Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengukuran Kinerja PT Kereta Api Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis

View through CrossRef
Abstract. As a state-owned enterprise, PT KAI operates with a dual focus: fulfilling its public service obligations while ensuring business sustainability. Its role as a government entity requires prioritizing public services, whereas its business aspect necessitates financial viability. The success of PT KAI as a state-owned enterprise depends on its operational performance. However, the current output does not fully reflect an efficient utilization of inputs in generating services. This study evaluates PT Kereta Api Indonesia’s performance from 2009 to 2022 and identifies the sources of inefficiency in its input and output utilization. Performance is assessed through efficiency analysis using the Data Envelopment Analysis (DEA) method, specifically the Charnes-Cooper-Rhodes (CCR) model with a Constant Return to Scale (CRS) assumption, focusing on both input and output orientation. The study includes 12 Decision Making Units (DMUs). The input variables analyzed are train kilometers, production facilities, operating rail length, and operating costs, while the output variables consist of passenger kilometers, freight tonne kilometers, and revenue. The findings indicate that out of the 12 DMUs, six operate efficiently. For the inefficient DMUs, inefficiencies stem from both input and output variables. Abstrak. PT KAI memiliki dua elemen esensial, yaitu unsur pemerintah yang berorientasi pada pelayanan publik dan unsur bisnis yang berorientasi pada profit. PT KAI harus bisa memberikan pelayanan publik sembari menjaga keberlanjutan usahanya.  Esensi PT KAI sebagai BUMN dapat diraih ketika PT KAI memiliki kinerja yang baik. Adapun output yang dihasilkan oleh PT KAI belum bisa mencerminkan bahwasannya PT KAI sudah menggunakan input dalam menghasilkan output tertentu secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui kinerja PT KAI selama tahun 2009-2022 dan untuk mengetahui bagian input dan output mana saja yang menjadi sumber inefisiensi kinerja PT KAI. Kinerja tersebut diukur dari aspek efisiensi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Data Envelopment Analysys model Charnes-Cooper-Rhodes dengan asumsi Constant Return to Scale berorientasi input dan output. Jumlah Decission Making Unit dalam penelitian ini adalah 12 DMU. Variabel input dalam penelitian ini adalah kilometer kereta, sarana produksi, panjang rel yang beroperasi, dan biaya operasional. Sedangkan untuk variabel output yang digunakan adalah kilometer penumpang, ton kilometer barang dan pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 12 DMU yang dianalisis terdapat 6 DMU yang sudah efisien kinerjanya. DMU yang tidak efisien, sumber inefisiensinya berasal dari seluruh variabel input dan juga variabel output.
Title: Pengukuran Kinerja PT Kereta Api Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis
Description:
Abstract.
As a state-owned enterprise, PT KAI operates with a dual focus: fulfilling its public service obligations while ensuring business sustainability.
Its role as a government entity requires prioritizing public services, whereas its business aspect necessitates financial viability.
The success of PT KAI as a state-owned enterprise depends on its operational performance.
However, the current output does not fully reflect an efficient utilization of inputs in generating services.
This study evaluates PT Kereta Api Indonesia’s performance from 2009 to 2022 and identifies the sources of inefficiency in its input and output utilization.
Performance is assessed through efficiency analysis using the Data Envelopment Analysis (DEA) method, specifically the Charnes-Cooper-Rhodes (CCR) model with a Constant Return to Scale (CRS) assumption, focusing on both input and output orientation.
The study includes 12 Decision Making Units (DMUs).
The input variables analyzed are train kilometers, production facilities, operating rail length, and operating costs, while the output variables consist of passenger kilometers, freight tonne kilometers, and revenue.
The findings indicate that out of the 12 DMUs, six operate efficiently.
For the inefficient DMUs, inefficiencies stem from both input and output variables.
Abstrak.
PT KAI memiliki dua elemen esensial, yaitu unsur pemerintah yang berorientasi pada pelayanan publik dan unsur bisnis yang berorientasi pada profit.
PT KAI harus bisa memberikan pelayanan publik sembari menjaga keberlanjutan usahanya.
  Esensi PT KAI sebagai BUMN dapat diraih ketika PT KAI memiliki kinerja yang baik.
Adapun output yang dihasilkan oleh PT KAI belum bisa mencerminkan bahwasannya PT KAI sudah menggunakan input dalam menghasilkan output tertentu secara efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui kinerja PT KAI selama tahun 2009-2022 dan untuk mengetahui bagian input dan output mana saja yang menjadi sumber inefisiensi kinerja PT KAI.
Kinerja tersebut diukur dari aspek efisiensi.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Data Envelopment Analysys model Charnes-Cooper-Rhodes dengan asumsi Constant Return to Scale berorientasi input dan output.
Jumlah Decission Making Unit dalam penelitian ini adalah 12 DMU.
Variabel input dalam penelitian ini adalah kilometer kereta, sarana produksi, panjang rel yang beroperasi, dan biaya operasional.
Sedangkan untuk variabel output yang digunakan adalah kilometer penumpang, ton kilometer barang dan pendapatan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 12 DMU yang dianalisis terdapat 6 DMU yang sudah efisien kinerjanya.
DMU yang tidak efisien, sumber inefisiensinya berasal dari seluruh variabel input dan juga variabel output.

