Javascript must be enabled to continue!
KEBIJAKAN INVESTASI DI KABUPATEN BATUBARA
View through CrossRef
Tujuan pelaksananaan Bimbingan Teknis ini adalah sebagai salah satu bentuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM) terutama kepada pelaku usaha untuk mendorong pengembangan penananam modal (investasi) di Kabupaten Batu Bara. Kabupaten Batu Bara merupakan merupakan tujuan investasi terbesar kedua di Sumatera Utara setelah kota Medan, baik investasi dalam negeri (PMDN) maupun investasi asing (PMA). Ada enam sektor unggulan sebagai penyumbang PDRB di Kabupaten Batu Bara dan mempunyai potensi yang sangat besar untuk di kembangkan sebagai tujuan investasi, yaitu sektor industri pengolahan ( PT. Inalum, industri pengolah minyak sawit-CPO), sektor pertanian (perkebunan sawit, perikanan tangkapan laut), sektor perdagangan besar, perdagangan kecil dan reperasi mobil, sektor konstruksi, sektor transportasi dan pergudangan, serta sektor pawisata. Ke enam sektor unggulan ini merupakan sektor hulu yang dapat mendorong sektor hilir untuk dimanfaatkan UMKM sebagi sumber pendapatan dan lapangan pekerjaan. Untuk tujuan itu, kepada peserta UMKM diarahkan, di ajak untuk menangkap peluang usaha untu menanamkan modal (berinvestasi). Untuk itu perlu adanya kebijkan pemerintah daerah penanaman modal nasional, yaitu: 1. Layanan perizinan penanaman modal (investasi) yang cepat yaitu 3 jam (paket ekonomi jilid II) bagi investor dan tidak hannya untuk investor di kawasan industri tetapi juga untuk indutri menengah kecil (UMKM). 2. Percepatan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penerbitan tax allowance (pengurangan pajak penghasilan) demi untuk mendorong investor menanamkan modalnya (Paket Ekonomi jilid II), 3. Penyederhanaan perizinan pembelian lahan untuk investasi tanpa merugikan masyarakat (Paket Ekonomi Jilid III). 4. Penerapan fasilitas investasi meliputi fasilitas fiscal dan non fiscal. 5. Penerbitan PERDA oleh eksekutif bersama legislative untuk mendorong kegiatan penanaman modal (investasi) dan pelayanan perizinan dalam rangka menghadapi MEA. 6. Penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompetennsi, berintegritas
Title: KEBIJAKAN INVESTASI DI KABUPATEN BATUBARA
Description:
Tujuan pelaksananaan Bimbingan Teknis ini adalah sebagai salah satu bentuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PKM) terutama kepada pelaku usaha untuk mendorong pengembangan penananam modal (investasi) di Kabupaten Batu Bara.
Kabupaten Batu Bara merupakan merupakan tujuan investasi terbesar kedua di Sumatera Utara setelah kota Medan, baik investasi dalam negeri (PMDN) maupun investasi asing (PMA).
Ada enam sektor unggulan sebagai penyumbang PDRB di Kabupaten Batu Bara dan mempunyai potensi yang sangat besar untuk di kembangkan sebagai tujuan investasi, yaitu sektor industri pengolahan ( PT.
Inalum, industri pengolah minyak sawit-CPO), sektor pertanian (perkebunan sawit, perikanan tangkapan laut), sektor perdagangan besar, perdagangan kecil dan reperasi mobil, sektor konstruksi, sektor transportasi dan pergudangan, serta sektor pawisata.
Ke enam sektor unggulan ini merupakan sektor hulu yang dapat mendorong sektor hilir untuk dimanfaatkan UMKM sebagi sumber pendapatan dan lapangan pekerjaan.
Untuk tujuan itu, kepada peserta UMKM diarahkan, di ajak untuk menangkap peluang usaha untu menanamkan modal (berinvestasi).
Untuk itu perlu adanya kebijkan pemerintah daerah penanaman modal nasional, yaitu: 1.
Layanan perizinan penanaman modal (investasi) yang cepat yaitu 3 jam (paket ekonomi jilid II) bagi investor dan tidak hannya untuk investor di kawasan industri tetapi juga untuk indutri menengah kecil (UMKM).
2.
Percepatan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penerbitan tax allowance (pengurangan pajak penghasilan) demi untuk mendorong investor menanamkan modalnya (Paket Ekonomi jilid II), 3.
Penyederhanaan perizinan pembelian lahan untuk investasi tanpa merugikan masyarakat (Paket Ekonomi Jilid III).
4.
Penerapan fasilitas investasi meliputi fasilitas fiscal dan non fiscal.
5.
Penerbitan PERDA oleh eksekutif bersama legislative untuk mendorong kegiatan penanaman modal (investasi) dan pelayanan perizinan dalam rangka menghadapi MEA.
6.
Penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompetennsi, berintegritas.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis dan evaluasi parameter kualitas batubara pada stock ROM dan crushing plant PT Jorong Barutama Greston
Analisis dan evaluasi parameter kualitas batubara pada stock ROM dan crushing plant PT Jorong Barutama Greston
Kualitas batubara merupakan parameter utama dalam menentukan sebuah kegiatan baik pengolahan maupun pemanfaatan bahan galian. Kualitas suatu batubara ini juga dapat ditentukan deng...
Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan
Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan
Di Indonesia, kebutuhan dan distribusi pemanfaatan batubara sangat bervariasi. Hal ini disebabkan oleh tersebarnya industri pengguna batubara, pengangkutan dan penyimpanannya.Kadar...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Analisis Perbandingan dan Faktor Penurunan Kualitas Batubara di Front dan Stockpile PT. XYZ
Analisis Perbandingan dan Faktor Penurunan Kualitas Batubara di Front dan Stockpile PT. XYZ
Batubara adalah jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan bakar energi langsung maupun sebagai bahan bakar industri. Penurunan kualitas batubara sering terj...
Teknologi Peningkatan Kualitas Batubara Kalori Rendah: Kajian pada Proses Blending, Drying, Cleaning dan Briket
Teknologi Peningkatan Kualitas Batubara Kalori Rendah: Kajian pada Proses Blending, Drying, Cleaning dan Briket
Batubara merupakan salah satu sumber energi yang banyak digunakan di berbagai sektor industri, khususnya di Indonesia yang memiliki cadangan batubara melimpah. Namun, sebagian besa...
DAMPAK KEBIJAKAN MONETER GLOBAL TERHADAP INVESTASI STRATEGIS PERUSAHAAN MULTINASIONAL
DAMPAK KEBIJAKAN MONETER GLOBAL TERHADAP INVESTASI STRATEGIS PERUSAHAAN MULTINASIONAL
Perubahan kebijakan moneter global, yang ditandai dengan fluktuasi suku bunga acuan dan nilai tukar mata uang, memberikan dampak signifikan terhadap perencanaan investasi perusahaa...
PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PENGARUH NILAI KARAKTERISTIK BATUBARA TERHADAP GROSS CALORIFIC VALUE BATUBARA PT BUKIT ASAM
PT Bukit Asam Tbk adalah perusahaan bisnis batubara yang cukup besar di Indonesia. Batubara tergolong sumber energi karena memiliki nilai kalor untuk terjadinya pembakaran. Oleh ka...

