Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Problematika Literasi Statistik Berdasarkan Tingkat Adversity Quotient (AQ) Pada Peserta Didik

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan literasi statistik dalam perspektif Adversity Quotient (AQ) pada peserta didik. Literasi statistic adalah suatu kemampuan yang diperlukan oleh setiap individu untuk dapat memahami informasi secara tepat, dengan kemampuan literasi statistik yang baik, peserta didik akan dapat menyelesaikan masalah yang sederhana maupun kompleks berdasarkan fakta dari informasi yang ada sehingga tidak mudah terbawa opini. Sementara itu, Adversity Quotient mewakili kemampuan seorang individu dalam upaya merespon dan mengatasi rintangan. Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap subjek penelitian yang berjumlah 36 peserta didik yang berada di kelas VII I di SMP Negeri 2 Mandiraja, dengan pemilihan sampel yang dianalisis menggunakan teknik purposive sampling, memilih 3 peserta didik untuk mewakili ketiga tipe Adversity Quotient pada peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket Adversity Response Profile (ARP), tes tertulis mengenai kemampuan literasi matematis, dan hasil wawancara terhadap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik tipe climber memiliki kemampuan literasi statistik yang lebih unggul dibandingkan peserta didik tipe camper dan quitter. Tipe climber unggul dalam orientasi dan interpretasi data, serta dapat menjalankan proses literasi statistik secara sistematis. Sementara itu, tipe camper menunjukkan kemampuan baik dalam orientasi dan pemrosesan data, namun tipe quitter memiliki kemampuan literasi statistik yang rendah, ditandai dengan kesulitan dalam memahami informasi dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Peneliti menyarankan agar studi lebih lanjut dilakukan untuk mengeksplorasi media pembelajaran yang dapat menunjang proses pembelajaran bagi peserta didik dalam meningkatkan kemampuan literasi statistik berdasarkan tingkat Adversity Quotient.
Title: Problematika Literasi Statistik Berdasarkan Tingkat Adversity Quotient (AQ) Pada Peserta Didik
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan literasi statistik dalam perspektif Adversity Quotient (AQ) pada peserta didik.
Literasi statistic adalah suatu kemampuan yang diperlukan oleh setiap individu untuk dapat memahami informasi secara tepat, dengan kemampuan literasi statistik yang baik, peserta didik akan dapat menyelesaikan masalah yang sederhana maupun kompleks berdasarkan fakta dari informasi yang ada sehingga tidak mudah terbawa opini.
Sementara itu, Adversity Quotient mewakili kemampuan seorang individu dalam upaya merespon dan mengatasi rintangan.
Studi ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap subjek penelitian yang berjumlah 36 peserta didik yang berada di kelas VII I di SMP Negeri 2 Mandiraja, dengan pemilihan sampel yang dianalisis menggunakan teknik purposive sampling, memilih 3 peserta didik untuk mewakili ketiga tipe Adversity Quotient pada peserta didik.
Data dikumpulkan melalui angket Adversity Response Profile (ARP), tes tertulis mengenai kemampuan literasi matematis, dan hasil wawancara terhadap subjek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik tipe climber memiliki kemampuan literasi statistik yang lebih unggul dibandingkan peserta didik tipe camper dan quitter.
Tipe climber unggul dalam orientasi dan interpretasi data, serta dapat menjalankan proses literasi statistik secara sistematis.
Sementara itu, tipe camper menunjukkan kemampuan baik dalam orientasi dan pemrosesan data, namun tipe quitter memiliki kemampuan literasi statistik yang rendah, ditandai dengan kesulitan dalam memahami informasi dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
Peneliti menyarankan agar studi lebih lanjut dilakukan untuk mengeksplorasi media pembelajaran yang dapat menunjang proses pembelajaran bagi peserta didik dalam meningkatkan kemampuan literasi statistik berdasarkan tingkat Adversity Quotient.

Related Results

Pengaruh Adversity Quotient terhadap Work-Study Conflict pada Mahasiswa yang Bekerja
Pengaruh Adversity Quotient terhadap Work-Study Conflict pada Mahasiswa yang Bekerja
Abstract. Students who assume dual roles as learners and workers face challenges in balancing academic and work demands simultaneously. This condition may lead to work–study confli...
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran minat dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran renang di Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggu...
Adversity Quotient Mahasiswa Pendidikan Matematika dan Keterkaitannya dengan Indeks Prestasi Kumulatif
Adversity Quotient Mahasiswa Pendidikan Matematika dan Keterkaitannya dengan Indeks Prestasi Kumulatif
AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Adversity quotient mahasiswa pendidikan matematika angkatan 2015 dan mengetahui ada atau tidak adanya keterkaitan antara Advers...
Didactic Design for Developing Students' Creative Thinking Ability in Solving Open-Ended Problems: An Adversity Quotient Perspective
Didactic Design for Developing Students' Creative Thinking Ability in Solving Open-Ended Problems: An Adversity Quotient Perspective
This study aims to develop students’ creative thinking skills, address their learning obstacles, and describe their creative thinking abilities in relation to their adversity quoti...
Ability to Understand Mathematical Concepts and Adversity Quotient Students Reviewed from Al-Qur’an Memorize Ability
Ability to Understand Mathematical Concepts and Adversity Quotient Students Reviewed from Al-Qur’an Memorize Ability
Peserta didik sering merasa kesulitan dalam memahami konsep yang ada dalam matematika. Kebanyakan dari mereka merasa sulit untuk berkonsentrasi, serta mudah menyerah untuk memahami...
PROBLEMATIKA MAHARAH KITABAH BERDASARKAN KURIKULUM KMA 183
PROBLEMATIKA MAHARAH KITABAH BERDASARKAN KURIKULUM KMA 183
Keterampilan Menulis merupakan keterampilan yang tertinggi dalam bentuk pengaplikasiannya. Dimana sebelum mencapai menulis peserta didik harus melalui 3 keterampilan diantaranya, K...
Durasi (Duta Literasi) Upaya Tingkatkan Budaya Literasi
Durasi (Duta Literasi) Upaya Tingkatkan Budaya Literasi
Rendahnya tingkat literasi secara nasional maupun didalam budaya sekolah, maka menuntut sekolah untuk menemukan solusi dan inovasi untuk menggerakkan budaya literasi di kalangan pe...

Back to Top