Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN BAWASLU PROVINSI KALIMANTAN BARAT DALAM PENGAWASAN DAN PENANGANAN PELANGGARAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH

View through CrossRef
AbstractThis research relates to the role of the General Election Supervisory Board of West Kalimantan Province in monitoring and handling violations of the Regional Head Election. The method used is an empirical method with a descriptive analysis approach in analyzing the data collected during the study. Data collection techniques used are observation, interviews, questionnaires and document study. The results of the study indicate that the Election Supervisory Body of West Kalimantan Province in carrying out its duties and functions in the legislation on the Regional Head Election as a whole is still not optimal. Lack of Election Supervisory personnel in conducting supervision and handling Regional Head Election violations. Lack of capacity of Election Supervisor Human Resources in skill and synergy, mentality and professionalism. Some regulations are still ineffective, so it is necessary to hold discussions with academics. There has not been an inventory of infrastructure in handling regional head election violations.  Keywords: General Election Supervisory Board; Monitoring, Regional Head Election  Abstrak  Penelitian ini berkaitan dengan peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat dalam pengawasan dan penanganan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah.Metode yang digunakan adalah metode empiris dengan pendekatan deskriftif analisis dalam menganalisis data-data yang dikumpulkan selama penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya pada peraturan perundang-undangan Pemilihan Kepala Daerah secara menyeluruh masih belum maksimal. Kurangnya personil Pengawas Pemilu dalam melakukan pengawasan dan penanganan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah. Kurangnya kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu dalam keterampilan serta sinergitas, mentalitas dan profesionalitas. Terdapat peraturan-peraturan yang masih kurang efektif sehingga perlu melakukan diskusi dengan para akademisi. Belum diinventarisirnya sarana-prasarana dalam penanganan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah.  Kata Kunci: Badan Pengawas Pemilihan Umum; Pengawasan; Pemilihan Kepala Daerah
Title: PERAN BAWASLU PROVINSI KALIMANTAN BARAT DALAM PENGAWASAN DAN PENANGANAN PELANGGARAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH
Description:
AbstractThis research relates to the role of the General Election Supervisory Board of West Kalimantan Province in monitoring and handling violations of the Regional Head Election.
The method used is an empirical method with a descriptive analysis approach in analyzing the data collected during the study.
Data collection techniques used are observation, interviews, questionnaires and document study.
The results of the study indicate that the Election Supervisory Body of West Kalimantan Province in carrying out its duties and functions in the legislation on the Regional Head Election as a whole is still not optimal.
Lack of Election Supervisory personnel in conducting supervision and handling Regional Head Election violations.
Lack of capacity of Election Supervisor Human Resources in skill and synergy, mentality and professionalism.
Some regulations are still ineffective, so it is necessary to hold discussions with academics.
There has not been an inventory of infrastructure in handling regional head election violations.
 Keywords: General Election Supervisory Board; Monitoring, Regional Head Election  Abstrak  Penelitian ini berkaitan dengan peran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat dalam pengawasan dan penanganan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah.
Metode yang digunakan adalah metode empiris dengan pendekatan deskriftif analisis dalam menganalisis data-data yang dikumpulkan selama penelitian.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya pada peraturan perundang-undangan Pemilihan Kepala Daerah secara menyeluruh masih belum maksimal.
Kurangnya personil Pengawas Pemilu dalam melakukan pengawasan dan penanganan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah.
Kurangnya kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu dalam keterampilan serta sinergitas, mentalitas dan profesionalitas.
Terdapat peraturan-peraturan yang masih kurang efektif sehingga perlu melakukan diskusi dengan para akademisi.
Belum diinventarisirnya sarana-prasarana dalam penanganan pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah.
 Kata Kunci: Badan Pengawas Pemilihan Umum; Pengawasan; Pemilihan Kepala Daerah.

Related Results

Perilaku Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Calon Kepala Desa Di Desa Matang Kumbang, Kec. Makmur, Kab. Bireuen
Perilaku Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Calon Kepala Desa Di Desa Matang Kumbang, Kec. Makmur, Kab. Bireuen
Pemilihan Kepala Desa merupakan perwujudan demokrasi desa dalam rangka menentukan kepemimpinan desa yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui partisipasi dan perilaku p...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis  Pajak  Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19   Irlan Fery   Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SD ISLAM AL AZHAR 25 SEMARANG
Latar belakang masalah: (1) bagaimana mutu SD Islam Al Azhar 25 Semarang?; (2) bagaimana peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu SD Islam Al Azhar 25 Semara...
PENEGAKAN HUKUM PELANGGARAN TINDAK PIDANA TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM
PENEGAKAN HUKUM PELANGGARAN TINDAK PIDANA TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILIHAN UMUM
Pemilihan Umum adalah pelaksanaan Kedaulatan Rakyat yang bertujuan untuk menghasilkan Pemerintahan yang DEMOKRATIS sesuai dengan amanat Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesi...
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SDN 05 SUNGAI PADUAN KECAMATAN SIMPANG HILIR KABUPATEN KAYONG UTARA
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SDN 05 SUNGAI PADUAN KECAMATAN SIMPANG HILIR KABUPATEN KAYONG UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peranan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru yang meliputi enam aspek, yaitu: peran kepala sekolah sebaga...
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJERIAL BAGI KEPALA SEKOLAH SMA DAN SLB DI SULAWESI BARAT
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJERIAL BAGI KEPALA SEKOLAH SMA DAN SLB DI SULAWESI BARAT
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi kepala sekolah dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan peningatan kompetensi kepala sekolah (SMA & SLB) pada kelompok kepala sekolah, ...
Kemenangan Kotak Kosong (Koko) Dalam Pemilihan Kepala Daerah
Kemenangan Kotak Kosong (Koko) Dalam Pemilihan Kepala Daerah
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui fenomena kotak kosong dan untuk mengetahui kemenangan kotak kosong dalam pemilihan kepala daerah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penel...

Back to Top