oleh petani, pedagang pengumpul, pengecer, sampai konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran dan margin pemasaran pada komoditi cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.
Penentuan responden dilakukan dengan cara sengaja (purposive).
Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder.
Untuk metode analisis data yang digunakan yaitu berdasarkan data primer yang bersumber dari informan.
Untuk mengetahui saluran dan margin.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : saluran pemasaran cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi terdiri dari 2 saluran yaitu : saluran 1: petani pedagang pengumpul pedagang pengecer komsumen dan margin di peroleh saluran 1 sebesar Rp.
25.
000/Kg, sedangkan saluran ke2 yaitu: petani pedagang pengecer konsumen dan margin yang diperoleh saluran ke2 sebesar Rp.
20.
000/Kg.
Related Results
Increased life expectancy of heart failure patients in a rural center by a multidisciplinary program
Increased life expectancy of heart failure patients in a rural center by a multidisciplinary program
Abstract
Funding Acknowledgements
Type of funding sources: None.
INTRODUCTION Patients with heart failure (HF)...
Primary PCI: a reasonable treatment for STEMI care during the COVID-19 pandemic
Primary PCI: a reasonable treatment for STEMI care during the COVID-19 pandemic
Abstract
Funding Acknowledgements
Type of funding sources: None.
Introduction
...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung Darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Potensi Pengembangan Agribisnis Tanaman Kangkung Darat di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Latar Belakang: Komoditas sayuran menempati posisi strategis dalam ketahanan pangan khususnya dalam pembangunan pertanian di Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, ...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi
Upaya peningkatan pendapatan petani dari suatu usahatani, secara umum sangat tergantung pada besarnya jumlah biaya produksi. Terutama untuk persediaan lahan, benih, pupuk dan tenag...
Analisis Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens) di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut
Analisis Usahatani Cabai Rawit (Capsicum frutescens) di Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut
Cabai merupakan salah satu komoditas holtikultura yang dibutuhkan dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Cabai rawit merupakan jenis cabai yang banyak digunakan dalam masakan se...
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
KONTRIBUSI USAHATANI PEMBIBITAN CABAI RAWIT TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KELOMPOK TANI PERDI DI DESA DILEM KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG
Prospek usahatani pembibitan sayuran cabai, di desa Dilem kecamatan Kepanjen cukup besar, namun belum diketahui tingkat kelayakannya. Petani umumnya sudah mengadakan perhitungan ek...

