Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peranan Syekh Abdul Latif Syakur dalam Membangun Kesadaran Pendidikan di Balai Gurah, 1902-1963

View through CrossRef
Pada awal abad ke 20 kehidupan sosial masyarakat Minangkabau pada umumnya masih jauh dari agama Islam. Banyak dari masyarakat hidup berfoya-foya, menghisap ganja, meminum-minuman keras dan menyabung ayam. Dan perempuan banyak yang menikah muda dengan keterpaksaan karena mereka tidak mendapatkan pendidikan bahkan banyak pula yang kawin cerai. Dalam kondisi seperti itu, Syekh Abdul Latif Syakur kembali dari Makkah ke kampung halamannya di balai Gurah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menarasikan peranan Syekh Abdul Latif Syakur bagi masyarakat di kampungnya, terutama dalam hal memunculkan kesadaran akan pentingnya pendidikan. Penelitian ini merupakan kajian sejarah biografi tokoh Syekh Abdul Latif Syakur yang menggunakan metode sejarah dan hasil wawancara dengan cucu Syekh Abdul Latif Syakur, Huzaimah sebagai sumber primer. Hasil dari penelitian ini adalah Syekh Abdul Latif Syakur mendirikan surau dan sekolah agama, yang mengajarkan tata cara membaca Alquran, tata bahasa Arab, tauhid dan fiqih. Ia juga rutin memberikan ceramah di surau lain yang ada di Ampek Angkek. Aktifitas Syekh Abdul Latif Syakur di Balai Gurah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, salah satunya perubahan dalam bidang pendidikan. Awalnya masyarakat tidak peduli dengan pendidikan menjadi masyarakat yang paham pendidikan terutama pendidikan agama Islam. Sehingga Nagari Balai Gurah dikenal dengan kampung santri.
Title: Peranan Syekh Abdul Latif Syakur dalam Membangun Kesadaran Pendidikan di Balai Gurah, 1902-1963
Description:
Pada awal abad ke 20 kehidupan sosial masyarakat Minangkabau pada umumnya masih jauh dari agama Islam.
Banyak dari masyarakat hidup berfoya-foya, menghisap ganja, meminum-minuman keras dan menyabung ayam.
Dan perempuan banyak yang menikah muda dengan keterpaksaan karena mereka tidak mendapatkan pendidikan bahkan banyak pula yang kawin cerai.
Dalam kondisi seperti itu, Syekh Abdul Latif Syakur kembali dari Makkah ke kampung halamannya di balai Gurah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menarasikan peranan Syekh Abdul Latif Syakur bagi masyarakat di kampungnya, terutama dalam hal memunculkan kesadaran akan pentingnya pendidikan.
Penelitian ini merupakan kajian sejarah biografi tokoh Syekh Abdul Latif Syakur yang menggunakan metode sejarah dan hasil wawancara dengan cucu Syekh Abdul Latif Syakur, Huzaimah sebagai sumber primer.
Hasil dari penelitian ini adalah Syekh Abdul Latif Syakur mendirikan surau dan sekolah agama, yang mengajarkan tata cara membaca Alquran, tata bahasa Arab, tauhid dan fiqih.
Ia juga rutin memberikan ceramah di surau lain yang ada di Ampek Angkek.
Aktifitas Syekh Abdul Latif Syakur di Balai Gurah membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, salah satunya perubahan dalam bidang pendidikan.
Awalnya masyarakat tidak peduli dengan pendidikan menjadi masyarakat yang paham pendidikan terutama pendidikan agama Islam.
Sehingga Nagari Balai Gurah dikenal dengan kampung santri.

Related Results

Sumbangsih Syekh Ismail Abdul Wahab Dalam Pengembangan Dakwah Di Kota Tanjung Balai
Sumbangsih Syekh Ismail Abdul Wahab Dalam Pengembangan Dakwah Di Kota Tanjung Balai
Syekh Ismail Abdul Wahab adalah salah seorang tokoh Islam yang sangat besar pengaruhnya di Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Asahan pada masa-masa perjuangan kemerdekaan. Beliau ter...
Alih Aksara dan Alih Bahasa Teks Tafsir Ayat Ya Ayyuhannas
Alih Aksara dan Alih Bahasa Teks Tafsir Ayat Ya Ayyuhannas
The purpose of this research is to: (a) describe the physical form of Tafsir Ayat Ya Ayyuhannas manuscript by Haji Abdul Latif Syakur; (b) display the transliteration result of Taf...
Peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an melalui metode Balai Gurah di TPA Minangkabau Saiyo Panyabungan
Peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an melalui metode Balai Gurah di TPA Minangkabau Saiyo Panyabungan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Balai Gurah dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an di TPA Minangkabau Saiyo. Penelitian ini merupakan penelitia...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Problematika Hukum Poligami di Indonesia Perspektif KH. Abdul Syakur Yasin
Problematika Hukum Poligami di Indonesia Perspektif KH. Abdul Syakur Yasin
Isu poligami dalam pemikiran Islam maupun realitas sosial era modern ini selalu menjadi kontroversi dan menarik untuk diperbincangkan. Diskursus tentang poligami tidak akan pernah ...
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Komunitas Adat Dayak Meratus
ABSTRACT Character education is one of the activities that aims to educate future generations by perfecting students self by training their self-ability towards a better life...
ALIH AKSARA DAN ALIH BAHASA TEKS SEJARAH RINGKAS SYEKH MUHAMMAD NASIR (SYEKH SURAU BARU) OLEH IMAM MAULANA ABDUL MANAF AMIN
ALIH AKSARA DAN ALIH BAHASA TEKS SEJARAH RINGKAS SYEKH MUHAMMAD NASIR (SYEKH SURAU BARU) OLEH IMAM MAULANA ABDUL MANAF AMIN
This article was written to (1) describing a short history text of Syekh Muhammad Nasir (Syekh Surau Baru) by Imam Maulana Abdul Manaf Amin; (2) presenting the edition of short his...
Contribution of Haji Abdul Latif Syakur in Modernizing Islamic Education
Contribution of Haji Abdul Latif Syakur in Modernizing Islamic Education
Haji Abdul Latif was an important figure in Islamic reform in the 20th century. In the matter of education, he views that education is the right of every human being according to t...

Back to Top