Related Results

PERENCANAAN JALUR GANDA (DOUBLE TRACK) LINTASAN KERETA API PADA EMPLASEMEN STASIUN BOHARAN – STASIUN (KM 33+867 - KM 24+167)
PERENCANAAN JALUR GANDA (DOUBLE TRACK) LINTASAN KERETA API PADA EMPLASEMEN STASIUN BOHARAN – STASIUN (KM 33+867 - KM 24+167)
Kereta api merupakan moda transportasi rangkaian dengan tenaga gerak yang digunakan untuk mengangkut barang maupun orang. Peningkatan permintaan dalam penggunakan moda transportasi...
Penelitian ini bertujuan: 1) menentukkan lokasi rawan kecelakaan (black site) dan angka kecelakaan kereta api di Kota Padang. 2) mengetahui karakteritik lokasi rawan kecelakaan (bl...
NASIONALISME DALAM DRAMA TRAGEDI KERETA API MAUT KARYA ACHMAD TOHA (Nationalism in The Kereta Api Maut Tragedy Drama by Achmad Toha)
NASIONALISME DALAM DRAMA TRAGEDI KERETA API MAUT KARYA ACHMAD TOHA (Nationalism in The Kereta Api Maut Tragedy Drama by Achmad Toha)
Dinamika kehidupan manusia yang mencakup berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari ditirukan dalam drama. Naskah drama Kereta Api Maut disusun oleh Achmad Toha berdasarkan kis...
Implementasi Metode Kontrol Model Prediksi Terdistribusi untuk Kontrol Kereta Api Berbasis Sistem Komunikasi
Implementasi Metode Kontrol Model Prediksi Terdistribusi untuk Kontrol Kereta Api Berbasis Sistem Komunikasi
Makalah ini memaparkan teknik pemodelan dan desain pengontrol pada dinamika kereta api yang beroperasi dengan sistem persinyalan blok bergerak pada kerangka teknologi pengontrolan ...
Analisis Tingkat Risiko Banjir dan Tanah Longsor di Jalur Kereta Api Makassar-Parepare
Analisis Tingkat Risiko Banjir dan Tanah Longsor di Jalur Kereta Api Makassar-Parepare
Transportasi umum merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat di kota-kota dan kabupaten besar di Sulawesi Selatan, seperti Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkajene dan K...
Pengaruh Kompetensi Karyawan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kereta Api Indonesia Aset Daop 2 Bandung
Pengaruh Kompetensi Karyawan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kereta Api Indonesia Aset Daop 2 Bandung
Abstract. Competence is very important in supporting employee performance, many efforts have been made by companies to improve this competence, including through various training, ...

Back to Top