Javascript must be enabled to continue!
ACTUALIZATION OF PEDAGOGY FOR TRANSFORMATION IN SOCIAL SCIENCE EDUCATION
View through CrossRef
Ade Alimah
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Mataram
Email:
Abstrak
Dalam masyarakat kontemporer yang ditandai dengan perubahan yang cepat, globalisasi, kemunculan pengetahuan baru, dan kemajuan teknologi di satu sisi; dan persoalan-persoalan sustainabilitas di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lingkungan di sisi lainnya, pedagogi transformatif diperlukan. Berdasarkan teori pembelajaran transformatif yang dikembangkan dari pandangan konstruktivisme dan humanisme, pedagogi transformatif bertujuan untuk mengubah persepsi, sikap, dan perilaku peserta didik yang pada akhirnya dapat mendorong aksi sosial dan perubahan sosial demi terwujudnya keadilan dan sustainabilitas pembangunan. Pedagogi transformatif menekankan pentingnya suasana belajar yang ramah dan dialogis yang dapat meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Pedagogi transformatif menuntut pendidik untuk menerapkan pembelajaran yang mengintegrasikan ranah kognisi, afeksi, dan psikomotor peserta didik; menghubungkan suatu topik pelajaran dengan berbagai disiplin ilmu; dan mengkontekstualisasikan pembelajaran dengan kehidupan nyata. Pedagogi transformatif mendorong pendidik untuk mendesain aktivitas-aktivitas pembelajaran yang menantang dan mendalam sehingga peserta didik mau terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan mampu membangun pemahaman dan pengetahuan yang komprehensif. Refleksi kritis sebagai salah satu strategi terpenting dalam pedagogi transformatif berguna untuk menelaah persepsi-persepsi dalam pengetahuan dan praktik-praktik sosial yang bias; menimbulkan kesadaran kritis; mengubah kognisi, afeksi, dan perilaku peserta didik; dan mendorong tindakan sosial sehingga pada akhirnya peserta didik dapat berkontribusi bagi perubahan sosial menuju keadilan dan sustainabilitas pembangunan
Title: ACTUALIZATION OF PEDAGOGY FOR TRANSFORMATION IN SOCIAL SCIENCE EDUCATION
Description:
Ade Alimah
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Mataram
Email:
Abstrak
Dalam masyarakat kontemporer yang ditandai dengan perubahan yang cepat, globalisasi, kemunculan pengetahuan baru, dan kemajuan teknologi di satu sisi; dan persoalan-persoalan sustainabilitas di bidang ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lingkungan di sisi lainnya, pedagogi transformatif diperlukan.
Berdasarkan teori pembelajaran transformatif yang dikembangkan dari pandangan konstruktivisme dan humanisme, pedagogi transformatif bertujuan untuk mengubah persepsi, sikap, dan perilaku peserta didik yang pada akhirnya dapat mendorong aksi sosial dan perubahan sosial demi terwujudnya keadilan dan sustainabilitas pembangunan.
Pedagogi transformatif menekankan pentingnya suasana belajar yang ramah dan dialogis yang dapat meningkatkan partisipasi aktif peserta didik.
Pedagogi transformatif menuntut pendidik untuk menerapkan pembelajaran yang mengintegrasikan ranah kognisi, afeksi, dan psikomotor peserta didik; menghubungkan suatu topik pelajaran dengan berbagai disiplin ilmu; dan mengkontekstualisasikan pembelajaran dengan kehidupan nyata.
Pedagogi transformatif mendorong pendidik untuk mendesain aktivitas-aktivitas pembelajaran yang menantang dan mendalam sehingga peserta didik mau terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan mampu membangun pemahaman dan pengetahuan yang komprehensif.
Refleksi kritis sebagai salah satu strategi terpenting dalam pedagogi transformatif berguna untuk menelaah persepsi-persepsi dalam pengetahuan dan praktik-praktik sosial yang bias; menimbulkan kesadaran kritis; mengubah kognisi, afeksi, dan perilaku peserta didik; dan mendorong tindakan sosial sehingga pada akhirnya peserta didik dapat berkontribusi bagi perubahan sosial menuju keadilan dan sustainabilitas pembangunan
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
THE LIMITS OF CATHOLIC PEDAGOGY
THE LIMITS OF CATHOLIC PEDAGOGY
SUMMARY:
1. Purpose (Aim): The purpose of the article is to show the boundaries of Catholic pedagogy, i.e. to outline the possibilities of research in the area of Catholic pedagog...
Implementasi Pembelajaran IPS Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
Implementasi Pembelajaran IPS Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
This study aims to analyze the implementation of social studies learning as strengthening character education in elementary schools. The research method used is a qualitative descr...
The relationship between self-actualization and resilience among psychology students
The relationship between self-actualization and resilience among psychology students
Background. Student years are a key period for developing the ability to overcome difficulties and effectively realize their potential. The essence of the process of self-actualiza...
Unrestricted Actualization and Divine Providence
Unrestricted Actualization and Divine Providence
Chapter 10 critiques Michael Almeida’s case for God’s having providential options involving unrestricted actualization. Almeida holds that as well as strong actualization and weak ...
Responsibilised Resilience? Reworking Neoliberal Social Policy Texts
Responsibilised Resilience? Reworking Neoliberal Social Policy Texts
Introduction This essay begins with the premise that resilience, broadly defined as positive adaptation despite adversity (Garmezy and Rutter), and resilience building are importa...
Social Pedagogy
Social Pedagogy
The concept of social pedagogy has been used for different meanings and in different contexts. It refers, for example, to a particular tradition of educational thought and theory b...
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Aktualisasi Diri pada Remaja Kelas 7 di MTs Negeri 2 Banyuwangi
Hubungan Penggunaan Gadget dengan Aktualisasi Diri pada Remaja Kelas 7 di MTs Negeri 2 Banyuwangi
A gadget has a big influence on the teenagers’ live, where adolescents often use gadgets excessively so that they make teenagers less confident with psychological development in te...

