Javascript must be enabled to continue!
Analisis Komparasi Terhadap Efektivitas Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Antara Indonesia Dan Brazil
View through CrossRef
Penelitian ini membahas tentang efektivitas penyelenggaraan pemilu serentak antara Indonesia dan Brazil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas penyelenggaraan pemilu serentak antara Indonesia dan Brazil serta mendeskripsikan model keserentakan penyelenggaraan pemilu yang ideal bagi Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terkait efektivitas pemilu serentak, sistem yang diterapkan di Brasil terbukti lebih efektif dibandingkan sistem di Indonesia. Di Indonesia, proses pemungutan dan penghitungan suara masih menggunakan metode langsung dengan surat suara, dan penyelesaian sengketa mengikuti sistem pengaduan berjenjang. Sebaliknya, Brasil menggunakan mesin pemungutan suara elektronik untuk pemungutan suara dan penghitungan suara, serta menerapkan sistem berjenjang dalam penyelesaian sengketa pemilu. Efektivitas pemilu serentak di Indonesia dapat ditingkatkan dengan mengadopsi proses serupa dengan yang digunakan dalam sistem pemilu serentak di Brazil. 2) Model pemilu serentak yang ideal di Indonesia adalah penyelenggaraan pemilu setiap lima tahun sekali, yang mencakup pemilu nasional untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Presiden/Wakil Presiden secara serentak diikuti dengan pemilihan umum lokal/tingkat daerah beberapa waktu setelahnya untuk anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota serta pemilihan Gubernur dan Bupati/Wali Kota. Model ini bertujuan untuk memperkuat sistem presidensial, memberikan waktu persiapan dan pengelolaan yang lebih terfokus kepada penyelenggara pemilu, mengurangi beban logistik dan administratif yang rumit, serta meningkatkan transparansi dan partisipasi pemilih.
Institut Agama Islam Negeri Parepare
Title: Analisis Komparasi Terhadap Efektivitas Penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Antara Indonesia Dan Brazil
Description:
Penelitian ini membahas tentang efektivitas penyelenggaraan pemilu serentak antara Indonesia dan Brazil.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan efektivitas penyelenggaraan pemilu serentak antara Indonesia dan Brazil serta mendeskripsikan model keserentakan penyelenggaraan pemilu yang ideal bagi Indonesia.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terkait efektivitas pemilu serentak, sistem yang diterapkan di Brasil terbukti lebih efektif dibandingkan sistem di Indonesia.
Di Indonesia, proses pemungutan dan penghitungan suara masih menggunakan metode langsung dengan surat suara, dan penyelesaian sengketa mengikuti sistem pengaduan berjenjang.
Sebaliknya, Brasil menggunakan mesin pemungutan suara elektronik untuk pemungutan suara dan penghitungan suara, serta menerapkan sistem berjenjang dalam penyelesaian sengketa pemilu.
Efektivitas pemilu serentak di Indonesia dapat ditingkatkan dengan mengadopsi proses serupa dengan yang digunakan dalam sistem pemilu serentak di Brazil.
2) Model pemilu serentak yang ideal di Indonesia adalah penyelenggaraan pemilu setiap lima tahun sekali, yang mencakup pemilu nasional untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Presiden/Wakil Presiden secara serentak diikuti dengan pemilihan umum lokal/tingkat daerah beberapa waktu setelahnya untuk anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota serta pemilihan Gubernur dan Bupati/Wali Kota.
Model ini bertujuan untuk memperkuat sistem presidensial, memberikan waktu persiapan dan pengelolaan yang lebih terfokus kepada penyelenggara pemilu, mengurangi beban logistik dan administratif yang rumit, serta meningkatkan transparansi dan partisipasi pemilih.
Related Results
MODEL PEMILIHAN SERENTAK DAN PERANAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PADA PEMILIHAN SERENTAK TAHUN 2024
MODEL PEMILIHAN SERENTAK DAN PERANAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PADA PEMILIHAN SERENTAK TAHUN 2024
Pemilu merupakan bentuk keikutsertaan rakyat secara langsung serta bentuk partisipasi politik rakyat dalam pemerintahan yang demokratis. Pelaksanaan pemilu untuk memilih anggota DP...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
Resume Tentang Pemilihan Umum dan Partai Politik1. Pemilihan UmumPeluang dan tantangan pemilu serentak 2019 dalam perspektif politikINTISARIPemilihan Umum 2019 adalah pemilihan leg...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK
ANALISIS PENYELENGGARAAN PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) untuk mengetahui dan menggambarkan penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak di Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean, 2) Untuk m...
DETERMINAN PEMILIHAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
DETERMINAN PEMILIHAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
Abstract
In the process of maximizing the value of the company, a conflict of interest between the manager and the shareholders often arises, which is often called an agency ...
EFEKTIVITAS PEMILIHAN UMUM SERENTAK TAHUN 2024
EFEKTIVITAS PEMILIHAN UMUM SERENTAK TAHUN 2024
Pemilu merupakan mekanisme terpenting bagi keberlangsungan demokrasi perwakilan. Pemilu merupakan wujudnya nyata penerapan demokrasi di Indonesia yang memberikan peran bagi warga n...

