Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peranan Perdagangan Antarbangsa dalam Membentuk Masyarakat Kosmopolitan di Kota Banten pada Masa Sultan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Kadir (1624-1651 M)

View through CrossRef
Perdagangan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun peradaban sejak zaman kuno. Sebagai salah satu pusa perdagang  utama di Asia Tenggara, Kota Banten memiliki posisi strategos yang memungkinkan terjadinya interaksi intensif antara pedagang lokal dan mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kebijakan sosial-ekonomi pada masa Sultan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Kadir (1624-16561 M) dalam mendukung perkembangan perdagangan internasional serta dampaknya terhadap pembentukan masyarakat cosmopolitan di Kota Banten pada abad ke 16-17 M. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis, meliputi tahapan heuristic, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh dari berbagai sumber baik primer maupun sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama menjalankan pemerintahannya, Sultan Abul Mafakhir (1624-1651 M) menerapkan kebijakan progresif seperti membuka kembali jalinan hubungan perdagangan dengan para pedagang asing, menigkatkan produksi utama seperti lada dan memperkenalkan gula sebagai komoditas perdagangan baru di Banten, serta membuka lahan-lahan pertanian, pembuatgan irigasi dan lumbung padi. Kebijakan tersebut tidak hanya memperkuat kembali perekonomian Kesultanan Banten, tetapi juga menicptakan ruang bagi interaksi budaya yang menghasilkan masyarakat cosmopolitan yang toleran dan insklusif sehingga menjadikannya sebagai salah satu kota tamadun Islam di Nusantara.
Title: Peranan Perdagangan Antarbangsa dalam Membentuk Masyarakat Kosmopolitan di Kota Banten pada Masa Sultan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Kadir (1624-1651 M)
Description:
Perdagangan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun peradaban sejak zaman kuno.
Sebagai salah satu pusa perdagang  utama di Asia Tenggara, Kota Banten memiliki posisi strategos yang memungkinkan terjadinya interaksi intensif antara pedagang lokal dan mancanegara.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami kebijakan sosial-ekonomi pada masa Sultan Abul Mafakhir Mahmud Abdul Kadir (1624-16561 M) dalam mendukung perkembangan perdagangan internasional serta dampaknya terhadap pembentukan masyarakat cosmopolitan di Kota Banten pada abad ke 16-17 M.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis, meliputi tahapan heuristic, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Data diperoleh dari berbagai sumber baik primer maupun sekunder.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama menjalankan pemerintahannya, Sultan Abul Mafakhir (1624-1651 M) menerapkan kebijakan progresif seperti membuka kembali jalinan hubungan perdagangan dengan para pedagang asing, menigkatkan produksi utama seperti lada dan memperkenalkan gula sebagai komoditas perdagangan baru di Banten, serta membuka lahan-lahan pertanian, pembuatgan irigasi dan lumbung padi.
Kebijakan tersebut tidak hanya memperkuat kembali perekonomian Kesultanan Banten, tetapi juga menicptakan ruang bagi interaksi budaya yang menghasilkan masyarakat cosmopolitan yang toleran dan insklusif sehingga menjadikannya sebagai salah satu kota tamadun Islam di Nusantara.

Related Results

Community Group-Based Tourism Development Model: Banten Lama Tourism Area
Community Group-Based Tourism Development Model: Banten Lama Tourism Area
Tourism development in Banten Lama area has highly made significant progress after the Banten Provincial Government revitalized Banten Lama area with a budget of 80 billion in 2018...
Developing Civic Education Learning through Cosmopolitan Value Perspective
Developing Civic Education Learning through Cosmopolitan Value Perspective
This study aims to provide insight to PPKn teachers because it is part of the research on citizenship development studied through the perspective of cosmopolitan values. In this er...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
SEJARAH SOSIAL KABUPATEN LEBAK
SEJARAH SOSIAL KABUPATEN LEBAK
AbstrakTulisan mengenai Sejarah Sosial Daerah Kabupaten Lebak menggambarkan kehidupan masyarakat yang mencakup aspek geografi, pemerintahan, penduduk, budaya sinkretisme dan masyar...
Art and Artist Movement in Banten Edi Bonetski X PengPeng
Art and Artist Movement in Banten Edi Bonetski X PengPeng
Banten is one of the provinces in Indonesia. It is located in the westernmost of Java. Art Movement in Banten is not as famous as Jakarta, Yogyakarta, nor Bali. Being an Artist is ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hubungan Tingkat Kosmopolitan Dengan Tingkat Penerapan Teknologi Budidaya Jeruk Siam di Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala
Hubungan Tingkat Kosmopolitan Dengan Tingkat Penerapan Teknologi Budidaya Jeruk Siam di Kecamatan Belawang Kabupaten Barito Kuala
Penerapan teknologi budidaya jeruk siam belum optimal salah satunya dipengaruhi oleh tingkat kosmopolitan petani. Dalam keberhasilan petani membudidayakan usaha jeruk siam petani d...

Back to Top